Batam, Hariantimes.com - Jemaah haji Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 18 telah kembali ke Tanah Air pada Sabtu (20/06/2026) pukul 13.35 WIB.
Jumlah jemaah dan petugas yang tiba bersama Kloter BTH 18 sebanyak 265 orang, terdiri dari 261 jemaah haji, 1 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 3 petugas kloter.
"Alhamdulillah, jemaah haji Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 18 telah tiba dengan selamat di Tanah Air. Kepulangan ini menjadi bagian dari proses pemulangan jemaah haji Riau pasca pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi," ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon menjelaskan, terdapat satu jemaah mutasi keluar dari Kloter BTH 18 dan kembali ke kloter asalnya, yaitu Abdul Hamid, jemaah asal Kabupaten Indragiri Hilir yang bergabung ke Kloter BTH 07.
Selain itu, Defizon turut menyampaikan duka cita atas wafatnya salah seorang jemaah haji asal Provinsi Riau di Arab Saudi, yaitu Zul Kanedi, jemaah asal Kota Pekanbaru.
"Kami atas nama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. Semoga almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ungkap Defizon menjelaskan bahwa masih terdapat jemaah yang menjalani program tanazul akhir dan sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit di Arab Saudi, yakni Rusli Ahmad Akram, jemaah asal Pekanbaru dengan nomor porsi 400101745, yang saat ini dirawat di Saudi German Hospital (SGH). Sementara itu, Reni Purnama dengan nomor porsi 400101746 tetap mendampingi selama proses perawatan berlangsung.
"Kami terus berkoordinasi dengan petugas kesehatan, petugas haji, serta pihak terkait di Arab Saudi untuk memastikan kondisi jemaah yang masih dirawat mendapatkan pelayanan dan pendampingan yang optimal," jelas Defizon.
Pada kesempatan tersebut, Defizon juga menyampaikan bahwa terdapat seorang jemaah asal Provinsi Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 04 yang tidak kembali bersama rombongan karena langsung kembali ke tempat kerjanya di Dubai setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji.
Defizon menambahkan, hingga saat ini masih terdapat 6 jemaah haji Provinsi Riau yang berada di Arab Saudi dan akan kembali ke Indonesia sesuai jadwal pemulangan masing-masing. Dari jumlah tersebut, 1 jemaah sedang menjalani perawatan di Madinah, yaitu Rusli Ahmad Akram (eks Kloter BTH 18) dan 1 orang pendamping, Reni Purnama (eks Kloter BTH 18), yang akan mengikuti proses tanazul akhir.
Selain itu, masih terdapat 1 jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 20, 2 jemaah pada Kloter BTH 21, serta 1 jemaah pada Kloter BTH 25 yang dijadwalkan kembali ke Tanah Air sesuai jadwal penerbangan kloter masing-masing.
"Bagi jemaah yang masih berada di Arab Saudi, baik yang menjalani perawatan maupun yang mengikuti jadwal pemulangan kloter berikutnya, terus kami pantau dan koordinasikan agar seluruh proses berjalan lancar hingga mereka kembali ke daerah asal dengan selamat," kata Defizon.
Berdasarkan data hingga 20 Juni 2026, jumlah jemaah haji Provinsi Riau yang telah kembali ke Tanah Air mencapai 4.681 orang, terdiri dari 4.612 jemaah haji, 22 Petugas Haji Daerah (PHD), 5 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 43 petugas kloter.(*)