Pemkab Siak Dorong Petani Jemput Program PSR


Dibaca: 143 kali 
Kamis, 16 April 2026 - 22:43:06 WIB
Pemkab Siak Dorong Petani Jemput Program PSR Bupati Siak, Afni Zulkifli, membuka Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun (PKSP) Tahun 2026, Kamis (16/04/2026).

Siak, Hariantimes.com - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak ditopang oleh dua sektor pendorong utama uskni manufaktur dan perkebunan. 

Jika kedua sektor ini terganggu, maka akan berdampak langsung pada ekonomi daerah.

“Kalau industri terganggu produksinya, ekonomi ikut terganggu. Begitu juga perkebunan, kalau harga sawit tidak baik, produktivitas rendah, atau konflik lahan terjadi, itu juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” ujar Bupati Siak, Afni Zulkifli, membuka Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun (PKSP) Tahun 2026, Kamis (16/04/2026).

Di tengah keterbatasan lahan di Kabupaten Siak, sebut Afni, peningkatan produktivitas menjadi satu-satunya solusi, sehingga program Peremajaan Kelapa Sawit dari Pendanaan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh petani.

“Lahan kita sudah tidak ada lagi untuk perluasan. Maka produktivitas yang harus kita dorong dengan melakukan PSR dan program ini harus kita akses bersama,” tegasnya juga menegaskan, jika petani masih kesulitan mengakses program, maka pelayanan harus dibenahi. Peluang dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit disebutnya cukup besar dan perlu dimanfaatkan bersama.

Afni juga mendorong kelompok tani untuk aktif menyiapkan proposal dan jemput peluang agar program dapat dimanfaatkan secara optimal. Untuk tahun 2026 target peremajaan kebun kelapa sawit di Kabupaten Siak seluas 750 Ha, target ini mencakup perkebunan eks Plasma dan Perkebunan Swadaya.

"Kuncinya kolaborasi dan konsolidasi. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri, kalau tidak kita hanya jadi penonton kebijakan negara,” tegas Afni.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak, Kaharuddin selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petani terkait teknis dan persyaratan program PSR.

"Program PSR ini penting dalam meningkatkan produktivitas, kualitas, serta kesejahteraan petani kelapa sawit yang memiliki kontribusi yang begitu besar bagi ekonomi Kabupaten Siak selama ini. Yang tumbuh dan tampaknya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kita saat ini. hingga 2025 program PSR telah menjangkau 3.119 kebun dengan luas 7.223 hektar di Kabupaten Siak," katanya.

Ketua Koperasi Jasa Jaya Abadi Sungai Berbari, Purnama, menyampaikan bahwa pihaknya tertarik untuk mengikuti program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Saat ini kelompoknya telah mulai mengurus pengajuan, meskipun masih terdapat tahapan perbaikan administrasi yang perlu diselesaikan.

“Kami tertarik untuk mengikuti PSR, apalagi tadi Bupati juga menyampaikan agar program ini diperbanyak. Saat ini kami sudah mulai mengurus pengajuan, namun masih ada tahap perbaikan administrasi. Dengan adanya pendampingan dari dinas, kami merasa lebih termotivasi dan terbantu dalam proses pengusulan," ringkasnya.(*)