Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci Keberhasilan Wirausaha


Dibaca: 129 kali 
Jumat, 04 September 2026 - 22:45:00 WIB
Jaga Hubungan dengan Pelanggan agar Tetap Loyal, Kunci  Keberhasilan Wirausaha Kick Off Bantuan Pemerintah 1.000 TKM Lanjutan dan 8.731 TKM Pemula, di BBPKK Bandung Barat, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (04/09/2026).

Bandung Barat, Hariantimes.com - Salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha bukan sekedar mendapatkan pelanggan.

Tetapi juga menjaga hubungan dengan pelanggan agar tetap loyal dan terus menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli saat memberikan arahan pada Pembukaan Pembekalan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Lanjutan Angkatan IV dan Kick Off Bantuan Pemerintah 1.000 TKM Lanjutan dan 8.731 TKM Pemula, di BBPKK Bandung Barat, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (04/09/2026).

“Kalau pelanggan itu sudah kita pegang dengan baik, maka minimal pelanggan yang sudah ada tetap kita pertahankan, kemudian fokus menambah pelanggan yang baru. Di situlah usaha bisa tumbuh terus,” katanya.

Menurut Yassierli, kemampuan mempertahankan pelanggan menjadi semakin penting ketika usaha mulai berkembang. Karena itu, pelaku usaha perlu menjaga komunikasi, konsistensi kualitas, dan kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang.

Yassierli mencontohkan, layanan kesehatan dengan menghubungi pasien setelah berobat untuk menanyakan perkembangan kondisi dan memastikan pengobatan tetap dijalankan sesuai anjuran. 

Menurutnya, pola komunikasi tersebut merupakan bagian dari pengelolaan hubungan dengan pelanggan (Customer Relationship Management) yang dapat diterapkan pelaku usaha untuk mempertahankan pelanggan.

"Intinya pelaku usaha perlu membangun komunikasi secara berkelanjutan, menjaga kualitas produk, serta memastikan kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi," jelasnya

Pada Kick Off Bantuan Pemerintah TKM Lanjutan Tahun 2026, Kemnaker menyerahkan bantuan kepada 1.000 TKM Lanjutan yang masing-masing memperoleh bantuan sebesar Rp15 juta sebagai modal pengembangan usaha. Selain itu, sebanyak 8.731 TKM Pemula mendapatkan bantuan sebesar Rp5 juta.

"Tentunya bantuan ini adalah uang rakyat, APBN. Pesan saya yang pertama adalah mohon itu dijaga ya," katanya.

Yassierli menambahkan, nilai bantuan sebesar Rp15 juta mungkin terlihat besar bagi sebagian orang, namun bagi sebagian lainnya dapat dianggap sebagai modal yang terbatas. Karena itu, yang lebih penting adalah bagaimana bantuan tersebut dikelola dan dikembangkan secara optimal untuk pertumbuhan usaha.

"Pengalaman kami di Kementerian Ketenagakerjaan, program ini sudah 6 tahun berjalan dan sudah menghasilkan sekian banyak wirausaha-wirausaha baru yang sukses," terangnya.

Selain bantuan modal, Yassierli mengatakan peserta TKM juga akan mendapatkan pembekalan untuk memperkuat kemampuan usaha, antara lain terkait pematangan ide bisnis, kemasan produk, pemasaran secara daring, serta menjaga kualitas produk. Ia berharap pembekalan tersebut tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi diterapkan secara konsisten dalam menjalankan usaha.

“Tidak ada kesuksesan tanpa usaha yang serius dan ketekunan. Kita tidak pernah tahu kapan kita akan sukses, tetapi kalau kita tekun, kita yakin kesuksesan itu bisa kita raih,” pungkasnya.(*)