• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Riau
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Sportivitas
  • Sosialita
  • Wisata
  • More
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Advertorial
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • Indeks
PILIHAN +
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
Dibaca : 212 Kali
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
Dibaca : 234 Kali
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
Dibaca : 226 Kali
Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
Dibaca : 206 Kali
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
Dibaca : 282 Kali

  • Home
  • Pendidikan

Ciptakan Prototype, Mahasiswa Prodi Teknik Informatika UIR Tu Bagus Dwi Fikri Lulus 3.5 Tahun

Zulmiron
Selasa, 08 Oktober 2024 17:29:07 WIB
Cetak
Ciptakan Prototype, Mahasiswa Prodi Teknik Informatika UIR Tu Bagus Dwi Fikri Lulus 3.5 Tahun.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) berhasil menciptakan prototype alat yang menggabungkan kreativitas dan penerapan teknologi.

Keberhasilan ini membawa mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika
angkatan 2020 yaitu Tu Bagus Dwi Fikri berhasil meraih kelulusan dengan masa study 3.5 tahun.

Tu Bagus Dwi Fikri yang kerab disapa Bagus ini menjelaskan, Prototype merupakan alat pemantau kualitas udara yang berbasis IoT. Alat ini menggunakan sensor MQ-135 untuk mendeteksi kualitas udara dan sensor MQ-2 untuk mengukur emisi asap. Dilengkapi juga dengan sensor DHT22 yang mengukur suhu dan kelembaban. Selain itu, ada LED yang memberi visualisasi kualitas udara, dan buzzer yang memberikan peringatan ketika kualitas udara berbahaya.

Kemudian Bagus juga memaparkan, dirinya menambahkan fitur yang tertanam di prototype tersebut yaitu GPS tracking. Yang mana GPS itu berfungsi untuk memberikan lokasi alat berada tanamkan GPS di dalamnya jadi. Misalnya ada turis atau warga luar yang mengunjungi halte bus, mereka bisa lihat nama lokasi dan juga nama jalan yang ada di halte bus tersebut.

Baca Juga :
  • Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
  • Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas
  • Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Bagus bercerita, ide ini didorong oleh rasa perihatin terhadap kualitas udara di perkotaan yang kian memburuk.

Bagus melihat peluang untuk menerapkan teknologi, mempelajari, dan menciptkan solusi yang relevan dalam memantau kualitas udara dan emisi asap, demi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

“Pengalaman saya di ekskul robotik memberikan dasar yang kuat dalam penguasaan hardware dan software, terutama dalam hal pengintegrasian sensor dan pengembangan sistem otomatisasi. Di sana, saya belajar tentang pemrograman mikrokontroler dan pemanfaatan sensor yang sangat relevan dalam pembuatan prototype ini," tutur Bagus yang juga tergabung dalam ekskul robotic.

Menurutnya, projek ini berbeda dengan skripsi. Proyek ini lebih banyak melibatkan hands-on practice dan eksperimen dengan perangkat keras serta sensor-sensor yang nyata. Sementara skripsi biasanya lebih teoritis dan berfokus pada penelitian literatur, pembuatan prototype ini membutuhkan pemahaman lebih mendalam tentang teknologi dan bagaimana mengintegrasikannya dalam sistem yang berfungsi penuh.

“Saya berharap proyek ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kualitas udara. Dengan adanya alat ini, masyarakat bisa secara real-time mengetahui tingkat polusi di lingkungan mereka. Bagi industri, khususnya transportasi publik, alat ini bisa membantu dalam memonitor emisi dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak lingkungan,” harapnya.(*/hms)


 Editor : Zulmiron

[Ikuti HarianTimes.com Melalui Sosial Media]


HarianTimes.com

Berita Lainnya

  • +

Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak

Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas

Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri

Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS

2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026

Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak

Segera Digelar, PRB 2027 Prodi Biologi FKIP Unri Siapkan 11 Cabang Lomba Sains dan Kreativitas

Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA

Persiapkan Masa Depan, Santri dan Santriwati Diajak Terus Belajar Mengembangkan Potensi Diri

Perkuat Sinergi Kampus dan Industri, UIR dan PT APGWI Teken MoU dan PKS

2.900 Mahasiswa Baru Unilak Ikuti PKKMB 2026



Tulis Komentar



HarianTimes TV +

Pipa Minyak Blok Rokan di Km 16 Balam, Rohil Bocor, Minyak Mentah Membasahi Hampir Sebagian Badan Jalan

24 Juli 2024
Harlindup, Aktivis Lingkungan Kunni Marohanti Turun ke Jalan Kampanyekan Keadilan Ekologis
05 Juni 2023
Rakernas Berakhir, SMSI Minta Presiden Joko Widodo Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right
08 Maret 2023
TERKINI +
Himpunan Siompu Kampar Riau Audiensi dengan Anggota DPD RI, Didis Mardisna: Semoga Bisa Berkolaborasi di Banyak Program
30 Oktober 2026
Perkuat Pengelolaan JDIH, Kanwil Kemenkum Riau Terima Konsultasi DPRD Inhu
30 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Ranperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bengkalis
30 Oktober 2026
Afni: Patut Diwariskan dan Menjadi Inspirasi bagi Generasi Sekarang
30 Oktober 2026
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak
29 Oktober 2026
RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Fasilitasi Konsultasi Ranperda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Kabupaten Bengkalis
29 Oktober 2026
Kemenkum Riau Edukasi Masyarakat Rengat
29 Oktober 2026
Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Sentra KI Perguruan Tinggi
29 Oktober 2026
Kakanwil Kemenkum Riau Perkuat Sinergi Lintas Sektor
29 Oktober 2026
TERPOPULER +
  • 1 Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama
  • 2 Edison Manik: Momen Pulang Kampung untuk Mengabdi di Riau
  • 3 Nel Ikhwan: Jejak Langkahnya Mampu Membawa Energi Baru dan Memperkuat Sinergi Lintas Sektoral
  • 4 Kemenag Siak Gelar Kemah 2026 Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Kemah Ekoteologi
  • 5 BDS 2026, KPP Pratama Rengat Perkuat Ekosistem UMKM
  • 6 KPP Pratama Rengat Gelar Forum Konsultasi Publik
  • 7 Kanwil Kemenkum Riau Ikuti Evaluasi Standar Layanan Bantuan Hukum
  • 8 Kanwil Kemenkum Riau Perkuat Landasan Hukum Pengelolaan Barang Milik Daerah Kuansing
  • 9 Kanwil Kemenkum Riau Koordinasikan Penyelesaian Sengketa dan Pemetaan Rawan Pelanggaran dengan Polda Riau
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
HarianTimes.com ©2018 | All Right Reserved