• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 456 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 463 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 395 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 518 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 513 Kali

  • Home
  • Sosialita

Kunni Masrohanti 'Menggibah' Literasi Mendidik Anak Sama Emak-Emak di Tarai Bangun

Zulmiron
Ahad, 05 Maret 2023 17:35:00 WIB
Cetak
Aktivis dan Pegiat Literasi Riau, Kunni Masrohanti (lima dari kiri) di antara emak-emak di Tarai Bangun, Tambang, Kabupaten Kampar, Sabtu (04/03/2023).

Kampar, Hariantimes.com - Emak-emak
Perumahan Desa Tarai Bangun, Jalan Suka Jaya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar mengikuti kegiatan Literasi Mendidik Anak, Sabtu (04/03/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Rumah Peradaban Raudatul Ilmi ini dipusatkan di saung milik Pargo. Di saung inilah, kegiatan yang juga diberi nama E-Gipos alias Emak-Emak Gibah Positif ini berjalan santai dan asyik.

Pelaksana kegiatan menghadirkan Kunni Masrohanti seniman, budayawan, sastrawan dan pegiat literasi serta Bambang Kariyawan yang juga pegiat literasi dan sastrawan. Keduanya tidak banyak-banyak bicara atau mendedahkan teori, tapi lebih banyak tanya jawab dan  berbagi pengalaman.

"Saya bangga sekali karena literasi kali ini bersama emak-emak. Judulnya gibah lagi. Menggibah sama emak-emak itu luar biasa, apalagi gibah positif. Jadi Saya langsung gas saja karena pasti ini sangat menarik. Bener sekali, sebab literasi itu sangat luas. Gibah tentang budaya mendidik anak juga literaai. Jadi bukan hanya baca dan tulis saja, tapi sampai memahami dan faham itu mempengaruhi sikap dan prilaku kita, termasuk dalam perkara rumah tangga dan mendidik anak," beber Kunni.

Hal senada juga diungkapkan Bambang Kariyawan. Bambang juga merasa kagum sekaligus agak kaget karena selama menjadi narasumber literasi baru kali ini pesertanya yang semuanya emak-emak.

"Saya baru sekali ini berliterasi pesertanya emak-emak. Sangat antusias lagi. Ini luar biasa. Kagum Saya. Bab literasi, tidak sulit, jangan dipersulit. Ini upaya membiasakan baca tulis dan sejenis itu di dalam keluarga kecil kita, biar sekeluarga sama-sama bertambah wawasannya," jelas Bambang pula.

Uniknya, saat tanya jawab, ibu-ibu banyak bertanya berbagai persoalan tentang sulitnya mendidik anak di zaman now. Bakan seperti sesi curhat. Semakin menarik lagi ketika ibu-ibu juga nerbagi pengalamannya kepada ibu-ibu yang lain. Sayang, pertemuan itu harus berakhir sebelum magrib.

Di akhir pertemuan, penyelenggara memberikan hadiah spesial kepada ibu-ibu. Banyak dan beragam. Penyelenggara juga memberikan hadiah kepada narasumber berupa jamur yang merupakan hasil tani masyarakat di perumahan tersebut

"Kami sangat senag sekali bisa meyelenggarakan kegiatan literasi ini bersama Kak Kunni da Pak Bambang. Iemak-emak di sini malah merasa belum.puas, belum cukup, seolah gak mau berakhir. Insyaallah nanti akan kami buat lagi barangkali dengan bentuk berbeda. Bisa jadi lomba seperti yang diusulkan  Kak Kunni, yakni.lomba literasi seperti baca puisi antar keluarga dan lomba masakan tradisi antara majelis taklim," kata Founder TBM Susilawati.

Pada kesempatan itu, Kunni dan Bambang juga menyerahkan buku karya mereka untuk TBM yang dikelola Susi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 2 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 3 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 4 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 5 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 6 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 7 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 8 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 9 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved