Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Sabtu, 21 Agustus 2019
 
Geliatkan Budidaya Pisang
Talontam Benai Jadi Sentra Pisang
Rabu, 10 Oktober 2018 - 08:27:26 WIB
Buka Selubung Peresmian Kerjasama dan Penanaman Bibi Pisang di Desa Talontam Benai

Benai, HarianTimes.Com -  Masyarakat Desa Talontam, Kecamatan Benai mengembangkan budi daya pisang batu seluas 2 hektare. Pengembangan budidaya pisang batu yang merupakan percontohan ini merupakan kerjasama antara PT. RAPP dan pengusaha pisang kipas Pekanbaru.

Sebagai wujud bukti nyata atas kerjasama tersebut, Selasa (9/10) di Desa Talontam Benai, dilakukan penandatanganan kerjasama antara Kepala Desa Talontam, R. Helpi Alfonso dengan pihak pengelola pisang kipas jalan Kuantan Pekanbaru yang disaksikan langsung Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si, Direktur LPPM UR Prof. DR. Harlen, MM dan Direktur CSR PT. RAPP Marzum Hamid di Desa Talontam Benai.

Sebagai informasi, kerjasama pengembangan budidaya pisang ini, merupakan tindak lanjut kerjasama antara Pemkab Kuansing dan Univeritas Riau (UR) pada awal tahun 2017 lalu yang diwujutkan melalui seminar dan lokakarya pemanfaatan sungai dan bantaran sungai yang dilaksanakan pada 2 November 2017 di Pekanbaru.

Direktur LPPM UR Prof. DR. Harlen mengemukakan LPPM UR telah menetapkan dua desa di Kabupaten Kuansing untuk dijadikan sentra penanaman pisang. Yaitu Desa Talontam, Benai dan Desa Kinali Kecamatan Kuantan Mudik. Tujuan dari kerjasama yang bermuara kepada kegiatan penanaman pisang di Desa Talontam Benai ini adalah meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan lahan kosong yang ada di bantaran sungai Kuantan.

"Ada banyak program dan kegiatan yang dirancang LPPM UR untuk pengembangan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan sungai dan bantaran sungai Kuantan. Salahsatunya adalah penanaman pisang batu ini," terang Harlen. 

Kepala Desa Talontam R. Helpi Alfonso menjelaskan, untuk penanaman pisang batu ini pihaknya menyediakan lahan seluas 2 hektare terdiri dari dua bidang lahan dengan  luas masing-masing lahan 1 hekatare. "Jumlah tegakan batang pisang setiap hektare nya ada 350 batang. Jadi yang akan kita tanam nantinya ada 700 batang pohon pisang," ujar Helpi.

Dirinya mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Kuansing dan LPPM UR yang telah memfasilitasi kerjasama ini. Begitu juga ucapan yang sama kepada PT RAPP yang telah memfasilitasi bibit pisang melalui program CSR sehingga dengan pengembangan budi daya pisang ini kedepannya desa mereka bisa menjadi icon pengehasil pisang di Kabupaten Kuansing.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pengusaha pisang kipas Pekanbaru, karena begitu pisang ini panen nantinya langsung diambil oleh mereka. Artinya pangsa pasarnya sudah jelas," tutur Helpi.

Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si berharap penanaman pohon pisang percontohan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang terkait terutama para petani yang tergabung dalam kelompok tani. Selanjutnya Pemkab Kuansing melalui Dinas Pertanian akan menjadikan kegiatan ini sebagai kebijakan yang bersifat strategis dan holistik dengan melibatkan semua unsur pemerintahan mulai dari tingkat desa, kecamatan dan dinas instansi terkait lainnya di Kabupaten Kuansing.

Kemudian atas nama Pemkab Kuansing dirinya juga menghaturkan terima kasih kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Riau dalam upaya meningkatkan peran pemerintah desa dalam mendukung perekonomian masyarakat desa. Hal yang sama juga ditujukannya kepada managemen PT. RAPP yang dengan program nyata telah memberikan dukungan melalui program CSR terhadap kegiatan ini.

Begitu juga terhadap pengusaha pisang kipas Pekanbaru dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih telah menampung seluruh produksi pisang petani. "Tidak lupa juga kami sampaikan terima kasih kepada LPPM UR sebagai promotor kegiatan ini sehingga dapat terselenggara dengan baik untuk peningkatan ekonomi masyarakat," tutur bupati Mursini.  

Sementara itu Direktur CSR PT RAPP Marzem Hamid mengatakan, PT RAPP melalui program CSR selalu siap membantu masyarakat dalam usaha upaya peningkatan ekonomi masyarakat. Bahkan pihaknya mengusulkan agar setiap desa mempuyai produk unggulan masing-masing. "Untuk mencapai semuanya tidak susah asalkan seluruh program yang ada tersebut disinergikan oleh seluruh pemangku kepentingan," kata Marzum.(hrp)



 
Berita Lainnya :
  • Talontam Benai Jadi Sentra Pisang
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pasangan Calon Bupati dan Wabup Kuansing, Halim - Komperensi Dideklarasikan
    02 Zulmansyah Bawa Rombongan Kunjungi Tiga Media Besar di Ho Chi Minh
    03 Kabut Asap Masih Tebal, Sekolah Kembali Diliburkan
    04 Pemuda Pengangguran Meringkuk di Jeruji Besi Polsek Tenayan Raya
    05 2020, PMBRW Simpang Tiga Fokus Budidaya Lele, Menjahit dan Pelatihan Perhotelan
    06
    07 Kuansing Raih Penghargaan Terbaik Ketiga Se Riau
    08 FAM Kuansing Bagikan Ribuan Masker Gratis
    09 Tim Kesehatan Mekar Sejati Berikan Masker Air dan Pengobatan Gratis Kepada Masyarakat
    10 Ketua PWI Bawa Peserta Studi Jurnalistik Silaturahmi ke Kantor VJA di Ho Chi Minh City
    11 AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat, Kapolres Meranti Kelima
    12 Panitia akan Hadirkan Juara I MTQ Antar Bangsa di Teheran
    13 Wawan: Tidak Korupsi dan Tidak Bermain Proyek
    14 Razia Lanjutan, Satpol PP Cokok Waria Sedang Cari Mangsa
    15 Ibu Negara Sosialisasikan Bahaya Narkoba Kepada Pelajar Lewat Kuis Berhadiah
    16 Satpol PP Amankan Pasangan Mesum
    17 Presiden Minta Tindak Tegas Pelaku Karhutla Dijalur Hukum
    18 Presiden Jokowi Tegaskan Pentingnya Pencegahan Karhutla
    19 Kapolri dan Panglima TNI Ikuti Sholat Istisqa' Minta Hujan Bersama Presiden Joko Widodo
    20 Agus : Alhamdulillah Pelayanan Puskesmas Memuaskan
    21 Pemkab Siak Kembali Laksansakan Shalat Istisqo'
    22 IM3 Ooredoo Digitalent Asah Kreatifitas Digital Siswa
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public