Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik


Dibaca: 148 kali 
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:48:32 WIB
Gerakan Ekoteologi, Kemenag Siak Tanam 1.347 Bibit Pohon di 449 Titik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak menggelar Gerakan Ekoteologi melalui penanaman 1.347 bibit pohon yang tersebar di 449 titik, Jumat (23/10/2026).

Siak, Hariantimes.com - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak menggelar Gerakan Ekoteologi melalui penanaman 1.347 bibit pohon yang tersebar di 449 titik, Jumat (23/10/2026). 

Kegiatan ini dipusatkan di Bumi Perkemahan Tengku Buang Asmara, Kampung Merempan Hilir, Kabupaten Siak.

Penanaman pohon diawali oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak Fuadi Ahmad, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Mahadar, Kasat Binmas Polres Siak AKP. Eri Asman SH MH, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Siak.

Wakil Bupati Siak dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kementerian Agama Kabupaten Siak yang menggerakkan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Gerakan penanaman pohon ini merupakan langkah nyata yang sangat positif. Menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Kita ingin menanamkan kesadaran bahwa alam harus dirawat bersama agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan penghijauan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti pada seremoni penanaman semata. Bibit pohon yang telah ditanam harus dirawat agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan.

Ia juga berharap keterlibatan peserta kemah, khususnya generasi muda madrasah, dapat menumbuhkan kebiasaan positif dalam menjaga kebersihan, merawat tanaman, serta membangun kepedulian terhadap kelestarian alam sejak dini.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi pemerintah daerah, Kementerian Agama, aparat keamanan, dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak menyampaikan bahwa gerakan ekoteologi merupakan upaya untuk menanamkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai agama.

“Ekoteologi mengajarkan bahwa merawat alam merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan dan kemanusiaan. Melalui gerakan ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk menerjemahkan nilai-nilai agama ke dalam tindakan nyata, salah satunya melalui penanaman dan pemeliharaan pohon,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penanaman 1.347 bibit pohon di 449 titik merupakan bentuk komitmen Kemenag Siak untuk memperluas gerakan penghijauan sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Gerakan ini juga melibatkan berbagai unsur, termasuk Kantor Urusan Agama (KUA), rumah ibadah, serta lokasi-lokasi lainnya. Pelibatan berbagai pihak tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan penghijauan dan menjadikan kepedulian lingkungan sebagai gerakan bersama di tengah masyarakat.

“Harapan kami, pohon-pohon yang ditanam hari ini tidak hanya menjadi simbol kegiatan, tetapi benar-benar tumbuh, dirawat, dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Semangat ekoteologi harus terus hidup dalam keseharian kita, baik di lingkungan keluarga, madrasah, rumah ibadah, maupun masyarakat,” tambahnya.

Gerakan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Kemah Kerukunan, Kemah Madrasah, dan Ekoteologi Kabupaten Siak Tahun 2026. Melalui aksi penghijauan tersebut, nilai-nilai keagamaan diintegrasikan dengan kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari tanggung jawab manusia dalam merawat bumi.

Penanaman pohon tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan lestari, sekaligus mewariskan bumi yang lebih baik bagi generasi mendatang.(*)