• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 457 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 464 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 395 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 519 Kali
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
Dibaca : 514 Kali

  • Home
  • Sosialita

Masyarakat Pulau Mendol Helat Kenduri Besar, Kunni Masrohanti Diundang Baca Puisi

Zulmiron
Ahad, 19 Februari 2023 17:35:00 WIB
Cetak
Masyarakat Pulau Mendol (Penyalai) Kuala Kampar menggelar Kenduri Besar Syukuran Atas Dicabutnya Izin HGU PT TUM.

Pelalawan, Hariantimes.com - Perjuangan masyarakat Pulau Mendol Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan berbuah manis.

Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan sawit seluas 6.055,77 hektare yang dipegang PT Trisetia Usaha Mandiri (TUM) akhirnya dicabut oleh Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) lewat Surat Keputusan Nomor 1/PTT-HGU/KEM-ATR/BPN/I/2023, pada 24 Januari 2023 lalu.

Atas keberhasilan mengambil hak atas tanah sendiri dari pemerintah yang selama ini dikelola PT TUM dengan status HGU itu, masyarakat Pulau Mendol menghelat Kenduri Besar dengan mengundang Presiden Penyair Perempuan Indonesia.(PPI) yang juga Budayawan Riau Kunni Masrohanti untuk membaca puisi, Minggu (19/02/2023).

"Pada kesempatan ini, kami mengundang Kunni sebagai tokoh perempuan, aktivis lingkungan, budayawan dan juga Presiden Penyair Perempuan Indonesia. Kami mengundang Kunni untuk.membaca puisi di hadapan.masyarakat," kata Tokoh masyarakat Riau asal Kampar Kazzaini Ks yang juga tokoh pers dan Ketua Yayasan Sagang ini dalam keterangan tertulis yang dikirimkan ke hariantimes.com, Minggu (19/02/2023).

Kazzaini menyebutkan, pencabutan HGU PT TUM ini merupakan buah dari perjuangan masyarakat Pulau Mendol yang menolak kehadiran perusahaan perkebunan sawit tersebut. Dan kemenangan masyarakat Pulau Mendol ini menjadi preseden baik pada awal tahun politik 2023, membawa harapan terjadi penerbitan kebijakan serupa sepanjang tahun politik 2023 dan jelang Pemilu 2024.

"Pencabutan HGU PT TUM ini merupakan buah dari perjuangan masyarakat Pulau Mendol yang menolak kehadiran perusahaan perkebunan sawit tersebut. Dan ini juga sebuah kemenangan yang tidak dapat dilepaskan dari perjuangan almarhum Said Abu Supian yang secara konsisten mendorong pencabutan HGU di atas tanah kelahirannya," katanya.

Sementara itu, Kunni saat dimintai komentarnya mengungkapkan rasa bangganya atas semangat masyarakat Pulau Mendol dalam melakukan perjuangan.

"Saya diundang masyarakat Pulau Mendol melalui Pak Kazzaini untuk membaca puisi. Saya tak bisa menolak. Apalagi ini untuk masyarakat. Dan, Saya melihat semangat masyarakat Pulau Mendol begitu besar, kuat dan kompak dalam perjuangan ini," tutur Kunni.(*)

Adapun puisi yang dibacakan Kunni dalam kesempatan ini berjudul:


Inilah Tanah Tempat Hidup dan Mati Kami; Pulau Mendol

Karya Kunni Masrohanti

Assalamualaikum Penyalai, tanah tepi kuala, tempat tumbuh syair, pantun dan madah bermutiara
Tegak di tanahmu, adalah mengenang tumbuh besar tubuh-tubuh kecil kami, menghirup harum aroma yang mencuat dari batang-batang padi, mencecap segar nyiur kelapa pagi hingga pagi,  mengingat betapa di sinilah asal muasal kami.

Assalamualaikum Penyalai, pulau mendol yang damai
Anyir arus kualamu mengayun tubuh kecil kami di atas sampan bekajang
melaju pelan, sebab kuat lengan ayah kami berlayar, sebab tenang hati emak kami.
ke muara, sebab harapan yang agung di hadapan kami.
merah tanah redang, tanah lahir, kecil dan besar kami.
kokoh dengan keringat ayah dan sabar jantung hati emak kami

Assalamualaikum Penyalai
Berdiri di dadamu hari ini, adalah sesak nafas kami yang nyaris terhenti oleh oligarki
setelah risau dan airmata kami menguala, setelah darah saudara kami harus tumpah, setelah saudara-saudara kami terkorban karenanya
setelah sabar dan geram kami hampir seluruhnya hilang hingga ujung muara, 
Maka, kami langitkan segala doa
tanah ini, biarlah menjadi tanah kami, tanah sejak kecil hingga mati kami
Tanah ini biarlah menjadi rumah kami,
Rumah awal dan akhir hidup kami

Assalamualaikum Penyalai
Untukmu tutup dan buka mata ini

Penyalai, 19 Februari 2023


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Perdana Digelar, Kakanwil Kemenag Riau Harap Lomba Kaligrafi Mampu Hidupkan Seni Al-Qur’an di Masyarakat



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 2 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 3 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 4 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 5 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 6 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 7 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
  • 8 Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim
  • 9 Kemerdekaan Pers Bagian dari HAM
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved