• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi
Dibaca : 134 Kali
Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Beri Penghargaan Pegawai Teladan
Dibaca : 136 Kali
Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan
Dibaca : 234 Kali
Perkuat Komunitas Orado, Klub KOMPAK Pekanbaru Gelar Turnamen Antar Klub se Riau
Dibaca : 280 Kali
Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden
Dibaca : 280 Kali

  • Home
  • Sosialita

Majelis Sastra Riau Ajak Penyair Dunia Tulis Puisi Tentang Rempang

Zulmiron
Kamis, 07 September 2023 15:28:54 WIB
Cetak
Kunni masrohanti.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Majelis Sastra Riau (MSR) membuat seruan dan undangan terbuka kepada.penyair Indonesia dan Mancanegara untuk membuat puisi tentang Pulau Rempang.

Dalam seruan yang disebar ke berbagai grup Whatshap itu dijelaskan, Pulau Rempang adalah pulau yang dihuni masyarakat Melayu di Kepulauan Riau, tepatnya di kawasan pesisir Kota Batam.

Pulau ini akan dijadikan kota baru. Pemerintah mengalokasikan lahan seluas 17 ribu hektar kepada PT. Makmur Elok Graha (MEG) di Pulau Rempang untuk dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru Kota Batam. Daerah ini akan disulap menjadi daerah industri, pariwisata dan sektor lainnya.

Diperkirakan 13.000 sampai dengan 20.000 jiwa dari 16 kampung menjadi korban relokasi, investasi skala besar memperparah risiko bencana dan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat.

Dengan keterbatasan ruang dan sumber daya alam, investasi itu dapat mengancam pasokan pangan dan air bersih, menciptakan bencana kemanusiaan yang serius.

Atas dasar ketidakadilan terhadap Masyarakat Pulau Rempang, atas rasa kemanusiaan, atas dasar puisi sebagai jalan menjauhkan penindasan kepada masyarakat kecil, maka MSR mengajak seluruh penyair Indonesia dan mancanegara untuk menulis puisi dengan tema Rempang Tanah Luka.

"Penerbitan antologi buku puisi ini wujud sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap Masyarakat Adat Melayu Rempang yang semakin terpuruk dan terpinggirkan oleh pembangunan dan proyek-proyek raksasa negara ini. Sebagai penyair, kita bisa memberikan dukungan, semangat, dan menggerakkan hati penguasa untuk tidak arogan, peduli dengan nasib rakyat kecil, gunakan rasa kemanusiaan  dengan jalan puisi. Inilah yang visa kami lakukan, dan kami buat sebisanya," kata Kunni masrohanti dari Majleis Sastra Riau (MSR) sekaligus penggagas rencana terbitnya buku antologi puisi Rempang Tanah Luka tersebut.
Kunni juga menjelaskan, proses penggusuran terhadap Masyarakat Adat Melayu Rempang terus dilakukan. Bahkan hari ini,  Kamis 7 September, ribuan TNI dan Satpol PP memaksa masuk ke desa untuk melakukan pematokan batas. Upaya ini dihadang masyarakat dan terjadi bentrok, tembakan gas air mata.

"Hari ini, banyak video beredar di media massa tentang perjuangan masyarakat Rempang  sampai berdarah-darah  anak-anak sekolah pingsan oleh gas air mata. Benar-benar tidak ada hati nurani. Ini bukan masalah siapa dan dimana mereka, tapi ini masalah kemanusiaan. Kita semua harus peduli dengan cara dan jalan masing-masing. Puisi ini jalan kami. Biaya penerbitan buku ini ditanggung bersama, bahkan kami hibahkan sebagian dananya untuk membantu perjuangan masyarakat Rempang," sambung Kunni.

Kunni mengimbau dan mengajak kepada seluruh penyair untuk membaca, memahami apa sebenarnya yang terjadi di Rempang melalui situs berita, info yang menyebar di grup WA dan media sosial lainnya lalu mengajak mereka untuk menulis puisi.

