4.394 Jemaah Haji Riau Tuntaskan DAM Melalui Addahi. Pekanbaru, Hariantimes.com - Pelaksanaan pembayaran DAM bagi jemaah haji tamattu’ asal Provinsi Riau telah tuntas dilaksanakan.
Hal tersebut berdasarkan laporan petugas kloter terkait pelaksanaan DAM jemaah haji tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon menjelaskan, mayoritas jemaah haji Riau mempercayakan pembayaran DAM melalui lembaga resmi Addahi. Dari total jemaah haji Provinsi Riau, sebanyak 4.394 orang atau 93,58 persen melaksanakan pembayaran DAM melalui Addahi.
“Alhamdulillah, pelaksanaan pembayaran DAM jemaah haji Provinsi Riau berjalan lancar dan tertib. Sebagian besar jemaah memilih pembayaran melalui Addahi sebagai lembaga resmi yang memudahkan proses pelaksanaan DAM,” ujar Defizon, Rabu (20/05/2026).
Selain itu, terdapat 45 orang jemaah yang memilih mengganti DAM dengan melaksanakan puasa sesuai ketentuan syariat. Sementara itu, sebanyak 251 orang jemaah melaksanakan pembayaran DAM secara mandiri.
Defizon juga menyebutkan terdapat dua orang jemaah yang memilih melaksanakan haji ifrad sehingga tidak dikenakan kewajiban DAM tamattu’. Di samping itu, tercatat dua orang jemaah wafat.
“Dengan demikian, total sebanyak 4.692 jemaah haji Provinsi Riau telah menyelesaikan kewajiban terkait DAM haji tamattu’ sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Defizon turut mengingatkan seluruh jemaah haji Provinsi Riau agar menjaga kesehatan mengingat cuaca ekstrem di Kota Makkah yang mencapai kisaran 45 hingga 48 derajat Celsius.
Ia mengimbau jemaah untuk sementara waktu memaksimalkan ibadah di mushalla hotel guna menjaga kondisi fisik agar tetap prima saat memasuki fase puncak haji.
“Cuaca di Makkah saat ini sangat panas. Kami mengimbau jemaah untuk melaksanakan ibadah di mushalla hotel terlebih dahulu, karena puncak haji nantinya akan sangat membutuhkan kondisi fisik yang kuat dan sehat,” pesan Defizon.
Ia juga mengingatkan jemaah agar rutin mengonsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi serta menjaga pola istirahat dengan baik.
“Jaga kesehatan, rajin minum air, jangan sampai dehidrasi. Yang paling penting, kartu Nusuk harus selalu dijaga karena itu menjadi salah satu syarat untuk dapat melaksanakan ibadah di Masjidil Haram maupun saat Armuzna,” tegasnya.
Defizon berharap seluruh jemaah haji Provinsi Riau dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan memperoleh predikat haji mabrur.