Kanal

Kakanwil Kemenag Riau Ajak Seluruh ASN Terus Perkuat Sinergi dan Jaga Kekompakan

Meranti, Hariantimes.com -:Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadikan kepentingan lembaga sebagai orientasi utama dalam bekerja, bukan semata-mata kepada pimpinan. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Muliardi saat menjadi pembina apel di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin, (13/97/2026) 

Dalam amanatnya, Muliardi mengingatkan, kepemimpinan dalam sebuah organisasi dapat berganti, namun lembaga akan terus berjalan. Oleh karena itu, setiap ASN dituntut untuk memberikan dedikasi terbaik demi kemajuan Kementerian Agama dan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.

“Jangan bekerja untuk pimpinan. Tetapi bekerjalah untuk lembaga. Pimpinan bisa berganti, namun lembaga tetap ada. Karena itu, dedikasikan setiap pekerjaan untuk kemajuan Kementerian Agama dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Muliardi.

Menurutnya, ASN yang bekerja dengan semangat pengabdian kepada lembaga akan mampu menjaga profesionalisme, memperkuat loyalitas terhadap organisasi, serta memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan berbagai program dan kebijakan Kementerian Agama.

Muliardi juga mengajak seluruh ASN untuk terus memperkuat sinergi dan menjaga kekompakan di lingkungan kerja. Ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang sehat, saling mendukung, serta mengedepankan kolaborasi agar seluruh program Kementerian Agama dapat terlaksana secara optimal dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

"Keberhasilan sebuah organisasi tidak ditentukan oleh individu semata, tetapi oleh kekompakan seluruh unsur di dalamnya. Karena itu, mari kita bangun sinergi yang kuat, saling mendukung, dan bekerja dengan semangat melayani," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Muliardi turut mengingatkan seluruh ASN agar mengimplementasikan Lima Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama, yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan.

Menurutnya, kelima nilai tersebut merupakan fondasi dalam membangun birokrasi yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.

"Lima Nilai Budaya Kerja tidak cukup hanya dipahami atau dihafalkan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, serta pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan mengamalkan nilai-nilai tersebut, saya yakin Kementerian Agama akan semakin dipercaya masyarakat dan mampu memberikan pelayanan yang semakin baik," pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Berita Terpopuler