Kunni bersama tim kecil MSR membuat ketentuan menulis puisi Rempang Tanah Luka ini. Ketentuan tersebut yakni:

1. Puisi yang dikirim maksimal 3  minimal 2, disertai biodata penyair paling panjang 5 baris.
2. Puisi ditulis dengan font Times New Roman spasi 1,5
3. Puisi dikirim paling lambat 20 September 2023, pukul 24.00  WIB
4. Puisi dikirim ke alamat email bkariyawan090571@gmail.com
5. Seluruh biaya cetak buku ditanggung peserta penulis puisi Rempang dengan harga Rp120 ribu per buku. 
6. Biaya lebih cetak per buku akan didonasikan untuk perjuangan masyarakat Rempang melalui pihak yang dipercaya.
7. Pengumpulan biaya cetak buku akan diinformasikan kemudian.
8. Segala sesuatu terkait penerbitan buku ini silakan hubungi *(Kunni /  08126849986, Salmah / 081371890115)*

Dalam waktu dekat, melalui MSR ini, juga akan digelar Bincang Rempang bersama tokoh masyarakat, tokoh budaya, tokoh lingkungan dan budayawan serta penyair bersama para penyair yang bakal menulis puisi nantinya. Tidak lain dan tidak bukan agar penyair bersangkutan memahami Rempang dari segala sisi sebagai objek yang akan ditulis.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi

Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Beri Penghargaan Pegawai Teladan

IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset

Kanwil Kemenkum Riau Percepat Pemenuhan Data Indikasi Geografis Nanas Sungai Apit

Kemenkum Riau Perkuat Kompetensi Perancang Peraturan

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 15 Bersama Menteri Hukum RI

Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi

Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Beri Penghargaan Pegawai Teladan

IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset

Kanwil Kemenkum Riau Percepat Pemenuhan Data Indikasi Geografis Nanas Sungai Apit

Kemenkum Riau Perkuat Kompetensi Perancang Peraturan

Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Forum Pengaduan Pelayanan Publik “PASTI ADA SOLUSI” Episode 15 Bersama Menteri Hukum RI



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Perkuat Manajemen ASN, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pengelolaan SDM Berbasis Merit dan Kompetensi
07 September 2026
Pimpin Apel Pagi, Kakanwil Kemenkum Beri Penghargaan Pegawai Teladan
07 September 2026
Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan
06 September 2026
Perkuat Komunitas Orado, Klub KOMPAK Pekanbaru Gelar Turnamen Antar Klub se Riau
06 September 2026
Waspada Killing Ground Terhadap Presiden Prabowo sebagai Sang Presiden
05 September 2026
IKWI Riau Dorong Perempuan Berani Tampil dan Ubah Mindset
05 September 2026
Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha
04 September 2026
Wamenaker Ajak Mahasiswa Kawal Kedaulatan Ekonomi dan Program Ketenagakerjaan
04 September 2026
Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja
04 September 2026
Kanwil Kemenkum Riau Percepat Pemenuhan Data Indikasi Geografis Nanas Sungai Apit
04 September 2026
TERPOPULER +
  • 1 PT Arara Abadi Perkuat Mitigasi Cegah Karhutla dengan Program DMPA Perikanan Air Tawar
  • 2 Lindungi Karya, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Pencatatan Lagu dan Musik
  • 3 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Pengembangan Inovasi dan Kekayaan Intelektual
  • 4 Kemenkum Riau Ikuti DSK Analisis Evaluasi Dampak Permenkumham Majelis Pengawas Notaris
  • 5 Kemenkum Riau Ikuti Desk Evaluasi WBBM oleh Tim Penilai Nasional KemenPAN-RB
  • 6 PWI dan Bidhumas Polda Riau Sepakat Sampaikan Informasi Akurat ke Masyarakat
  • 7 Eka Saputra Terpilih Pimpin Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru
  • 8 Persatuan Matua Saiyo Pekanbaru Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 9 Workshop Jurnalistik di Yogyakarta, PWI Komitmen Bersama GAPKI Kawal Industri Sawit Nasional
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved