Pekanbaru, Hariantimes.com - Mengoptimalkan peran organisasi profesi dalam mendukung pembangunan daerah, Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Bengkalis mengunjungi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Riau, Kamis (04/10/2018).
Kunjungan ini diterima langsung oleh kepala perwakilan BI Provinsi Riau Siti Astiyah didampingi Kepala Divisi Irwan mulawarman Kepala divisi Pengembangan Ekonomi dan jajarannya.
Sedangkan Ketua ISEI Cabang bengkalis Rinto dalam kunjungan tersebut juga didampingi Kabid Ekonomi Bapeda yang juga wakil ketua ISEI M. Firdaus, Sekretaris ISEI yang juga kasubbag program Bapenda Boyke Lefino, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa setda Tarmizi, Ediyanto Kasubbag Ekonomi Bagian Ekonomi Setda dan juga Wakil Ketua II STIE Syariah Bengkalis Muhammad Elsa Tomisa serta beberapa pengurus ISEI lainnya.
"Ada beberapa hal yang kita diskusi dan menjadi masukan berharga bagi ISEI dalam penguatan program 2019 serta masukan bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk mengakselerasi pembangunan ekonomi ke depan," ujar Ketua ISEI Bengkalis Rinto.
Dikatakannya ada empat poin yang dibahas diantaranya Optimalisasi Tim Pengendali inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bengkalis. TPID merupakan bagian dari agenda dan program yang digagas oleh Bank Indonesia yang menuntut peran besar dari daerah untuk mengendalikan inflasi melalui peningkatan nilai tambah produk Industri Kecil dan Menengah, Koperasi dan Produk-produk unggulan daerah seperti sektor pertanian, perikanan, perkebunan, kerajinan dan sektor UMKM lainnya.
"BI menyarankan dua hal utama yg harus dilakukan oleh Pemkab Bengkalks untuk mengoptimalkan TPID di daerah, yakni penguatan Kelembagaan dan Penyiapan Neraca Pangan atau pemetaan potensi industri kecil dan UMKM. Untuk dua hal ini tentunya akan ditindaklanjuti di bagian ekonomi setda selaku leading sector yg menangani TPID," kata Rinto.
Dijelaskannya lagi, pelaksanaan Forum Pembangunan Ekonomi Daerah oleh Bappeda, merupakan wadah untuk mensinergikan program pembangunan ekonomi di daerah yang bersifat multisektor sehingga akan ada saling menguatkan satu sama lain.
"Agenda ini akan mulai optimal tahun 2019 mendatang dan Bank Indonesia telah bersedia mendukung pelaksanannya di Kabupaten Bengkalis," ungkap Rinto
Rencana lainnya Pendirian Bank Mini di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Bengkalis. Ini merupakan upaya untuk memperkuat proses pembelajaran bagi mahasiswa dalam pengelolaan dan manajemen perbankan yang berkonsep syariah sehingga dapat menjadi model pembelajaran praktis yang sangat baik.
"BI juga menyarankan untuk mendiskusikan secara detail dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menangani hal tersebut, dan akan mendukung STIE Syariah melalui Program BI mengajar," ungkap Rinto.
Ditambahkan Rinto, tentang permodalan bagi usaha masyarakat. Dalam hal ini BI secara kontiniu melakukan pembinaan pada usaha-usaha masyarakat yang dinilai memiliki potensi perkembangan ke depan dan kabupaten bengkalis menjadi bagian yang masuk dalam program tersebut.(rdo)
Berita Terkait
-
Kemenkum Riau Dampingi Potensi IG Durian Tembaga Bengkalis…
-
Kemenkum Riau Koordinasikan Tindak Lanjut Pembentukan Tata Kelola Sentra KI di Bengkalis…
-
Awal Dzulhijjah Memenuhi Kriteria Imkanur Rukyat, Hilal di Bengkalis Tertutup Awan…
-
Tanam Jagung Serentak Kuartal IV di Bengkalis, Irjen Pol Herry Heryawan: Ada 346,56 Hektare yang Ditanami…
-
Jon Erizal dan UAS Resmikan Mushalla dan Rumah Tahfiz Qur’an Yayasan Al Awwal Bengkalis…
-
Lantik Dewan Hakim dan Panitera MTQ ke-43 Riau, M Job Kurniawan: Garda Terdepan dalam Menjaga Marwah dan Kualitas Musabaqah…
Berita Terpopuler
-
Perambah Mangrove Ditangkap, Bupati Rohil: Harus Jadi Efek Jera…
-
Ingatkan Calon Komisioner KI Riau Bekerja Penuh Waktu, Zufra Irwan: Jangan Ada Kerja Sambilan…
-
Zufra Irwan: Harus Bersih, Tanpa Diwarnai Jatah Fraksi atau Partai Politik…
-
Kemenkum Riau Dorong Penyesuaian Regulasi Desa…
-
Kemenkum Riau Sinergikan Layanan Hukum Desa…
-
PHR Hadirkan Senyum dan Ruang Tumbuh Bagi Generasi Muda Riau…
-
Kemenkum Riau Ikuti Kick Off Kolaborasi Lintas Kementerian…
-
Kemenkum Riau Terima Kunker Reses Komisi XIII DPR RI…
-
Cegah Kekerasan di Pendidikan Keagamaan, Muliardi: Manfaatkan Aplikasi AMAN…