Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja


Dibaca: 124 kali 
Jumat, 04 September 2026 - 22:15:00 WIB
Menaker Targetkan Peserta TIH Jadi Pencipta Lapangan Kerja Menaker), Yassierl bersama peserta TIH pada kegiatan “Make Your Mark: Show Your Idea, Own Your Impact” di BBPKK Bandung Barat, Lembang, Bandung Barat, Jumat (04/09/2026).

Bandung, Hariantimes.com - Peserta Talent & Innovation Hub (TIH) tidak berhenti pada kemampuan menghasilkan ide atau memberikan solusi..

Tetapi mampu membangun dan menjalankan perusahaan yang menciptakan lapangan kerja.

Hal tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierl saat memberikan arahan kepada peserta TIH pada kegiatan “Make Your Mark: Show Your Idea, Own Your Impact” di Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja (BBPKK) Bandung Barat, Lembang, Bandung Barat, Jumat (04/09/2026).

“Buktikan bahwa ide yang baik dapat menjadi solusi. Buktikan bahwa kreativitas dapat menghasilkan peluang,” katanya.

Menurut Yassierli, TIH harus menjadi ruang pembelajaran bagi talenta muda untuk menemukan peluang, mengembangkan gagasan, menguji kelayakan, hingga mewujudkannya menjadi karya yang memiliki nilai dan dampak nyata. Karena itu, peserta tidak perlu terikat secara kaku pada ide awal apabila setelah diuji ternyata belum layak.

“Ide awal itu bukan harga mati. Anda enggak usah mati-matian memperjuangkan kalau memang tidak layak. Challenge idenya, improve, monetize,” tegasnya.

Ia mengatakan, pengembangan inovasi dapat dilakukan dengan memperluas ekosistem, menarik solusi ke hulu maupun hilir, memperbesar cakupan, atau menerapkan gagasan pada objek yang berbeda. Menurutnya, yang terpenting adalah kemampuan melihat peluang dan menghasilkan solusi yang memiliki nilai ekonomi.

Kepada peserta TIH, Yassierli juga mengingatkan bahwa peluang usaha perlu dipertemukan dengan passion dan kompetensi. Ia membagikan pengalaman ketika mencoba sejumlah usaha, mulai dari rumah makan, kafe, hingga beternak domba. Menurutnya, bisnis yang paling berhasil baginya adalah konsultasi karena sesuai dengan passion dan skill yang dimiliki.

“Kesuksesan itu ketika opportunity atau peluang itu ada, passion Anda punya, dan Anda memang punya skill,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta peserta memetakan minat dan kompetensi masing-masing agar pengembangan gagasan dapat diarahkan secara lebih spesifik. Ia berharap proses tersebut pada akhirnya tidak hanya menghasilkan konsultan atau pemecah masalah, tetapi talenta yang mampu mengambil peluang dan menjalankan perusahaan sendiri.

Kegiatan TIH ini diikuti 58 peserta dari BPKK Bekasi dan BBPKK Bandung Barat. Peserta tersebut telah mengikuti rangkaian program TIH mulai dari Initiation & Formation, Project Management, Pitching Product Use Case, Customer Validation, hingga Field Work.(*)