Ketua Kloter BTH 08 Rawat Jemaah Haji Sakit Layaknya Orang Tua Sendiri. Makkah, Harisntimes.com - Tugas Ketua Kloter tidak hanya memastikan kelancaran administrasi, perjalanan, edukasi dan pelaksanaan ibadah jemaah haji sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga kembali ke Indonesia.
Lebih dari itu, seorang Ketua Kloter juga dituntut menghadirkan rasa nyaman, kepedulian, serta kasih sayang kepada seluruh jemaah yang menjadi tanggung jawabnya.
Nilai pelayanan humanis tersebut ditunjukkan Ketua Kloter BTH 08, Muhtar Asfari saat mendampingi seorang jemaah haji asal Provinsi Riau yang tengah mengalami gangguan kesehatan di Tanah Suci.
Jemaah atas nama Ratinis Abdul Gani (79), asal Kabupaten Kuantan Singingi mendapatkan perhatian khusus selama menjalani perawatan kesehatan di Kota Makkah.
ùRatinis diketahui mengalami sesak napas serta memiliki riwayat tekanan darah tinggi sehingga harus menjalani perawatan selama beberapa hari di rumah sakit.
Di tengah padatnya tugas pelayanan terhadap ratusan jemaah kloter, Muhtar Asfari tetap meluangkan waktu untuk memastikan kondisi kesehatan jemaah tersebut terus terpantau dengan baik. Bahkan, ia turut menyiapkan makanan dan membantu memenuhi kebutuhan harian jemaah selama masa perawatan.
Sikap kepedulian yang ditunjukkan Ketua Kloter BTH 08 tersebut menjadi gambaran nyata pelayanan haji yang humanis, penuh empati, dan mengedepankan nilai kekeluargaan. Muhtar mengaku dirinya menganggap para jemaah layaknya orang tua sendiri sehingga sudah menjadi kewajiban moral baginya untuk memberikan perhatian terbaik.
“Jemaah adalah amanah yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Apalagi beliau sudah lanjut usia dan sedang sakit, tentu membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih,” ungkap Muhtar.
Menurutnya, pendampingan yang dilakukan petugas kloter menjadi bagian penting dalam menghadirkan ketenangan bagi jemaah, khususnya lanjut usia dan mereka yang memiliki risiko kesehatan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.
Tidak hanya Ratinis Abdul Gani, perhatian dan kepedulian serupa juga diberikan Muhtar kepada jemaah lain di Kloter BTH 08 yang membutuhkan bantuan maupun pendampingan khusus.
“Mudah-mudahan pendekatan dan perhatian yang kita lakukan dapat membawa ketenangan bagi jemaah sehingga mereka dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar hingga puncak haji dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat,” imbuhnya.
Kepedulian dan pelayanan yang diberikan para petugas haji diharapkan mampu menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaah, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang, khusyuk, dan penuh kekhidmatan di Tanah Suci.(*)