Komitmen Tingkatkan Keterbukaan Informasi Publik, Kanim Pekanbaru Gandeng PWI Riau


Dibaca: 147 kali 
Rabu, 15 April 2026 - 15:57:31 WIB
Komitmen Tingkatkan Keterbukaan Informasi Publik, Kanim Pekanbaru Gandeng PWI Riau Kunjungan silaturahmi jajaran Kanim Pekanbaru ke Kantor PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Rabu (15/04/2026).

?Pekanbaru, Hariantimes.com - Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Pekanbaru berkomitmen meningkatkan keterbukaan informasi publik dengan menjalin kemitraan strategis bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau.

Hal ini mengemuka dalam kunjungan silaturahmi jajaran Kanim Pekanbaru ke Kantor PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Rabu (15/04/2026).

?Kepala Seksi Teknologi dan Informasi Kanim Kelas I TPI Pekanbaru, Rianto Hendro Santoso menegaskan, pihaknya kini lebih membuka diri terhadap awak media guna memastikan informasi yang sampai ke masyarakat akurat dan faktual.

?"Kami membuka diri agar informasi yang sebenarnya tersampaikan kepada publik. Sebagai pejabat baru, saya terus belajar bagaimana membangun kemitraan yang solid dengan media," ujar Rianto.

Dikesempatan itu, ?Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar menyambut baik langkah tersebut. Dan menyatakan, PWI Riau siap mendukung imigrasi dalam menyebarluaskan informasi melalui kerja jurnalistik yang profesional.

Raja Isyam juga menekankan pentingnya sinergi agar program-program imigrasi dapat menjangkau masyarakat luas.

?Selain penguatan informasi, pertemuan ini juga menjadi ajang edukasi mengenai profesionalisme pers.

Raja Isyam meminta pihak Imigrasi untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan oknum wartawan yang menyalahi kode etik profesi saat bertugas.

?“Jika ada wartawan yang mengancam atau menggertak, silakan laporkan ke kami. Jika oknum tersebut tergabung dalam PWI Riau, pasti akan kami tindak tegas,” tegas Raja Isyam di hadapan jajaran Kanim Pekanbaru.

?Dalam kesempatan tersebut, Raja Isyam juga memaparkan kondisi keanggotaan PWI Riau yang saat ini berjumlah 1.178 orang, dengan 548. Di antaranya telah menyandang status sebagai wartawan kompeten.

Pertemuan ini diharapkan menjadi awal koordinasi yang lebih intensif antara kedua lembaga ke depannya.(*)