• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 445 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 453 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 386 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 508 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 499 Kali

  • Home
  • Sosialita

Mereplikasi Program Bank Sampah ke 40 Lokasi, PHR Gandeng LPPM Unilak

Zulmiron
Jumat, 19 Mei 2023 19:02:25 WIB
Cetak
Datuk Abian, pengelola Bank Sampah Sakai Indah Bomban Petani bersama LPPM Unilak dan PHR dalam memberdayakan masyarakat untuk pengelolaan ekoenzim dari sampah rumah tangga.

Bengkalis, Hariantimes.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) telah berhasil mereplikasi program bank sampah ke 40 lokasi di berbagai kabupaten/ kota.

Sebagai mitra pelaksana program, PHR menggandeng LPPM Universitas Lancang Kuning.

Corporate Secretary PHR, Rudi Ariffianto menyampaikan, selain fokus pada operasi yang andal dan selamat dalam pemenuhan energi nasional, PHR juga terus menebar manfaat yang luas bagi masyarakat. Salah satunya lewat program Bank Sampah.

“Kami menyadari, sampah akan menjadi masalah apabila tidak dikelola dengan tepat. Lewat program bank sampah yang dibina PHR ini dapat mengatasinya dan menjadi terobosan di bidang lingkungan. Kami turut bangga program tersebut berkembang dan menularkannya kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi,” ungkap Rudi.

Di sisi lain, ungkap Rudi, Bank Sampah Sakai Indah Bomban Petani (BSSIBP) merupakan program TJSL PT Pertamina Hulu Rokan di bidang lingkungan hidup.

Selain bidang tersebut, TJSL juga berfokus pada bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesehatan, dan bantuan pasca bencana.

Berawal dengan 10 program di tahun 2021, kini PHR dalam setahun telah melaksanakan 30 program TJSL yang dilaksanakan oleh berbagai mitra pelaksana yang jumlahnya juga meningkat dari 10 ke 21 mitra. Dari segi dampak ke masyarakat, terdapat peningkatan 4 kali lipat jumlah penerima manfaat, dari 5.000 menjadi 21.000 orang penerima manfaat di Provinsi Riau untuk seluruh program CSR di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan.

"Seluruh program itu tercakup ke dalam 12 dari 17 target atau goals dalam Sustainable Development Goals (SDGs)," sebut Rudi.


Kisah inspiratif

Seorang tokoh masyarakat adat Suku Sakai yang tinggal di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Datuk Abian berhasil menularkan semangat kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Abian merupakan salah satu pelopor dan penggerak Bank Sampah Sakai Indah Bomban Petani (BSSIBP). Kiprahnya itu sukses membina dan menyadarkan anak-anak sekolah dan masyarakat di lingkungannya dalam pengelolaan sampah yang tepat. Secara rutin, ia langsung turun ke masyarakat dan memberikan edukasi hingga mengumpulkan sampah-sampah untuk didaur ulang menjadi bernilai ekonomis.

Ketekunan Abian dalam menjaga lingkungan tersebut bermula dari fenomena yang ia dapati di tengah masyarakat, sampah-sampah berserakan di sungai hingga di badan jalan. Hal itulah yang membulatkan tekadnya untuk membentuk bank sampah tersebut pada 2017. Bank Sampah ini bergerak dalam pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat untuk sadar dan semakin mencintai lingkungan.

“Kami menyadari bahwa alam yang memberikan kehidupan bagi kita, jadi harus kita jaga dan rawat, terutama dari sampah-sampah yang merusak lingkungan,” kata Abian, Jumat (19/5/2023).

Datuk Abian ini rela menjadikan rumahnya menjadi bank sampah. Tumpukan barang bekas seperti botol, plastik, kaleng, kertas, karton hingga besi kini memenuhi sudut-sudut rumah.

Abiyan merupakan Direktur Bank Sampah Sakai Indah Bomban Petani yang merupakan binaan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PHR bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning memberdayakan warga di sekitar wilayah operasi untuk menjadi pelopor dan mampu menularkan inspirasi positifnya bagi masyarakat di lingkungannya.

“Kami mendapatkan pelatihan dan pemberdayaan dari PHR dan Unilak, inilah yang kami manfaatkan untuk memberikan edukasi ke masyarakat agar semakin cinta lingkungan,” ujarnya.

Dalam prakteknya, Ketua Adat Sakai Bomban Petani tersebut mengakui bahwa tidak bisa bergerak sendiri. Awalnya, ia belajar lebih dulu ke Bank Sampah Pematang Pudu Bersih yang dikelola Lambas Hutabarat. Dari tukar pikiran hingga diskusi itulah, Abian semakin semangat untuk memaksimalkan potensinya dalam merawat lingkungan lewat pengelolaan sampah. Lantas ia pun mengajak orang-orang terdekatnya terlebih dahulu.

Di lapangan, Abian juga datang ke sekolah-sekolah untuk mengedukasi anak-anak tentang pentingnya pengelolaan sampah. Hingga kini, ada ratusan murid dari 5 sekolah di Duri yang sudah menjalin kerjasama pengelolaan sampah yang baik. Anak-anak tersebut diajarkan memilah sampah non organik untuk dapat dijual dan didaur ulang. “Mereka kita berikan buku tabungan agar tercatat rapi, ada 5 sekolah dan ratusan murid yang sudah menjalankan program ini. Mereka menabung sampah dan akan dijual, lalu juga kita ajarkan mendaur ulang sampah jadi bernilai ekonomis,” kata Abian.

Selain itu, untuk sampah-sampah organik, Bank Sampah yang dikelolanya tersebut juga berhasil mengolahnya melalui skema ekoenzim, yang mana hasil fermentasi limbah organik dapur dijadikan bahan yang mempunyai banyak manfaat untuk alam dan manusia. Manfaat ekoenzim untuk pertanian adalah sebagai filter udara, herbisida dan pestisida alami, filter air, pupuk alami untuk tanaman, dan dapat menurunkan efek rumah kaca.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 2 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 3 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 4 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 5 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 6 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 7 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 8 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
  • 9 Pers Pilar Penting Pembangunan Peradaban HAM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved