Kakanwil Kemenkum Riau, Rudy Hendra Pakpahan menghadiri Rapat Persiapan Pelaksanaan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi atau Pemagangan Nasional Angkatan II Tahun 2026 di lingkungan Kemenkum RI, Senin (27/07/2026). Pekanbaru, Hariantimes.com - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan, menghadiri Rapat Persiapan Pelaksanaan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi atau Pemagangan Nasional Angkatan II Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Hukum Republik Indonesia, Senin (27/07/2026).
Kegiatan dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah didampingi Ketua Tim Kerja Sumber Daya Manusia, Nurhayati Sitorus, beserta jajaran Tim Kerja SDM dan para mentor Program Pemagangan Nasional Kanwil Kementerian Hukum Riau. Kehadiran jajaran terkait merupakan bentuk kesiapan Kanwil Kementerian Hukum Riau dalam mendukung seluruh tahapan pelaksanaan program pemagangan, mulai dari proses rekrutmen hingga pendampingan peserta.
Rapat dipimpin oleh Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum. Kegiatan bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memberikan kejelasan mengenai mekanisme, pembagian tanggung jawab, serta tata laksana penyelenggaraan pemagangan agar dapat berjalan secara efektif, transparan, tertib, dan akuntabel.
Dalam pemaparannya, Biro SDM menjelaskan kebijakan partisipasi Kementerian Hukum dalam Program Pemagangan Nasional Angkatan II Tahun 2026. Secara keseluruhan, Kementerian Hukum membuka 867 lowongan pada 47 unit penyelenggara. Pada Batch I tersedia 667 lowongan yang tersebar pada 35 unit penyelenggara, dengan Kanwil Kementerian Hukum Riau memperoleh alokasi sebanyak 30 lowongan. Sementara itu, sebanyak 204 lowongan pada 13 unit penyelenggara akan diakomodasi pada Batch II.
Biro SDM juga memaparkan tahapan pelaksanaan Batch I, yaitu pendaftaran peserta pada 16–28 Juli 2026, proses rekrutmen dan pengusulan peserta pada 29 Juli–5 Agustus 2026, seleksi nasional dan pengumuman pada 7 Agustus 2026, serta dimulainya pelaksanaan magang pada 10 Agustus 2026 dengan durasi selama enam bulan. Seluruh unit penyelenggara diminta memastikan setiap tahapan dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Selain membahas jadwal pelaksanaan, rapat turut menekankan pentingnya peran operator dan mentor dalam pengelolaan program melalui platform Maganghub. Operator bertanggung jawab memastikan kelengkapan administrasi dan pengelolaan data peserta, sedangkan mentor memiliki peran strategis dalam mendampingi, mengarahkan, serta mengevaluasi perkembangan peserta selama menjalani program pemagangan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif antara Biro SDM Sekretariat Jenderal dengan kantor wilayah dan unit utama. Pembahasan difokuskan pada kesiapan teknis, penyelesaian kendala penggunaan aplikasi Maganghub, serta mekanisme penetapan mentor di masing-masing satuan kerja.
Melalui rapat tersebut, Rudy Hendra Pakpahan menegaskan komitmen Kanwil Kementerian Hukum Riau untuk mengawal seluruh rangkaian program secara optimal. Tim Kerja SDM bersama para mentor diharapkan memastikan proses rekrutmen, seleksi, penempatan, dan pendampingan peserta berjalan lancar, sehingga Program Pemagangan Nasional mampu memberikan pengalaman kerja yang bermanfaat sekaligus mendukung pengembangan kompetensi lulusan perguruan tinggi.(*)