Kabupaten Meranti Getol Tingkatkan Target Produksi Ikan Kakap Putih hingga 70 Ton/Tahun


Dibaca: 1184 kali 
Jumat, 26 Februari 2021 - 13:46:36 WIB
Kabupaten Meranti Getol Tingkatkan Target Produksi Ikan Kakap Putih hingga 70 Ton/Tahun Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Meranti Eldy Syahputra SPI MSi.

Meranti, Hariantimes.com - Kabupaten Kepulauan Meranti getol meningkatkan target produksi Ikan Kakap Putih hingga 70 ton per tahun.

Ini seiring dengan ditunjuknya Kabupaten Kepulauan Meranti oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Provinsi Riau sebagai kawasan pengembangan budidaya kakap putih nasional.

"Ada 96 Kantong Kerambah dari Dinas Kelautan Provinsi Riau untuk 6 kelompok beserta pakan ikan dan obat-obatan. Selain itu, juga ada 25 unit (100 Kantong) dari Kementerian yang akan didistribusikan untuk 23 kelompok budidaya ikan di Kepulauan Meranti," ungkap Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Meranti Eldy Syahputra SPI MSi kepada media, Jumat (26/02/2021).

Dengan respon positif dari para budidaya ikan di Kepulauan Meranti, menurut Eldy, maka diyakini bisa berpenghasilan lebih dan kelompok tersebut bisa membuka lowongan kerja agar  kakap putih dan bawal bintang lebih dikenal.

"Produksi kakap putih itu berasal bibit bantuan dari Kementerian dan Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam sebanyak 180 ribu benih. Setelah dibantu bibit dan pendampingan teknis oleh Dinas Perikanan, ada peningkatan produksi dari kelompok budidaya tersebut. Hasil monitoring ke lapangan, bibit yang dibudidaya dengan bantuan pendamping ternyata mencapai sesuai harapan. Sekarang ini dengan sarana yang ada yaitu sebanyak 330 unit kantong jaring yang mampu memproduksi bersih dari 60 hingga 70 ton per tahun," beber Eldy.

Bahkan sebut Eldy, sebagian sudah ada yang dipasarkan oleh kelompok pembudidaya dengan standar ukuran untuk konsumsi minimal seberat 7 ons dan berusia 6 dan 7 bulan. Sasarannya ke pasar lokal dan regional seperti Selatpanjang, Pekanbaru, Bengkalis, Dumai dan Batam.

"Soal pemasaran sudah tidak ada kendala lagi. Pasar sangat merespon sekali dengan produksi kakap putih dari Meranti ini. Namun penjualannya tidak sekaligus, tetapi dilakukan secara bertahap," katanya.

Dengan bagusnya respon pasar, Dinas Perikanan akan menambah sarana dan prasarana keramba jaring apung (KJA) supaya produksi semakin meningkat. Target ke depan, orientasi pasar bukan hanya lokal saja, tapi langsung ekspor hingga ke pasar internasional.

"Bengkalis dan Pekanbaru juga rutin melakukan permintaan kakap putih ini. Supplier (pemasok) disini sudah secara rutin mengirimnya. Apabila nanti permintaan lebih besar, sarana budidaya bertambah, kita sanggup memenuhi permintaan dari luar itu," jelas Eldy sembari mengatakan, kemungkinan besar tahun 2021 ini akan dibantu lagi bibit ikan kakap putih kepada 11 kelompok lainnya dengan total sebanyak lebih kurang 380 ribu benih. Tak hanya itu, ke depan juga pihaknya ingin menambah sarana budidaya sebanyak 1.750 unit kantong dengan target produksi hingga 200 ton per tahun.

"Apabila ini terwujud otomatis akan membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Kepulauan Meranti," kata Eldy seraya berharap, Silahkan buat kelompok yang baru, namun harus mempunyai gumbang, agar bisa nantiknya kita usulkan, sesuai sasaran dan syarat-syarat  lengkap lewat Dinas Perikanan Kepulauan Meranti.

 Sebab, kempok yang baru tersebut, sesuai ketentuan yang ada.agar nantiknya distribusikan harus di perbanyak jumlah pebudidaya ikan kakap putih.

Eldy menambahkan, ada 50 kantong yang harus kita siapkan yakni kelompok baru, terkait bantuan tersebut, apabila di eseskusikan targetnya yakni 12 ton per tahun, agar sejalan nantiknya kegiatan perikanan yang ada di sana.

"Sehingga Kepulauan Meranti sebagai kampung kakap putih, Nasional dan kebijakan kakap putih hanya di Kepulauan Meranti, Kakap putih pengeloaan ikan terbaik, dan sejalan kegiatan lain di perikanan mengangkat lapangan perkerjaan baru, untuk kesejakterana bagi pebudidaya ikan," jelas Eldy.(*)

Penulis: Tengku Harzuin