Kanal

Kapolda Riau Release Penangkapan Narkoba Jenis Liquid dan Musnahkan 20 Kg Shabu

Pekanbaru, Hariantimes.com - Kapolda Riau Irjen Pol Drs Agung Setya Imam Efendi SH SIK MSi menggelar Konferensi Pers Pengungkapan Narkoba Jenis Liquid dan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Jenis Shabu pada di halaman belakang Markas Komando Polda Riau Jalan Pattimura no 13 Kota Pekanbaru, Kamis (04/02/2021) pagi.

Dalam keterangannya kepada awak pers, Agung menjelaskan, pada Kamis (21/01/2021) sekira jam 20.30 WIB, Tim Opsnal Ditnarkoba Polda Riau mendapat informasi di Jalan Raya Pasir Putih Km 7 Desa Baru Kabupaten Kampar, Riau ada seorang laki-laki menyimpan Narkotika. Dari informasi tersebut, Katim Opsnal langsung melakukan survailance dan observasi.

Pada saat Team Opsnal melakukan pengintaian, kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku sekira jam 20.30 WIB. Dan mengamankan seorang laki-laki yang mengaku bernama JAC. Pada saat diinterogasi, JAC mengakui menyimpan Narkotika di rumahnya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah pelaku yang disaksikan oleh Ketua RW dan ditemukan barang bukti Narkotika. JAC mengaku mendapatkan narkoba dari RIS yang hingga kini masih DPO.

Selanjutnya Tim Opsnal melakukan pengembangan dan didapat informasi dari JAC, bahwa RIS merupakan orang suruhan dari MS. Selanjutnya tersangka JAC dan barang bukti dibawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam kejadian ini, barang bukti narkoba disita di depan Toko Serba 6000, Jalan Raya Pasir Putih Km 7 Desa Baru Kabupaten Kampar. Selanjutnya JAC juga menunjukkan barang bukti di rumahnya di Jalan Pasir Putih Km 7 Desa Baru Kabupaten Kampar. 

Dari kasus ini, diamankan tersangka JAC (38) dan tersangka MS (40). Dari kasus mereka berdua, disita barang bukti berupa lima puluh botol Narkoba cair merk Ferrari yang disimpan didalam kotak bola lampu, lima gram narkotika jenis shabu, satu bungkus ukuran kecil berisikan serbuk berwarna orange Narkoba jenis ekstasi, satu bungkus ukuran kecil narkoba serbuk berwarna hijau jenis ekstasi. 

Dalam kesempatan Konferensi Pers yang sama, juga dilakukan pemusnahan barang bukti dari empat kasus tindak pidana Narkoba dengan delapan tersangka serta barang bukti shabu puluhan kilogram shabu.  

Dalam kesempatan ini, Kapolda menegaskan, peredaran narkoba di Riau menjadi PR bagi Polri untuk pengungkapan kedepannya. Narkoba jenis Liquid ini dikendalikan oleh saudara MS yang merupakan napi kasus narkoba di pariaman. 

“Dia pernah kita tangkap tahun 2018 di Polsek Rumbai dengan hukuman delapan tahun penjara di Rutan Pariaman. Dari hasil pemeriksaan MS di pindahkan ke Pariaman dengan tujuan agar dapat mengelola pengedaran narkobara di Riau dan Sumatra Barat khususnya di Padang. Bagaimana sampai MS bisa minta pindah maka Pihak lapas yang bisa menjelaskan” papar Kapolda.(*)

Berita Terkait

Berita Terpopuler