KWQ Serahkan 40 Wakaf Al-Qur’an ke Siswa SMAN 1 Pekanbaru. Pekanbaru, Hariantimes.com - Komunitas Kurnia Wakaf Al-Qur’an (KWQ) kembali menyalurkan wakaf Al-Qur’an kepada para siswa penghafal Al-Qur’an.
Sebanyak 40 mushaf Al-Qur’an diserahkan kepada peserta Program Tahfidz SMAN 1 Pekanbaru yang memiliki hafalan minimal dua juz di Mushalha Al-Ikhlas sekolah tersebut, Jumat (11/09/2026).
Penyerahan wakaf Al-Qur’an dilakukan langsung oleh Pimpinan KWQ, AZ Fachri Yasin didampingi tim. Turut hadir mantan Anggota DPRD Riau dua periode Ade Hartati Rahmat, M.Pd., serta guru senior Pendidikan Agama Islam sekaligus Pembina Program Tahfidz SMAN 1 Pekanbaru H Tamsir SPd.
Pada kesempatan itu, Kepala SMAN 1 Pekanbaru, Dra Baini MPd mengungkapkan, program Tahfidz yang baru berjalan sekitar dua tahun telah menunjukkan hasil menggembirakan. Bahkan, tiga siswa kelas X berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Ketiga siswa tersebut adalah Azizah, Istisyam, dan Alfi. Menurut Baini, keberhasilan mereka diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan hafalan Al-Qur’an.
"Alhamdulillah, siswa kami sudah cukup banyak yang hafidz Al-Qur’an dengan hafalan yang tinggi. Bahkan ada tiga orang yang hafal 30 juz,” ucap Baini.
Baini menjelaskan Program Tahfidz SMAN 1 Pekanbaru mulai dibuka pada 2024 sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Program tersebut dibentuk sebagai upaya memperkuat karakter dan akhlak siswa di tengah tantangan perkembangan teknologi dan lingkungan sosial yang semakin kompleks.
“Tidak ada gunanya pintar dan berilmu jika tidak berakhlak. Karena itu, kami ingin membentengi siswa dengan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujarnya.
Saat ini, Program Tahfidz diikuti sekitar 80 siswa dan dilaksanakan rutin dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Jumat. Untuk mendukung program tersebut, sekolah juga mendatangkan ustaz dan ustazah dari luar sekolah yang memiliki kompetensi di bidang tahfidz.
Baini menambahkan, program tersebut mendapat dukungan kuat dari para orang tua siswa. Selain menjadi sarana pembentukan karakter, kemampuan menghafal Al-Qur’an juga membuka peluang lebih besar bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui jalur prestasi hafidz.
"Banyak perguruan tinggi yang memberikan jalur khusus bagi hafidz Al-Qur’an, bahkan ada yang menyediakan beasiswa,” katanya.
Dalam sambutannya, Fachri Yasin mengapresiasi perkembangan Program Tahfidz di SMAN 1 Pekanbaru. Ia juga memberikan Al-Qur’an saku khusus kepada tiga siswa yang telah menyelesaikan hafalan 30 juz.
Fachri kemudian berdialog dengan para siswa mengenai cita-cita mereka. Azizah bercita-cita menjadi guru, Istisyam ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan, sementara Alfi berkeinginan masuk Akademi Militer (Akmil).
Selain menyerahkan wakaf Al-Qur’an, Fachri juga memotivasi para siswa agar terus meningkatkan hafalan dan menyiapkan masa depan dengan baik. Menurutnya, bangsa Indonesia membutuhkan generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan sosial.
Fachri mengungkapkan, sejak berdiri pada pertengahan 2022, KWQ telah menghimpun dan menyalurkan lebih dari 5.000 mushaf Al-Qur’an kepada siswa tahfidz, madrasah, sekolah umum, hingga pondok pesantren di berbagai daerah di Provinsi Riau.
Sementara itu, Ade Hartati Rahmat menyebut para siswa Tahfidz SMAN 1 Pekanbaru memiliki keunggulan tersendiri karena memperoleh pendidikan akademik di sekolah unggulan sekaligus memiliki bekal hafalan Al-Qur’an.
"Kalian beruntung bersekolah di SMAN 1 Pekanbaru dan menjadi generasi Qur’ani. Ini modal besar untuk masa depan dunia maupun akhirat,” ujarnya.
Ade berharap para siswa terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menjadi generasi berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat.
Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dari pihak sekolah kepada KWQ, dilanjutkan pembagian mushaf Al-Qur’an kepada para peserta Program Tahfidz dan sesi foto bersama.(*)