Siswa MAN 1 Pekanbaru Ikuti Ajang IOAA, Muliardi: Anak-Anak Kita Memiliki Potensi yang Luar Biasa


Dibaca: 128 kali 
Kamis, 01 Oktober 2026 - 16:01:54 WIB
Siswa MAN 1 Pekanbaru Ikuti Ajang IOAA, Muliardi: Anak-Anak Kita Memiliki Potensi yang Luar Biasa MAN 1 Pekanbaru berhasil mengantarkan peserta didiknya, Khalil ke ajang olimpiade sains internasional.

Pekanbaru, Hariantimes.com - MAN 1 Pekanbaru berhasil mengantarkan peserta didiknya, Khalil ke ajang olimpiade sains internasional.

Keikutsertaa Khalil pada IOAA merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Riau, sekaligus menunjukkan bahwa madrasah memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi unggul di bidang sains dan teknologi.

“Ini menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan. Tetapi juga mampu melahirkan talenta-talenta terbaik di bidang sains yang mampu bersaing di tingkat internasional,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi di Pekanbaru, Kamis (01/10/2026).

Muliardi juga mengajak seluruh madrasah di Provinsi Riau untuk terus memberikan ruang dan dukungan kepada peserta didik dalam mengembangkan berbagai potensi yang mereka miliki.

“Anak-anak kita memiliki potensi yang luar biasa. Tugas kita adalah menemukan potensi itu, membina, memberikan kesempatan, dan mengantarkan mereka sejauh mungkin. Prestasi seperti ini harus menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya di Riau untuk terus membangun budaya prestasi,” tegasnya.

Sementara itu Kepala MAN 1 Pekanbaru, Norerlinda, menyampaikan bahwa prestasi yang diraih peserta didik tidak hanya diukur dari medali atau penghargaan yang diperoleh.

“Prestasi bukan hanya tentang hasil akhir. Yang lebih penting adalah proses, keberanian untuk mencoba, kesungguhan dalam berlatih, dan kemauan untuk terus belajar. Siswa tidak hanya mengikuti perlombaan, tetapi juga membangun mental kompetitif, ketekunan, kemampuan berpikir, dan keberanian mereka menghadapi tantangan di level internasional. Setiap tahapan kompetisi adalah bagian dari proses belajar,” ungkapnya.

Sebagai pembimbing Afriana mengatakan perjalanan menuju kompetisi internasional membutuhkan komitmen, kedisiplinan dan proses pembinaan yang panjang. Karena itu, keikutsertaan Khalil di IOAA diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman berharga bagi dirinya, tetapi juga mampu menginspirasi peserta didik lainnya untuk berani mengembangkan potensi yang dimiliki.

Bidang Astronomi dan Astrofisika sendiri menuntut kemampuan analisis, ketelitian, penguasaan konsep sains, serta ketangguhan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kompleks. Keikutsertaan Khalil menjadi kesempatan berharga untuk mengasah kemampuan tersebut sekaligus memperluas pengalaman akademiknya di tingkat internasional.(*)