• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 426 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 432 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 366 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 488 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 486 Kali

  • Home
  • Sosialita

Jemaah Haji Sudah di Pemondokan, Mahyudin: Gelombang Pertama Kembali Ke Tanah Air Mulai 4 Juli

Zulmiron
Ahad, 02 Juli 2023 07:10:00 WIB
Cetak
Jemaah haji sudah kembali ke hotel tempat pemondokannya di Mekkah.

Mekkah, Hariantimes.com - Fase Armuzna (Arafah, Musdalifah, Mina) berakhir. Jemaah haji sudah kembali ke hotel tempat pemondokannya di Mekkah. Jemaah haji asal Provinsi Riau sebagian besar mengambil Nafar Awal dan ada juga yang mengambil Nafar Tsani.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Dr H Mahyudin MA mengatakan, saat ini pihaknya sedang memantau pergerakan Jemaah haji dari jamarat kembali ke pemondokan. 

“Dari data yang kita peroleh dari petugas kloter, delapan puluh persen Jemaah haji Riau mengambil Nafar Awal. Jemaah haji Riau mayoritas mengambil Nafar Awal, kembali kepemondokan pada hari tasyrik kedua sekitar 82,27 persen, sisanya mengambil Nafar Tsani dan kembali ke hotel pada hari tasyrik ketiga,” ungkap Mahyudin.

Setelah Armuzna, sebut Mahyudin, kondisi Jemaah haji Riau berada dalam keadaan sehat, dan bersyukur karena Jemaah haji Riau mengikuti instruksi petugas kloter.

“Alhamdulillah Jemaah haji Riau berada dalam keadaan sehat sekembali dari Armuzna. Hanya ada beberapa yang terserang flu dan batuk. Yang dirawat di Rumah Sakit dan KKHI juga tidak banyak, Saya apresiasikan Jemaah haji Riau karena bisa dikoordinir oleh petugas kloter atas kerjasamanya mengikuti arahan petugas, sehingga Jemaah terpantau aktifitasnya,” katanya.

Sekembalinya ke Kota Makkah, Jemaah haji akan melaksanakan tahapan selanjutnya yakni Tawaf Ifadah di Masjidil Haram.

Mahyudin berpesan kepada Jemaah agar menunggu waktu aktif kembali bus shalawat untuk beristirahat di hotel. Jemaah jangan terburu-buru melakukan Tawaf Ifadah setibanya di Makkah, beristirahat terlebih dahulu. Bus Shalawat yang akan mengantar jemaah baru akan beroperasi mulai 14 Zulhijah atau 2 Juli 2023. Menjelang itu bisa mempersiapkan diri untuk kembali ke tanah air bagi yang gelombang pertama dan menuju Madinah bagi yang gelombang kedua.

Mahyudin juga menjelaskan, Jemaah haji yang termasuk pada gelombang pertama secara bertahap alan dipulangkan ke tanah air mulai tanggal 4 Juli 2023.

“Jemaah akan diterbangkan ke tanah air mulai tanggal 4 Juli 2023 melalui Bandara Internasional King Abdil Aziz Jeddah, untuk embarkasi Batam BTH-02 berangkat dari Makkah pada tanggal 4 Juli 2023 pukul 5.25 WAS, take off dari Jeddah pukul 13.25 WAS dan akan tiba di tanah air pada tanggal 5 Juli 2023 pukul 04. 55 WAS menggunakan pesawat Saudi Arabia Air Lines,” katanya.

Terkait barang Jemaah haji, akan dilakukan proses penimbangan bagasi dua hari sebelum jadwal kepulangan.
“Jemaah haji harus pastikan barang bagasinya harus mematuhi ketentuan penerbangan yang telah diterbitkan oleh maskapai”.

Sementara itu Jemaah haji gelombang kedua akan diberangkatkan ke Madinah mulai tanggal 10 Juli dan akan tinggal selama delapan atau sembilah hari sebelum dipulangkan ke tanah air.

"Jemaah haji gelombang kedua, akan diberangkatkan ke Madinah untuk melaksanakan Arbain dan akan pulang ke Tanah Air mulai 19 Juli 2023 melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah,” sebut Mahyudin.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 2 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 3 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 4 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 5 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 6 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 7 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 8 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
  • 9 Buka Puasa Bersama, Ketum PWI Ajak Wartawan Jaga Kejernihan Berpikir
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved