?Pekanbaru, Hariantimes.com - Atraksi tambua dan silat gelombang turut menyemarakkan perayaan milad perak atau ke-25 Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA) Provinsi Riau yang berlangsung di Pelataran Parkir Mall Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Minggu (19/04/2026).
Acara yang mengusung tema "Basamo Mangko Ka Jadi" ini dihadiri Bupati Agam HM Beni Warlis MM, Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar ST MArs, Sekretaris Umum Ikatan Keluarga Minang Riau Marjoni Hendri, Ketua Umum IKLA Riau HM Hanafi, tokoh-tokoh sesepuh IKLA Risu dan pengurus IKLA dari kabupaten/kota se Provinsi Riau.
Ketua Panitia Milad ke-25 IKLA Provinsi Riau Inlaswardi Tanjung dalam laporannya menyampaikan, acara milad ke-25 atau Milad Perak IKLA Riau ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi pasca-lebaran bagi seluruh warga perantauan asal Luhak Agam yang ada di Provinsi Riau.
Perayaan Milad ke-25 ini, sebut Inlaswardi, sejatinya direncanakan akan dirayakan pada 25 Februari 2026. Namun, rencana tersebut harus dijadwal ulang sebagai bentuk empati terhadap musibah yang melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
?"Allah berkehendak lain. Terjadinya bencana di Agam dan Sumatera Barat pada umumnya, beedasarkan masukkan dan kesepakatan diputuskan untuk menunda perayaan ini," ujar Inlaswardi
?Selama masa penundaan tersebut, ungkap Ketua Persatuan Matur Saiyo Provinsi Riau ini, fokus organisasi dialihkan untuk kegiatan sosial berupa penggalangan donasi yang kemudian disalurkan langsung kepada para korban bencana di Agam.
"Kita mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para donatur yang telah mendukung terselenggaranya acara ini," ucap Inlaswardi sembari mengatakan, semangat "Milad Perak" ini diharapkan menjadi momentum bagi IKLA Riau untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, baik di perantauan maupun di kampung halaman.
?Sejarah dan Momentum 25 Tahun
?Ketua Umum IKLA Provinsi Riau HM Hanafi dalam sambutannya memaparkan kilas balik organisasi yang telah berdiri sejak tahun 2000. Meski secara administratif dilantik pada 21 Januari 2001, IKLA kini telah melewati usia perak, yakni 25 tahun.
?"Seharusnya perayaan ulang tahun dilakukan tepat pada 21 Januari 2026. Karena suasana di kampung halaman (Agam) sedang berduka, kami pengurus sepakat untuk menundanya hingga hari ini," ujar Hanafi yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Agam ini.
Terkait aset organisasi. sebut Hanafi, IKLA Riau telah menerima hibah tanah di daerah Pandau dari dr Zulmeta SpOG. Lahan ini rencananya diperuntukkan bagi pembangunan Rumah Gadang IKLA.
?Pembangunan gedung ini diharapkan menjadi pusat kegiatan sosial dan kebudayaan bagi warga perantau Agam di Riau.
"Selama ini, IKLA dikenal sangat aktif dalam aksi sosial, terutama dalam menyalurkan donasi langsung kepada korban bencana di Kabupaten Agam," katanya berharap kepada pemerintah daerah agar terus meningkatkan sektor pertanian dan pariwisata di Kabupaten Agam.
?"Kami di rantau, saat pulang kampung tentu tujuannya adalah berwisata. Dengan pariwisata yang maju, para perantau akan lebih sering pulang, tidak hanya saat hari raya, untuk menyegarkan pikiran sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga," pungkasnya.(*)
Penulis: Zulmiron