Pekanbaru, Hariantimes.com - Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Kota Pekanbaru menargetkan 314 koperasi yang tidak aktif akan dibekukan.
Untuk merealisasikan pembekuan koperasi 'mati suri' itu, Diskop UMKM Pekanbaru Pada tahun 2019 ini membentuk tim penilai.
"Di Pekanbaru, jumlah koperasi sangat banyak. Ada yang aktif, setengah aktif dan tidak aktif. Koperasi yang tidak bisa dipertahankan lagi, tentu harus kita bubarkan kepengurusannya. Kami sudah bentuk tim untuk pembubaran koperasi dimaksud. Masa tugas dari tim itu selama dua tahun," ungkap Plt Kepala Diskop UMKM Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil kepada media, Kamis (03/01/2019).
Jamil menjelaskan, tim akan memberikan laporan hasil penilaian koperasi yang tidak aktif. Nantinya laporan tersebut akan diteruskan ke kementerian.
"Mereka bekerja memberikan laporan seperti berita acara kepada kami dan akan kita kirim ke kementerian koperasi. Nah, dasar itulah kementerian koperasi membubarkan koperasi tak aktif. Sampai sekarang koperasi tak aktif itu masih dalam tahap penilaian tim. Ada 314 koperasi tak aktif. Itulah yang akan kita lakukan penilaian. Dari ratusan itu alamatnya tidak jelas. Inilah yang akan dinilai tim," terang Jamil.
Menurut Jamil, ada beberapa kendala jika penghapusan koperasi tidak aktif, tanpa adanya penilaian dari tim.
"Kalau penghapusan kita lakukan tanpa melakukn penilaian, nanti ada kendala mengenai hutang piutang. Apakah koperasi itu sudah lunas hutang piutangnya, seperti hubungan di bank. Kami sudah surati bank. Tim sudah di instruksikan terkait hal ini. Target kita, dalam tahun ini ratusan koperasi tak aktif itu sudah bisa dibubarkan," tutupnya.(*/ron)
Berita Terkait
-
Johny S Mundung: 12.000 Warga Dilaporkan Mulai Terserang ISPA…
-
Soal Polemik HGB STC, Agung Nugroho: Kami Tidak Pernah Menyampaikan Bapak Mendagri Memberikan Rekomendasi…
-
Agung Nugroho: SIEXPO 2026 Perkuat Ekosistem Industri Sawit dan Pariwisata Pekanbaru…
-
KPU dan PWI Pekanbaru Teken MoU Perkuat Sinergi Informasi dan Tangkal Hoaks Pemilu…
-
Karhutla di Air Hitam Padam Total, Ferdian: Hasil Sinergi Seluruh Personel di Lapangan…
-
Karhutla Terjadi di Air Hitam Pekanbaru, Manggala Agni Padamkan Api di Lahan Gambut…
Berita Terpopuler
-
Enam Mahasiswa Internasional Tampil Nyanyi Lagu Lancang Kuning di Acara Wisuda Unilak…
-
RDP Pansus DPRD Riau, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Hapus Green Policing Peninggalan Heryman…
-
Prodi Doktor Sains Manajemen UIR Raih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA…
-
Karhutla Riau Berulang, Okto: Kemunduran Kebijakan Perlindungan Gambut dan Pengabaian Korban…
-
Karhutla Meluas, Jikalahari Soroti Lemahnya Perlindungan Gambut di Riau…
-
Perkuat Ketahanan Pangan, IKA Faterna Unand Riau-Kepri Gagas Ranch Peternakan dengan Konsep Mix Farming di Riau dan Kepri…
-
Kemah Kerukunan dan Ekoteologi di Siak, Muliardi: Ikhtiar Bersama Untuk Merawat Kehidupan Beragama…
-
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik…
-
Defile Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Siak Hijau 2026 Diikuti 1.460 Peserta…