Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan


Dibaca: 131 kali 
Ahad, 06 September 2026 - 21:09:50 WIB
Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan Karhutla Belum Terkendali, Tiga Titik Kebakaran di Riau Masih Jadi Fokus Penanganan

Pekanbaru, Hariantimes.com - Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera melalui Manggala Agni Daops Sumatera VII Rengat terus melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Riau.

Hingga Minggu (06/09/2026), sebanyak empat lokasi kebakaran masih menjadi fokus penanganan, dengan satu lokasi dinyatakan tuntas dan tiga lainnya masih dalam proses pemadaman lanjutan.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengatakan, sebanyak 45 personel Manggala Agni dikerahkan untuk menangani empat titik karhutla yang berada di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Pelalawan dan Indragiri Hilir (Inhil).

Lokasi dengan penanganan terlama berada di Desa Kuantan Babu, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, yang telah memasuki hari ke-10 operasi pemadaman. Sebanyak 12 personel Manggala Agni bersama BPBD Inhu, TNI dan Polri melakukan pemadaman pada lahan seluas sekitar 20 hektare.

Dari total luas yang terbakar, sekitar 13 hektare telah berhasil dipadamkan. Namun, kondisi di lapangan masih cukup berat karena lokasi kebakaran berada di kawasan hutan muda dengan vegetasi pepohonan yang tinggi dan rapat serta sumber air yang jauh dari titik api.

"Api aktif kembali muncul di sejumlah titik yang tersebar berjauhan di sisi utara, timur, barat dan selatan lokasi kebakaran, sehingga pemadaman terus dilanjutkan," kata Ferdian.

Sementara itu, operasi pemadaman di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, yang memasuki hari kedua, berhasil dituntaskan. Sebanyak 11 personel Manggala Agni bersama TNI, Polri dan Masyarakat Peduli Api (MPA) berhasil memadamkan seluruh area terbakar seluas dua hektare di lahan milik masyarakat yang berada pada kawasan Areal Penggunaan Lain (APL).

Di lokasi lain, yakni Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, tim gabungan yang terdiri dari Manggala Agni, BBKSDA Riau, TNI, Polri, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) perusahaan dan masyarakat masih berupaya mengendalikan kebakaran yang terjadi di kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan.

Sebanyak 11 personel Manggala Agni telah berhasil memadamkan sekitar 0,5 hektare lahan yang didominasi semak belukar dan hutan sekunder. Namun, keterbatasan sumber air menjadi kendala utama. Saat ini tim juga mengupayakan dukungan alat berat untuk membuka akses masuk dan membuat embung sebagai sumber air tambahan.

"Pemadaman di Teluk Meranti belum tuntas dan akan dilanjutkan kembali besok," ujar Ferdian.

Selain itu, operasi pemadaman hari pertama juga dilakukan di Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir. Sebanyak 11 personel Manggala Agni bersama TNI, Polri, MPA dan RPK perusahaan menangani kebakaran seluas sekitar 2,8 hektare di lahan Agrinas dan masyarakat yang berada di kawasan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK).

Hingga akhir operasi hari pertama, sekitar 0,7 hektare area telah berhasil dipadamkan. Kendala yang dihadapi tim antara lain minimnya sumber air yang bergantung pada pasang surut, angin kencang yang berubah arah, serta banyaknya pohon tumbang yang menghambat mobilitas personel.

Meski demikian, Ferdian menyebut kepala api di lokasi tersebut sudah berhasil dikendalikan dan operasi akan dilanjutkan dengan tahap mopping up atau pendinginan pada hari berikutnya.

Berdasarkan rekapitulasi akhir, dari empat lokasi operasi pemadaman yang ditangani Manggala Agni Daops Sumatera VII Rengat, satu lokasi telah dinyatakan tuntas, sementara tiga lokasi lainnya masih dalam proses pemadaman lanjutan guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.(*)


KABAR POPULER