Padang, Hariantimes.com - Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Barat bersama JNE meluncurkan Program Pemberdayaan UMKM Duafa, Senin (15/06/2026).
Program ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat duafa melalui bantuan sarana usaha, modal usaha, serta pendampingan yang berkelanjutan.
Kepala Cabang IZI Sumatera Barat Abdul Ghofur menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara JNE dan IZI dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
"Jazakumullah Khairan Katsir, terima kasih banyak kepada JNE yang sudah menjadi donatur dalam program pemberdayaan UMKM duafa. Semoga pimpinan beserta seluruh jajaran diberikan umur yang berkah. Harapannya dari kami, sarana dan modal usaha yang sudah diberikan hendaknya berdampak pada aspek finansial para penerima manfaat. Ke depannya, selain launching, insya Allah akan ada pembinaan tentang ekonomi dan branding yang sudah difasilitasi. Kami berharap juga spiritual para penerima manfaat tetap terjaga. Semoga kolaborasi antara IZI dan JNE terus berlanjut dan para penerima manfaat mendapatkan pendampingan dari kami," ujar Ghofur.
Pada tahap awal ini, terang Ghofur, program pemberdayaan diberikan kepada 7 penerima manfaat yang merupakan pelaku usaha mikro dari berbagai sektor usaha. Mereka menerima dukungan berupa sarana usaha dan modal usaha yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi, memperluas peluang usaha, serta menambah pendapatan keluarga.
Program pemberdayaan ini, sambung Ghofur, tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan usaha, tetapi juga akan dilengkapi dengan pembinaan ekonomi, penguatan branding usaha, dan pembinaan spiritual bagi para penerima manfaat.
"Diharapkan melalui program ini, para pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas usaha mereka sehingga mampu mencapai kemandirian ekonomi dan kesejahteraan yang lebih baik," harapnya
Pimpinan JNE Sumatera Barat, Ahmad Junedi menyampaikan harapannya agar program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para pelaku UMKM.
"Terima kasih kepada tim IZI serta para penerima manfaat program ini. Semoga kita selalu saling support dan dapat terus berkolaborasi bersama dalam program-program kebaikan lainnya. Kami berharap teman-teman UMKM terus bertumbuh dan berkembang sehingga usaha yang dijalankan semakin maju. Semoga kita semua senantiasa diberikan keberkahan dalam setiap langkah dan usaha yang dijalankan,":katanya.
Oenerima manfaat program, Rika Andriani mengaku bantuan yang diterimanya menjadi tambahan semangat untuk mengembangkan usaha yang dijalankan.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapatkan bantuan usaha dari JNE dan IZI Sumatera Barat. Bantuan ini sangat berarti untuk mengembangkan usaha saya. Semoga Allah membalas kebaikan para donatur dan seluruh pihak yang telah membantu kami," ucap Rika.
Hal serupa disampaikan oleh Mulfaroza dan berharap program pemberdayaan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
"Terima kasih kepada JNE dan IZI Sumatera Barat atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berusaha dan mengembangkan usaha yang sedang dijalankan. Semoga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program seperti ini," katanya.
Melalui program pemberdayaan UMKM duafa yang menyasar 7 penerima manfaat ini, JNE dan IZI Sumatera Barat berharap dapat menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan, membantu pelaku usaha kecil meningkatkan pendapatan, serta mendorong lahirnya UMKM yang tangguh, mandiri dan berdaya saing.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga filantropi dapat menghadirkan solusi nyata dalam mengurangi kesenjangan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)