• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
Dibaca : 195 Kali
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
Dibaca : 501 Kali
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
Dibaca : 508 Kali
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
Dibaca : 434 Kali
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
Dibaca : 565 Kali

  • Home
  • Sosialita

Kendalikan Abrasi, Mafakumpala Tanam 500 Mangrove di Pesisir Desa Tanjung Pisang

Zulmiron
Selasa, 06 September 2022 17:50:00 WIB
Cetak
Kendalikan Abrasi, Mafakumpala Tanam 500 Mangrove di Pesisir Desa Tanjung Pisang.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Sebanyak 14 mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) yang tergabung ke Mahasiswa Fakultas Hukum Pencinta Alam (Mafakumpala) bertolak menuju Desa Tanjung Pisang, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kegiatan mereka berlangsung selama tiga hari yakni Jum'at (02/09/2022) hingga Minggu (04/09/2022).

Selain memberi penyuluhan kepada masyarakat tempatan tentang bahaya abrasi dan pentingnya menyelamatkan pantai, mereka juga melakukan penanaman 500 pohon mangrove di sepanjang pesisir dalam kawasan desa itu.

Menurut Koordinator Lapangan Mafakumpala Maya Margaretha, kegiatan yang melibatkan Anggota Muda Angkatan XX ini direspon positif oleh Dekan Fakultas Hukum UIR Dr M Musa SH MH dan Pembimba Mafakumpala Yuheldi SH MH.

''Pak Dekan bersama Pak Yuheldi melepas keberangkatan kami ke Kepulauan Meranti. Keduanya berpesan, lakukan yang terbaik untuk masyarakat,'' tutur Maya kepada wartawan di Pekanbaru, Selasa (06/09 2022) sore.

Maya bercerita, dirinya bersama kawan-kawan melakukan pra survey terlebih dahulu ke Desa Tanjung Pisang Kecamatan Tasik Putri Puyu.

"Di sana kami mengamati, abrasi sudah memakan banyak daratan. Pokoknya parah. Lingkungannya pun mulai rusak. Melihat kenyataan ini, kami berinisiatif untuk melakukan pengabdian sekaligus melakukan penanaman pohon mangrove. 
''Alhamdulilah ide dan keinginan kami direspon positif oleh berbagai pihak. Baik rektorat, fukultas, kepala desa, babinsa termasuk mitra kerja,'' beber Maya didampingi Chindy.

Tema penyuluhan dan penanaman dipilih Mafakumpala adalah "Abrasi di depan Mata, Tanam Mangrove Lestarikan Pesisir Kita"

Maya melanjutkan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tahapan rekruitmen anggota muda menjadi anggota biasa Mafakumpala UIR. Dan, penanaman pohon mangrove menjadi salah satu kegiatan pengabdian anggota untuk mengurangi potensi abrasi pada daerah pesisir pantai.

Mafakumpala berkolaborasi dengan Keslimasy, sebuah lembaga yang fokus pada mangrove sejak tahun 2014. Adapun pemateri yang bertugas menyampaikan penyuluhan kepada masyarakat adalah Muhammad Iskandar.

Iskandar, kata Maya, sangat menyambut baik kegiatan pengabdian penyuluhan dan penanaman mangrove. Ia ikut bersama mahasiswa mencerahkan warga tempatan agar mengetahui dampak besar yang kelak terjadi apabila tidak ada mangrove.

''Pak Iskandar juga menyuluh warga tentang jenis-jenis magrove dan bagaimana cara mengatasi agar mangrove dapat tumbuh dengan baik,'' ucap Maya.

Masih menurut Maya, berdasarkan informasi yang mereka terima dari Kepala Desa, lokasi kegiatan penanaman mangrove Mafakumpala dahulunya adalah lapangan sepak bola. Tetapi sekarang sudah terkena dampak abrasi.

Di tempat yang sama, Annisa Surya Hardianti membeberkan, dipilihnya Desa Tanjung Pisang sebagai tempat penanaman mangrove agar Mafakumpala UIR turut merasakan kesusahan masyarakat. Sekaligus melihat langsung bagaimana kondisi daerah pesisir yang terdampak abrasi. ''Kami menginap di sebuah rumah yang disediakan oleh kepala desa untuk melihat langsung kehidupan masyarakat dan bercengkrama dengan warga,'' ungkap Annisa.

Dalam kegiatan ini, tambah mahasiswa Fakultas Hukum UIR ini, Mafakumpala membawa 500 bibit mangrove yang diperoleh dari PT Imbang Tata Alam. Terdiri dari 250 bibit mangrove jenis apiapi dan 250 bibit jenis bakau. Semua bibit tersebut ditanam anggota Mafakumpala bersama masyarakat. Bahkan Babinsa, kepala desa dan pemuda juga ikut serta melakukan penanaman. ''Mereka sangat antusias, dan itu tandanya kegiatan ini sangat berarti bagi masyarakat'' ucap Annisa.

Kepala Desa Tanjung Pisang Seli Yanto, seperti disampaikan Annisa, mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa dari Mafakumpala UIR yang sudah mengorbankan waktu dan tenaga untuk memperhatikan lingkungan desanya yang terkena abrasi.

''Kegiatan ini sangat positif  dan dapat menjadi contoh bagi saya, masyarakat, dan pemuda. Kami juga berharap mahasiswa pencinta alam lainnya dapat membuat kegiatan serupa di desa ini,'' kata kepala desa seperti disampaikan Annisa.

Hal senada disampaikan Yudha Fahrezi, Ketua Umum Mafakumpala UIR. Yudha mengaku bangga dengan antusiasnya masyarakat tempatan mendukung pelaksanaan kegiatan Mafakumpala di desanya.

''Harapan saya semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bersama masyarakat dapat melestarikan ekosistem mangrove dan dapat pula menimbulkan kesadaran akan pentingnya manfaat mangrove bagi lingkungan.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas

Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru

Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi

Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan

Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'

Buka Puasa Bersama, FPKB Santuni Anak Yatim

Demi THR, Zufra Irwan: Jangan "Gadaikan" Integritas



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Film Pelangi di Mars Tayang di Studio 3 Bioskop Cinema XXI SKA, Pekanbaru
23 Maret 2026
Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
20 Maret 2026
Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
20 Maret 2026
Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Kemenag Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik
20 Maret 2026
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
19 Maret 2026
Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
19 Maret 2026
Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
17 Maret 2026
Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
17 Maret 2026
Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
16 Maret 2026
Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
16 Maret 2026
TERPOPULER +
  • 1 Tidak Ada Open House, Bupati dan Wabup Siak Tetap Buka Rumah Rakyat
  • 2 Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Memperkuat Empati dan Kepedulian Sosial
  • 3 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriyah 21 Maret 2026
  • 4 Penentuan Idul Fitri Tunggu Sidang Isbat, Kemenag Riau Ajak Masyarakat Jaga Toleransi
  • 5 Definisi Fakir dan Miskin Masih Rancu, Syahrul Aidi Usulkan Pasal 34 Ayat 1 UUD 1945 Perlu Direinterpretasi
  • 6 Lewat Pasar Murah Ramadhan, PHR Alirkan Energi Kebahagiaan di Zona Rokan
  • 7 Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi, KPK Ingatkan Pejabat Jaga Integritas.
  • 8 Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG, Rozi: Bisa Lapor Lewat WhatsApp
  • 9 Dorong Reinterpretasi Pasal 34 UUD 1945, Syahrul Aidi Usulkan Redefinisi 'Fakir Miskin'
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved