Kanal

Saat Sempro Berlangsung, Mahasiswi UIN Suska Riau Bersimbah Darah Dibacok Rekan Satu Angkatan

Pekanbaru, Hariantimes.com - Seorang mahasiswi Jurusan Ilmu Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau bernama Fara (23), menjadi korban serangan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh rekan sesama mahasiswa, Kamis (26/02/2026) sekitar pukul 07.30 WIB pagi.

Peristiwa berdarah itu terjadi tepat di beranda teras lantai 2 Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH). Saat itu, seminar proposal (Sempro) sedang berlangsung.

Saat kejadian, pelaku berinisial RM yang juga mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum angkatan 2022 asal Muara Uwai, Bangkinang berada di ruang sidang yang sama dan disebut tengah menunggu dosen penguji.

Situasi yang awalnya normal mendadak berubah mencekam. Tiba-tiba korban sudah minta tolong karena diserang menggunakan senjata tajam oleh pria yang diduga rekan satu angkatan dan satu jurusan dengannya.

Dalam kondisi terluka, korban berusaha menyelamatkan diri ke arah koridor. Namun pelaku mengejar, menjambak rambut korban, lalu kembali melayangkan bacokan hingga korban terduduk bersimbah darah di lantai.

Akibat serangan brutal itu, korban mengalami luka bacok di bagian tangan dan kening. Pemandangan mengerikan di koridor depan ruang sidang sempro itu disaksikan langsung mahasiswa dan dosen yang berada di sekitar lokasi. Kepanikan tak terhindarkan, mahasiswa dan staf berhamburan keluar ruangan menyelamatkan diri.

Berdasarkan video berdurasi 1 menit 19 detik yang beredar di media sosial, korban tampak tergeletak di lantai dengan luka serius di bagian kening dan tangan. Darah terlihat mengucur di sekitar tubuh korban. Pada detik ke-17 video, sejumlah mahasiswa dan petugas keamanan kampus berdatangan untuk memberikan pertolongan.

Tak jauh dari posisi korban, aparat keamanan kampus langsung mengamankan terduga pelaku. Mahasiswa berinisial RM (22) itu kemudian dibawa ke Polsek Bina Widya untuk proses lebih lanjut.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bina Widya, Iptu Santo Morlando membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, kejadiannya di kampus sekitar pukul 07.30 WIB. Saat ini anggota masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung menuju lokasi. Garis polisi telah dipasang untuk membatasi akses ke area kejadian serta mencegah kerumunan mahasiswa. Korban yang mengalami luka parah segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru di Jalan Kartini untuk mendapatkan perawatan intensif," ujar Santo saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kamis (26/02/2026).

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, sesaat setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk mendapat pertolongan.

"Saya tadi sudah melihat kondisi korban. Ada beberapa luka ya. Satu di lengan dan juga ada di bagian kepala. Korban selamat dan saat ini sedang mendapat perawatan intensif," ungkap Kombes Pandra di RS Bhayangkara, Kamis (26/02/2026) siang.

Kabid Humas menyebutkan, pelaku R saat ini sudah diamankan Kepolisian. Dimana dari hasil penyidikan sementara, tersangka diketahui sudah memiliki niat untuk melakukan penganiayaan terhadap korban.

"Antara pelaku dan korban ini memang memiliki hubungan yang cukup dekat ya. Jadi dari awal itu pelaku R sudah memiliki niat untuk melakukan tindakan tersebut terhadap korban," pungkas Kombes Pandra.

Sementara itu, Juru Bicara UIN Suska Riau, Rhonny Riansyah memberikan keterangan resmi terkait peristiwa yang menimpa seorang mahasiswi Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum.

Dikatakan Rhonny, insiden terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat korban tengah bersiap mengikuti ujian munaqosah. Dan pelaku berinisial RM (mahasiswa asal Bangkinang) tiba-tiba melakukan tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam. Melihat kejadian itu, Petugas keamanan kampus (Security) sigap mengamankan pelaku di lokasi kejadian beserta barang bukti.

"Saat ini, pelaku telah diserahkan sepenuhnya ke pihak Kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Diduga dipicu oleh masalah pribadi antara pelaku dan korban. Pihak kampus menyerahkan pendalaman motif sepenuhnya kepada penyidik kepolisian. Sementara korban berinisial FA (23) saat ini dalam kondisi sadar dan tengah mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Pekanbaru. Dan pihak kampus memastikan akan memberikan pendampingan medis serta pemulihan psikologis penuh. Mari kita doakan agar korban segera pulih dan situasi kampus tetap kondusif," sebut Rhonny.(*)

Berita Terkait

Berita Terpopuler