• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
Dibaca : 109 Kali
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
Dibaca : 171 Kali
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
Dibaca : 250 Kali
Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring
Dibaca : 237 Kali
PWI dan Bakom Sepakat Perkuat Literasi Informasi dan Industri Pers
Dibaca : 242 Kali

  • Home
  • Sosialita

Wujudkan Indonesia Bersinar, BNN, Robinson: Butuh Keterlibatan Seluruh Komponen Bangsa

Zulmiron
Kamis, 14 Oktober 2021 14:31:18 WIB
Cetak
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jenri Salmon Ginting AP MSi dan Kepala BNN Provinsi Riau Brigjend Pol. Robinson DP Siregar SH SIK.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Dalam rangka memerangi ancaman narkoba dan menggesa pemberantasan narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau kembali mengadakan rapat koordinasi (rakor) pengembangan dan pembinaan kota/kabupaten tanggap ancaman narkoba, Kamis (14/10/2021).

Tujuan diadakannya kegiatan ini, selain sebagai panduan teknis bagi unsur pimpinan daerah dan pemangku kepentingan untuk melaksanakan kebijakan KOTAN, juga untuk memetakan permasalahan narkoba yang ada di wilayah kabupaten dan kota, berdasarkan 5 variabel yg menjadi acuan yaitu ketahanan keluarga, ketahanan masyarakat, kelembagaan, kewilayahan dan hukum. 

Untuk diketahui, Kabupaten/Kota Tanggap Ancaman Narkoba atau disingkat KOTAN merupakan suatu kebijakan BNN RI dalam mendorong arah berbagai sektor pembangunan di wilayah kabupaten/kota berorientasi pada upaya mengantisipasi, mengadaptasi dan memitigasi ancaman narkoba. 

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Riau diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jenri Salmon Ginting AP MSi menyampaikan  Pemerintah Provinsi Riau sangat mendukung Inpres No.2 Tahun 2020, dengan menerbitkan beberapa peraturan daerah dan sudah diterapkan di lingkungan pemerintah Provinsi Riau.. 

"Salah satu tugas dan tanggung jawab kita bersama dalam menangani peredaran narkoba supaya masa depan pemuda pemudi kita dapat lebih gemilang dan terbilang. Jika ada ASN ataupun honorer terlibat narkoba, tidak ada ampun akan diproses hukum," tegas Jenri. 

Selanjutnya Asisten 1, Jenri Salmon Ginting memaparkan upaya-upaya pemerintah dalam pemberantasan narkoba. 

Dalam Inpres No.2 Tahun 2020 Tentang RAN P4GN tahun 2020-2024 salah satu targetnya adalah Pelaksanaan Program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) . 

Ada 3 potensi kelembagaan pemerintahan desa/kelurahan dalam memberdayakan masyarakat anti narkoba, yaitu pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi. 

Jenri mengharapkan dalam membuat peraturan daerah setidaknya harus memuat 7 unsur/langkah mulai dari pencegahan, rehabilitasi sampai dengan pemberantasan. 

Kepala BNN Provinsi Riau Brigjend Pol. Robinson DP Siregar SH SIK dalam sambutannya menyatakan, permasalahan narkoba bukan hanya tanggungjawab BNN saja. Tetapi butuh keterlibatan dari seluruh komponen bangsa dan komitmen kita semua untuk dapat mewujudkan Indonesia bersih dari narkoba.

Selanjutnya, Kepala BNN Robinson memaparkan potret permasalahan narkoba, diantaranya masalah geografis yg terbuka, peredaran yg sudah menyasar ke anak-anak, minimnya fasilitas rehabilitasi, stigma takut melapor dan sistem gakkum yg belum memberikan efek jera. 

Dilihat dari data 2019, tren angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Provinsi Riau secara grafik mengalami penurunan. "Ini merupakan keberhasilan dari kita semua", kata Kepala BNN. 

Tapi walaupun prevalensinya menurun, jumlah kasusnya, jumlah barang bukti yg berhasil disita oleh BNN dan Polri mengalami kenaikan. "Ini artinya demand-nya masih tinggi", lanjutnya. "ini yang harus kita waspadai."

Data juga menunjukkan penyalah-guna narkoba Pekerja (18-59 th) 65,38%, Pelajar/Mahasiswa (15-22 th) 6,86% dan Tidak Bekerja (15-59 th) 28,85%. 

Menurut Robinson, BNN membuat kebijakan dan strategi untuk memberantas narkoba.

"Kebijakan dan strategi di tingkat daerah dalam rangka perang melawan Narkoba ada 4 kegiatan pendekatan, yaitu Soft Power (Pencegahan, Pemberdayaan Masyarakat, Rehabilitasi), Smart Power, Empowering (Kerjasama) & Hard Power (Pemberantasan)", jelasnya. 

Hadir dalam kegiatan ini 40 instansi yang mewakili bidang-bidang ketahanan keluarga, kewilayahan, kelembagaan, hukum dan ketahanan keluarga, mendengarkan pemaparan dari Kepala BNN Provinsi Riau Brigjend Pol. Robinson D.P Siregar, SH, S.I.K dan Wakil Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten 1  Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jenri Salmon Ginting AP MSi.(*)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum

Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID

Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring

Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama

Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau

Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026

Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum

Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID

Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring

Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama

Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau

Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
UIR Kembali Pertahankan Posisi QS World University Rankings di Asia dan Asia Tenggara
04 November 2026
Dorong Pemerataan Akses Keadilan, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Layanan Bantuan Hukum
04 November 2026
Komisioner KI Riau Turun ke Inhu Lakukan Penguatan Kapasitas PPID
03 November 2026
Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi, Kanwil Kemenkum Riau Lanjutkan Monitoring
03 November 2026
PWI dan Bakom Sepakat Perkuat Literasi Informasi dan Industri Pers
03 November 2026
Ramli Walid: Kerukunan dan Persatuan Harus Terus Dirawat Bersama
03 November 2026
Paguyuban yang Tergabung di FPK Riau Sukseskan Arak-Arakkan LAM Riau
02 November 2026
Dorong Hilirisasi Paten, Kanwil Kemenkum Riau Gelar Webinar Road to FBPI 2026
02 November 2026
Kawal Lima Ranperda Dumai, Kanwil Kemenkum Riau Dorong Kepastian Hukum Daerah
02 November 2026
Perkuat Pengawasan Notaris, Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Diskusi Evaluasi Kebijakan
02 November 2026
TERPOPULER +
  • 1 Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • 2 RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
  • 3 Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA
  • 4 Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban
  • 5 Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau
  • 6 Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri
  • 7 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 8 Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik
  • 9 Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved