Kanal

Wujudkan Ekoteologi dan Ketahanan Pangan, MAN Insan Cendekia Siak Panen Raya Melati Kepang

Pekanbaru, Hariantimes.com - MAN Insan Cendekia Siak melaksanakan kegiatan Panen Raya Melati Kepang (Menanam Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan), Sabtu (6/2/2026) di lingkungan madrasah. 

Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Madrasah beserta seluruh civitas akademika sebagai bentuk dukungan terhadap program strategis Kementerian Agama Republik Indonesia.

Panen raya ini menjadi implementasi nyata program ekoteologi Kementerian Agama, yang menekankan pentingnya harmonisasi antara nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program ketahanan pangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dijalankan melalui Pemerintah Kabupaten Siak.

Kepala MAN Insan Cendekia Siak, Cholid, menyampaikan bahwa program Melati Kepang merupakan langkah strategis madrasah dalam memanfaatkan lahan tidur agar lebih produktif dan berkelanjutan.

“Program Melati Kepang ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung ekoteologi Kementerian Agama, sekaligus berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan. Kami ingin menanamkan kepada seluruh warga madrasah bahwa menjaga lingkungan dan mengelola sumber daya alam adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab bersama,” ujar Cholid.

Cholid juga mengatakan sebagai wujud edukasi pemanfaatan lahan tersebut langsung dikelola civitas akademika MAN Insan Cendekia Siak. Mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen, seluruhnya melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual

“Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi peserta didik untuk menumbuhkan kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat semangat gotong royong”.

Terakhir Cholid berharap program seperti ini dapat di laksanakan oleh madrasah lainnya di Provinsi Riau.

“Melalui Panen Raya Melati Kepang, MAN Insan Cendekia Siak berharap dapat menjadi role model madrasah yang aktif mendukung program pemerintah atau berdampak bagi lingkungan sejalan dengan asta protas Kementerian Agama, sekaligus mampu mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan dalam praktik kehidupan sehari-hari”.

Rangkaian kegiatan diawali dengan panen perdana tanaman cabai oleh Kepala MAN Insan Cendekia Siak dan civitas akademika pada sayuran hidroponik lainnya seperti selada, pakcoy, tomat, terong, dan timun yang telah memasuki masa panen untuk beberapa kali.(*)

Berita Terkait

Berita Terpopuler