• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 407 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 418 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 350 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 472 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 471 Kali

  • Home
  • Sosialita

FPK Riau Gelar Dialog Penguatan Idiologi dan Wawasan Kebangsaan untuk Pemilu Damai

Zulmiron
Senin, 23 Oktober 2023 22:18:19 WIB
Cetak
FPK Riau Gelar Dialog Penguatan Idiologi dan Wawasan Kebangsaan untuk Pemilu Damai.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau kembali menggelar dialog nilai-nilai pembauran kebangsaan.

Kali ini, dialog yang digelar forum yang menghimpun sekitar 76 organisasi paguyuban etnik dan daerah itu mengusung tema "Penguatan Idiologi dan Wawasan Kebangsaan untuk Pemilu Damai".

Acara yang diikuti sekitar 95 orang peserta dari utusan paguyuban se Riau itu ditaja di Hotel Royan Asnof Pekanbaru, Senin (23/10/2023).

Hadir sebagai pembicara Analis Kebijakan Ahli Madya Karakter dan Wawasan Kebangsaan, Ditjen Polpum Kemendagri Dr Drs Bangun Sitohang MM yang berbicara tentang Hakikat Politik bagi Kelangsungan Bangsa yang Beragam, Komisioner KPU Riau Nugroho Notosusanto SIp MSi mengupas tentang Nilai-nilai Demokrasi dan Semangat Kebangsaan dalam Dinamika Pemilu Jujur dan Adil, Pakar Hukum Tata Negara Universitas Islam Riau (UIR) Prof Dr Husnu Abadi MHum yang membahas tentang Dialetika Politik Moral dan Politik Kekuasaan sebagai Tantangan Dalam menjaga Keutuhan NKRI serta Sekretaris Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Riau Drs Achirunnas yang menyampaikan materi tentang Keragaman sebagai Kekuatan Kemajuan Bangsa.

Baca Juga :
  • Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Tampak hadir Ketua FPK Provinsi Riau Drs H Auni M Noor MSi, Sekretaris FPK Riau Jailani, Bendahara FPK Riau Syahrial SSos MSi serta jajaran Pengurus FPK Riau lainnya.

Hadir juga sejumlah Ketua-ketua Paguyuban Etnik dan Daerah asal se Provinsi Riau, utusan Organisasi Paguyuban serta sejumlah undangan lainnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Kaban Kesbangpol Provinsi Riau diwakili Sekretaris Kesbangpol Riau Drs Achirunnas.

Dalam sambutannya, Achirunnas menyampaikan saat ini bangsa Indonesia masih menghadapi berbagai konflik yang bersifat vertikal maupun horizontal.

Menurutnya, kehadiran Forum Pembauran dan Kebangsaan (FPK) sangat dibutuhkan untuk merekatkan seluruh elemen masyarakat di bawah naungan Bhinneka Tunggal Ika.

"Bangsa Indonesia terbentuk dari keragaman bahasa, suku dan budaya yang bernaung di Bhinneka Tunggal Ika. Dengan kemajemukan tersebut, bangsa Indonesia masih menghadapi berbagai konflik yang bersifat vertikal maupun horizontal. Hal ini disebabkan oleh berbagai latar belakang, permasalahan baik ras, suku, budaya, dan agama yang dapat mengancam integritas nasional," ujar Achirunnas.

Ketua Panitia Dialog Nilai-nilai Pembauran Kebangsaan Dr Santoso MSi dalam laporannya mengungkapkan, dialog Nilai-nilai Pembauran kebangsaan merupakan agenda rutin FPK Provinsi Riau. Kegiatan itu dihadiri oleh tokoh-tokoh pembauran kebangsaan se Provinsi Riau.

"Acara ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman mengenai nilai-nilai pembauran kebangsaan," imbuhnya.

Senada dengan itu, Ketua Forum Pembauran dan Kebangsaan (FPK) Riau Auni M Noor mengatakan, tujuan diadakannya Dialog Nilai Nilai Pembauran dan Kebangsaan ini adalah untuk mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai kesadaran berbangsa dan bernegara yang berlandaskan pembauran dan kerukunan diantara umat beragama, Nilai Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Diharapkan dialog ini menghasilkan harapan positif dan terus mendorong langkah untuk merawat pembauran kebangsaan di tengah kebhinekaan," harapnya.

Sementara dalam materinya, Ahli Madya Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Polpum Kemendagri Dr Drs Bangun Sitohang MM menyampaikan pentingnya peran FPK dalam merawat pembauran kebangsaan.

"Pembauran kebangsan harus selalu dirawat agar terus terjaga dalam bingkai NKRI," katanya.

Komisioner KPU Riau, Nugroho Notosusanto SIp MSi yang biasa dipanggil Nugie menekankan peran sentral FPK Provinsi Riau dalam menyukseskan Pemilu Serentak 2024. Dikatakan FPK menjadi mitra penting KPU Riau dalam pelaksaan Pemilu 2024 mendatang.

Nugie juga mengupas sejumlah fakta dalam angka pada Pemilu 2019 lalu serta sejumlah kebijakan dalam pelaksanaan pemilu 2024 mendatang.

"Para tokoh-tokoh Paguyuban diharapkan ikut mensosialisasikan cara mencoblos yang benar pada Pemilu 2024 mendatang, karena faktanya pada Pemilu 2019 lalu ada sekitar 10 persen suara yang tidak sah karena salah dalam mencoblos," imbuhnya.

Selain itu Pakar Tata Negara UIR Prof Dr Husnu Abadi MHum menekankan pentingnya sikap moral yang baik dalam pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

Menurut Husnu, bangsa ini telah teruji dalam melaksanaan Pemilu, dan dipastikan akan sukses, tinggal meningkatkan moral seluruh pemangku kepentingan agar Pemilu berjalan lebih baik.(rls)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 2 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 3 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 4 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 5 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 6 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 7 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 8 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
  • 9 Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved