• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Dibaca : 221 Kali
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
Dibaca : 297 Kali
Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026
Dibaca : 319 Kali
Jemaah Haji Riau Sudah Laksanakan Umrah Wajib dan Proses Pembayaran DAM
Dibaca : 273 Kali
Kloter BTH 18 Akhiri Proses Keberangkatan Jemaah Haji Riau ke Tansh Suci
Dibaca : 263 Kali

  • Home
  • Sosialita

Majelis Sastra Riau Ajak Penyair Dunia Tulis Puisi Tentang Rempang

Zulmiron
Kamis, 07 September 2023 15:28:54 WIB
Cetak
Kunni masrohanti.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Majelis Sastra Riau (MSR) membuat seruan dan undangan terbuka kepada.penyair Indonesia dan Mancanegara untuk membuat puisi tentang Pulau Rempang.

Dalam seruan yang disebar ke berbagai grup Whatshap itu dijelaskan, Pulau Rempang adalah pulau yang dihuni masyarakat Melayu di Kepulauan Riau, tepatnya di kawasan pesisir Kota Batam.

Pulau ini akan dijadikan kota baru. Pemerintah mengalokasikan lahan seluas 17 ribu hektar kepada PT. Makmur Elok Graha (MEG) di Pulau Rempang untuk dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru Kota Batam. Daerah ini akan disulap menjadi daerah industri, pariwisata dan sektor lainnya.

Diperkirakan 13.000 sampai dengan 20.000 jiwa dari 16 kampung menjadi korban relokasi, investasi skala besar memperparah risiko bencana dan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat.

Dengan keterbatasan ruang dan sumber daya alam, investasi itu dapat mengancam pasokan pangan dan air bersih, menciptakan bencana kemanusiaan yang serius.

Atas dasar ketidakadilan terhadap Masyarakat Pulau Rempang, atas rasa kemanusiaan, atas dasar puisi sebagai jalan menjauhkan penindasan kepada masyarakat kecil, maka MSR mengajak seluruh penyair Indonesia dan mancanegara untuk menulis puisi dengan tema Rempang Tanah Luka.

"Penerbitan antologi buku puisi ini wujud sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap Masyarakat Adat Melayu Rempang yang semakin terpuruk dan terpinggirkan oleh pembangunan dan proyek-proyek raksasa negara ini. Sebagai penyair, kita bisa memberikan dukungan, semangat, dan menggerakkan hati penguasa untuk tidak arogan, peduli dengan nasib rakyat kecil, gunakan rasa kemanusiaan  dengan jalan puisi. Inilah yang visa kami lakukan, dan kami buat sebisanya," kata Kunni masrohanti dari Majleis Sastra Riau (MSR) sekaligus penggagas rencana terbitnya buku antologi puisi Rempang Tanah Luka tersebut.
Kunni juga menjelaskan, proses penggusuran terhadap Masyarakat Adat Melayu Rempang terus dilakukan. Bahkan hari ini,  Kamis 7 September, ribuan TNI dan Satpol PP memaksa masuk ke desa untuk melakukan pematokan batas. Upaya ini dihadang masyarakat dan terjadi bentrok, tembakan gas air mata.

"Hari ini, banyak video beredar di media massa tentang perjuangan masyarakat Rempang  sampai berdarah-darah  anak-anak sekolah pingsan oleh gas air mata. Benar-benar tidak ada hati nurani. Ini bukan masalah siapa dan dimana mereka, tapi ini masalah kemanusiaan. Kita semua harus peduli dengan cara dan jalan masing-masing. Puisi ini jalan kami. Biaya penerbitan buku ini ditanggung bersama, bahkan kami hibahkan sebagian dananya untuk membantu perjuangan masyarakat Rempang," sambung Kunni.

Kunni mengimbau dan mengajak kepada seluruh penyair untuk membaca, memahami apa sebenarnya yang terjadi di Rempang melalui situs berita, info yang menyebar di grup WA dan media sosial lainnya lalu mengajak mereka untuk menulis puisi.

