Pekanbaru, Hariantimes.com - Dalam rangka memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau bersama Kelompok Kerja Majelis Taklim (KKMT) Riau menggelar Festival Shalawat.
Kegiatan dengan tema “Membumikan Shalawat, Merajut Jagat: Pesan Ekoteologi dalam Peristiwa Isra Mi'raj” yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Riau, Sabtu (17/01/2026) ini diikuti 41 grup shalawat dari berbagai daerah di Provinsi Riau. Tidak hanya dari Pekanbaru, namun juga dari Rokan Hulu, Siak, Kampar, dan Pelalawan.
Festival ini menjadi wujud nyata sinergi majelis taklim dalam menghidupkan syiar Islam sekaligus memperkuat pembinaan umat.
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Riau H Muliardi diwakili Kabid Penaiszawa H Mas Jekki Amri yang membuka kegiatan tersebut dalam sambutannya menegaskan, shalawat bukan hanya lantunan suara indah semata, melainkan energi spiritual yang dapat menghidupkan kesadaran sosial, kemanusiaan, dan kepedulian ekologis.
Menurutnya, tema festival selaras dengan arah kebijakan Kementerian Agama melalui Asta Protas Kemenag, khususnya penguatan nilai-nilai spiritual yang berdampak pada kehidupan nyata.
“Peristiwa Isra Mi'raj bukan sekadar perjalanan spiritual Rasulullah SAW, tetapi mengandung pesan mendalam tentang hubungan harmonis antara langit dan bumi, antara Tuhan, manusia, dan alam semesta. Alam bukanlah objek eksploitasi semata, namun amanah ilahi yang wajib dijaga,” tegasnya juga menambahkan, membumikan shalawat berarti membumikan akhlak Rasulullah, menghadirkan teladan dalam menjaga keseimbangan alam, mencintai makhluk hidup, serta menjauhkan diri dari perusakan bumi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Hj Kamalia dalam laporannya menyampaikan, Festival Shalawat ini digelar sebagai sarana dakwah sekaligus penguatan budaya shalawat di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum peringatan Isra Mi'raj dan menyambut bulan suci Ramadhan. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang kebersamaan majelis taklim lintas daerah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat persatuan umat.
Melalui festival ini, shalawat yang dilantunkan diharapkan menjadi doa bagi keselamatan dunia, memperkuat nilai rahmatan lil ‘alamin, sekaligus mempererat persatuan umat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan turut dimeriahkan oleh stand bazar UMKM yang tergabung dalam MT Perwira, serta partisipasi sponsor melalui tenda layanan dan promosi. Panitia juga menyediakan penghargaan bagi para pemenang berupa uang tunai, sertifikat, dan piala untuk Juara 1, 2, 3 serta Juara Harapan 1, 2 dan 3 dengan total hadiah uang tunai sebesar 6,3 juta.
Adapun sponsor kegiatan antara lain BSI Cabang Rumbai, Dashnet, BPRS Hasarah, Leng Kafe, Cava Living & Coffee, serta sejumlah donatur lainnya.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Ketua Tim Publikasi Dakwah dan HBI H Firdaus, Ketua Panitia Pelaksana Hj Kamalia, dewan juri, para peserta, panitia, serta undangan lainnya.
Festival Shalawat ini diharapkan dapat menjadi agenda yang terus berlanjut sebagai ruang pembinaan umat, penguatan budaya shalawat, serta gerakan spiritual yang membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat dan kelestarian alam. (*)