Dukung Ekonomi Digital dan Indonesia Emas, Indosat Perluas Jaringan 5G ke Pekanbaru


Dibaca: 126 kali 
Ahad, 04 Oktober 2026 - 14:11:59 WIB
Dukung Ekonomi Digital dan Indonesia Emas, Indosat Perluas Jaringan 5G ke Pekanbaru Acara kumpul media bersama Indosat Leaders, membahas tentang rangkaian program terbaru Indosat 5G di Pekanbaru, Minggu (04/10/2026).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) secara resmi memulai langkah awal ekspansi jaringan 5G di Kota Pekanbaru, Riau.

Langkah ini ditandai sebagai komitmen perusahaan dalam memperkuat konektivitas digital di wilayah-wilayah berpotensi ekonomi besar di Sumatra.

Executive Vice President (EVP) Head Circle Sumatera Indosat Ooredoo Hutchison Agus Sulistio menyampaikan, Pekanbaru dipilih karena posisinya yang strategis sebagai ibukota Provinsi Riau sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi regional. Dan pengembangan 5G di Kota Pekanbaru ini menunjukkan, bahwa Indosat sangat serius menggarap daerah-daerah yang mempunyai potensi besar.

"Dengan jumlah penduduk hampir 1,2 juta jiwa, Pekanbaru memiliki potensi tersendiri untuk mendorong perekonomian yang lebih baik," sebut Agus Sulistio pada acara kumpul media bersama Indosat Leaders, membahas tentang rangkaian program terbaru Indosat 5G di Pekanbaru, Minggu (04/10/2026).

Turut hadir VP Head of Technology Sumatera Irvan Kurniawan, SVP Head of Region Central Sumatera Anjaya S Adinata dan SVP Head of Growth Circle Sumatera M Andre Reinaldy H.

Agus Sulistio mengatakan, potensi tersebut didukung oleh struktur demografi Pekanbaru yang menguntungkan. Di mana sekitar 68 hingga 69 persen populasinya berada dalam usia produktif. Bonus demografi ini dinilai menjadi tulang punggung utama penggerak ekonomi daerah di tengah tingginya kebutuhan digital masyarakat. Dan kehadiran jaringan 5G Indosat diharapkan dapat memberikan pengalaman konektivitas yang andal, kuat, dan stabil bagi masyarakat, pelaku usaha, hingga para pelanggan setia. Keandalan jaringan ini disiapkan untuk mendukung berbagai aktivitas gaya hidup digital masyarakat modern, seperti streaming, gaming, hingga aktivitas para pembuat konten (content creator dan KOL) serta operasional bisnis.

"Di era globalisasi ini, kita harus hadir sebagai pemain penting, bukan sekadar menjadi penonton, tetapi menjadi bagian aktif dari ekosistem digital. Ekonomi digital adalah salah satu penopang utama untuk menyongsong Indonesia Emas," katanya.

Mengusung tagline "Kalau Mau Ini Itu, Ya Indosatc5G", sebut Agus Sulistio, Indosat berkomitmen untuk terus memperluas penetrasi dan ekspansi jaringan 5G ke berbagai kota lain di wilayah Sumatera secara bertahap.

"Kami juga mengajak masyarakat dan insan media untuk turut merasakan keunggulan serta keandalan layanan jaringan terbaru ini," ajaknya.

Dorong Literasi Digital

Vice President (VP) of Technology Sumatera Indosat Ooredoo Hutchison, Irvan Kurniawan menyampaikan, kehadiran jaringan 5G di Pekanbaru merupakan komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat dan mendorong perekonomian digital lokal.

"Jika melihat data, literasi digital di Riau maupun Pekanbaru secara keseluruhan memang belum masuk dalam jajaran 10 besar secara nasional. Berangkat dari hal tersebut, kami memiliki semangat bersama untuk memajukan Pekanbaru melalui pergelaran jaringan 5G. Ini merupakan pergelaran 5G menyeluruh pertama di wilayah daratan Sumatera," ujar Irvan.

Jangkau Berbagai Titik Vital dan Sektor Publik

Pemerataan jaringan 5G Indosat di Pekanbaru telah menjangkau berbagai lokasi strategis dan pusat aktivitas masyarakat. Tempat-tempat tersebut mencakup pusat perbelanjaan (mall), fasilitas pendidikan dan universitas, tempat ibadah, pusat kuliner/kafe, rumah sakit, hotel, destinasi wisata, hingga area publik seperti stadion dan bandara.

Penetrasi jaringan ini dirancang untuk mengatasi kendala penurunan kualitas koneksi akibat kepadatan pengguna (traffic congested). Dengan teknologi 5G, kapasitas pembagian sinyal menjadi lebih optimal sehingga pengguna tetap mendapatkan koneksi yang stabil dan cepat meskipun berada di area keramaian.

Dukung Ekosistem Kreatif, Industri Game, dan Implementasi AI

Kehadiran koneksi ultra-cepat hingga mencapai 500 Mbps ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan fleksibilitas gaya hidup digital modern (digital lifestyle). Irvan menjelaskan terdapat empat pilar utama keunggulan layanan 5G yang dihadirkan untuk masyarakat Pekanbaru:

Aktivitas Kreatif & Streaming (No Buffer): Menunjang para pembuat konten (content creator) dan aktivitas live streaming maupun unggah video berkualitas tinggi (hingga resolusi 8K) tanpa hambatan buffering.

Pengalaman Gaming (No Lag): Memberikan latensi rendah untuk mendukung pengunduhan gim berkapasitas besar serta pengalaman bermain gim daring yang stabil.

Pemanfaatan Teknologi AI (No Loading): Mempercepat proses pemrosesan dan keluaran (output) pada berbagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) guna menunjang efisiensi kerja.

Produktivitas dan WFH (No Drop): Menjamin kestabilan koneksi untuk aktivitas pemosisian kerja jarak jauh (Work From Home), tethering, dan koordinasi pekerjaan tanpa risiko terputus.

"Kami berharap hadirnya infrastruktur teknologi ini tidak hanya sekadar penawaran layanan telekomunikasi, tetapi menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat Indonesia (Empowering Indonesia). Semoga Pekanbaru dan Riau dapat segera menembus posisi 10 besar literasi digital nasional," pungkasnya.(*)

Penulis: Zulmiron