Kunni bersama tim kecil MSR membuat ketentuan menulis puisi Rempang Tanah Luka ini. Ketentuan tersebut yakni:

1. Puisi yang dikirim maksimal 3  minimal 2, disertai biodata penyair paling panjang 5 baris.
2. Puisi ditulis dengan font Times New Roman spasi 1,5
3. Puisi dikirim paling lambat 20 September 2023, pukul 24.00  WIB
4. Puisi dikirim ke alamat email bkariyawan090571@gmail.com
5. Seluruh biaya cetak buku ditanggung peserta penulis puisi Rempang dengan harga Rp120 ribu per buku. 
6. Biaya lebih cetak per buku akan didonasikan untuk perjuangan masyarakat Rempang melalui pihak yang dipercaya.
7. Pengumpulan biaya cetak buku akan diinformasikan kemudian.
8. Segala sesuatu terkait penerbitan buku ini silakan hubungi *(Kunni /  08126849986, Salmah / 081371890115)*

Dalam waktu dekat, melalui MSR ini, juga akan digelar Bincang Rempang bersama tokoh masyarakat, tokoh budaya, tokoh lingkungan dan budayawan serta penyair bersama para penyair yang bakal menulis puisi nantinya. Tidak lain dan tidak bukan agar penyair bersangkutan memahami Rempang dari segala sisi sebagai objek yang akan ditulis.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang

Momentum HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI, Raja Isyam: Tantangan Pers Hari Ini Semakin Kompleks

Berbagi Al-Qur’an di SMAN 9, Pimpinan KWQ dan Pewakaf Beri Motivasi ke Siswa

Donor Darah Sempena HPN 2026 di PWI Riau, PMI Pekanbaru Kumpulkan 69 Kantong Darah dari Pendonor

Semarakkan HPN dan HUT ke-80, PWI Riau Gelar Donor Darah Senin Mendatang

Pererat Silaturahmi, Persatuan Matur Saiyo Pekanbaru Gelar Halal bi Halal

Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang

Momentum HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI, Raja Isyam: Tantangan Pers Hari Ini Semakin Kompleks

Berbagi Al-Qur’an di SMAN 9, Pimpinan KWQ dan Pewakaf Beri Motivasi ke Siswa

Donor Darah Sempena HPN 2026 di PWI Riau, PMI Pekanbaru Kumpulkan 69 Kantong Darah dari Pendonor

Semarakkan HPN dan HUT ke-80, PWI Riau Gelar Donor Darah Senin Mendatang

Pererat Silaturahmi, Persatuan Matur Saiyo Pekanbaru Gelar Halal bi Halal



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Astra Internasional Serahkan Bantuan Duka untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
12 Mei 2026
Gubernur Lemhannas: Media dan Jurnalis Punya Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Nasional
11 Mei 2026
Hadapi Transformasi Dunia Kerja, Kemnaker Fokuskan Empat Pilar Strategis Ketenagakerjaan 2026
10 Mei 2026
Jemaah Haji Riau Sudah Laksanakan Umrah Wajib dan Proses Pembayaran DAM
10 Mei 2026
Kloter BTH 18 Akhiri Proses Keberangkatan Jemaah Haji Riau ke Tansh Suci
10 Mei 2026
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Batam, Kanwil Kemenhaj Riau Tangani Langsung Prosesi Pemulasaran Jenazah
10 Mei 2026
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
10 Mei 2026
Masuk Jajaran Perguruan Tinggi dengan Akreditasi UNGGUL, UIR Berhasil Masuk pada Angka 6 Persen
11 Mei 2026
PWI Riau Gelar Trofeo Sepakbola Mini Bersama PLN dan BRK Syariah
09 Mei 2026
Dari Riau Untuk Malaysia, Koperasi Pucuk Rebung Jaya Teken MoU Ekspor dengan Koperasi Petaling Berhad
09 Mei 2026
TERPOPULER +
  • 1 PWI Riau Gelar Trofeo Sepakbola Mini Bersama PLN dan BRK Syariah
  • 2 Dari Pagar Kantin ke Menara Bor,Dua Pemuda Riau Tembus Kerasnya Industri Migas Lewat Vokasi PHR
  • 3 UIR Hadirkan Tokoh Nasional di Kuliah Umum “Membangun Peradaban Hijau”
  • 4 Perpanjangan Perizinan Operasional Lembaga, IZI dan Kemenag Sumbar Lakukan Verifikasi Lapangan
  • 5 PWI Pusat dan Mahkamah Agung Bahas Pedoman Media Massa dan Media Sosial Peradilan
  • 6 Momentum HPN 2026 dan HUT ke-80 PWI, Raja Isyam: Tantangan Pers Hari Ini Semakin Kompleks
  • 7 Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan
  • 8 Tangkap Geliat Pasar EV, Kemnaker Siapkan SDM Terampil untuk Sektor Green Jobs
  • 9 Berbagi Al-Qur’an di SMAN 9, Pimpinan KWQ dan Pewakaf Beri Motivasi ke Siswa
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved