Kanal

Usai Purna Tugas, ABPEDNAS Dorong BPD Tetap Berkarya

Purwakarta, Hariantimes.com - Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPC ABPEDNAS) Kabupaten Purwakarta menggelar acara perpisahan bagi Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Purwakarta periode 2019-2027.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh keharuan ini sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian para anggota BPD selama delapan tahun.

Acara tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purwakarta, Bupati Purwakarta Saiful Bahri Binzein, Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta Apsari Dewi, unsur TNI-Polri, Ketua Umum Srikandi Jaga Desa Ella Nurlaela, Wakil Ketua Umum DPP ABPEDNAS Yudi Purnomo, Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Barat Firman, Ketua DPC ABPEDNAS Purwakarta Robi, Ketua Umum Asosiasi MP APDESI Anwar Sadat, para kepala desa, perangkat desa, serta anggota BPD se Kabupaten Purwakarta.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir Indra Utama MPwk IPU menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota BPD yang telah menjalankan tugas dan pengabdian selama delapan tahun.

"Ini bukan waktu yang sebentar. Bapak dan Ibu telah menjadi garda terdepan dalam mengawal aspirasi masyarakat, mengawasi jalannya pemerintahan desa, serta memastikan dana desa benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat. Pengabdian itu adalah catatan sejarah sekaligus ibadah. Nama Bapak dan Ibu akan selalu dikenang sebagai pejuang desa," ujar Indra Utama juga menyampaikan terima kasih kepada DPC ABPEDNAS Purwakarta, Kejaksaan Negeri Purwakarta, serta seluruh pihak yang telah menginisiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, acara perpisahan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan organisasi kepada para anggota BPD yang telah menuntaskan masa baktinya.

"Ini bukan sekadar acara perpisahan. Ini adalah bentuk penghargaan organisasi kepada para purna bakti. Bukti bahwa kerja keras dan dedikasi Bapak-Ibu selama ini dihargai," tegasnya.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS juga berharap para anggota BPD yang telah purna tugas tetap berkontribusi dalam pembangunan desa.

"Perpisahan bukan berarti selesai berkarya. Pengalaman delapan tahun adalah aset berharga bagi desa. Teruslah memberikan masukkan, pendampingan, dan pengawasan. Jadilah dewan penasehat desa di wilayah masing-masing," pesannya.

Sementara kepada anggota BPD yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan, ia berpesan agar menjadikan para senior sebagai teladan dalam menjaga integritas, dedikasi, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, DPP ABPEDNAS juga memaparkan sejumlah program pemberdayaan desa dan peningkatan kesejahteraan anggota BPD, di antaranya Jaga Dapur MBG, Jaga Indonesia Pintar, Jaga Air dan Jaga Pangan.

Salah satu program unggulan, Jaga Pangan, diwujudkan melalui pengembangan usaha kandang ayam petelur dan budidaya bioflok yang dikelola anggota BPD.

Menurut Indra Utama, program tersebut telah berjalan di sejumlah wilayah di Jawa Barat.

"Di Kabupaten Bogor sudah beroperasi delapan titik kandang ayam yang dikelola anggota BPD. Minggu lalu saya mengunjungi tiga desa di Kecamatan Klapanunggal. Kami menyebutnya 'Ayam Petelur Bahagia'. Alhamdulillah sudah satu bulan berjalan dan rutin menghasilkan telur. Hasilnya dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga sekaligus dijual sehingga dapat menambah pendapatan anggota BPD," jelasnya.

Indra Utama menegaskan, program tersebut bertujuan agar anggota BPD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga memiliki kemandirian ekonomi.

"Tujuannya jelas, agar BPD tidak hanya mengawasi, tetapi juga ikut sejahtera dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa tidak hanya maju secara administrasi, tetapi juga berkembang secara ekonomi," katanya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi pasca kunjungan Gubernur Jawa Barat ke Kantor ABPEDNAS Centre pada 9 Juli 2026 bersama Ketua Dewan Pengawas DPP ABPEDNAS Prof Reda Mantovani.

Menutup sambutannya, Ketua Umum DPP ABPEDNAS mengajak seluruh anggota BPD untuk terus menjaga persatuan dan semangat membangun desa.

"Jaga kekompakkan, jaga marwah BPD, dan jaga desa kita. Kepada para purna bakti, selamat memasuki babak baru pengabdian. Tetaplah menjaga desa dan menjaga Indonesia, meski tanpa atribut jabatan, namun dengan hati yang lebih luas. Hatur nuhun. Semoga pengabdian Bapak dan Ibu menjadi amal jariyah," pungkasnya.

DPP ABPEDNAS merupakan organisasi yang mewadahi anggota Badan Permusyawaratan Desa di seluruh Indonesia.

Organisasi ini berkomitmen memperkuat peran, fungsi, serta meningkatkan kesejahteraan anggota BPD guna mewujudkan desa yang mandiri, maju dan berdaulat. Saat ini DPP ABPEDNAS dipimpin oleh Ketua Dewan Pengawas Prof. Reda Mantovani, Ketua Umum Ir Indra Utama MPwk IPU, serta Sekretaris Jenderal Aditya Yusma Perdana.(*)

Berita Terkait

Berita Terpopuler