Kanal

Wamenkes Tekankan Inovasi dan Riset Kesehatan

Pekanbaru, Hariantimes.com – Program Pascasarjana Universitas Riau (Unri) menggelar kuliah perdana bagi mahasiswa baru Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Student Center Universitas Riau, Selasa (04/08/2026). 
Kegiatan ini menghadirkan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr Benjamin Paulus Octavianus SpP FISR yang memaparkan arah transformasi sistem kesehatan nasional melalui inovasi, riset, dan kolaborasi perguruan tinggi.

Kuliah perdana mengangkat tema "Transformasi Sistem Kesehatan Indonesia Melalui Inovasi, Riset dan Kolaborasi Perguruan Tinggi" dengan moderator Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Riau, Dr dr TB Odih Rhomdani Wahid SpBA SubspDig(K) MKM FISQua.

Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Haryanto, Rektor Universitas Riau Prof Dr Sri Indarti SE MSi Ketua Senat, para Wakil Rektor, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI), Direktur Program Pascasarjana beserta jajaran, para dekan dan wakil dekan, Direktur Rumah Sakit Pendidikan, kepala biro, kepala lembaga, kepala unit, serta sivitas akademika Universitas Riau.

Ketua Panitia, Dr Novita Rany SKM MKes mengatakan, kuliah perdana ini dirancang untuk memberikan wawasan strategis kepada mahasiswa baru mengenai arah kebijakan pembangunan kesehatan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan sektor kesehatan.

Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana Universitas Riau sekaligus Koordinator Penerimaan Mahasiswa Baru Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Prof Dr dr Dedi Afandi DFM SpFM SubspEM MM MARS MH, turut menyampaikan laporan pelaksanaan penerimaan mahasiswa baru Program Pascasarjana.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Riau Prof Dr Sri Indarti SE MSi secara resmi membuka kuliah perdana mahasiswa baru Pascasarjana. Dan mengapresiasi kehadiran Wakil Menteri Kesehatan yang dinilai memberikan perspektif penting mengenai transformasi sistem kesehatan nasional sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan kesehatan.

Pada kesempatan itu, Wamenkes dr Benjamin Paulus Octavianus menjelaskan, transformasi sistem kesehatan memerlukan dukungan inovasi, penguatan riset, serta kolaborasi yang erat antara pemerintah, perguruan tinggi, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, menghasilkan riset yang aplikatif, serta melahirkan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan kesehatan di masa depan.

Melalui kuliah perdana ini, mahasiswa baru Program Pascasarjana Universitas Riau diharapkan tidak hanya memahami arah kebijakan kesehatan nasional, tetapi juga terdorong untuk berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung transformasi sistem kesehatan Indonesia.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi penyerahan mahasiswa baru Program Pascasarjana Universitas Riau kepada Direktur Program Pascasarjana dan para dekan di lingkungan Universitas Riau sebagai simbol dimulainya proses pendidikan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.(snf)

Berita Terkait

Berita Terpopuler