H Arsadianto Rachman resmi memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Riau periode 2025–2030 Pekanbaru, Hariantimes.com - H Arsadianto Rachman resmi memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Riau periode 2025-2030.
Arsadianto secara aklamasi tanpa lawan terpilih dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) yang digelar di Pekanbaru, Kamis (09/04/2026).
Mengemban amanah baru tersebut, Arsadianto langsung dihadapkan pada pekerjaan rumah (PR) besar, mulai dari memastikan kelolosan verifikasi partai politik hingga mengembalikan perolehan kursi legislatif Partai Hanura di Riau.
“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan ini. Kita harus segera bekerja menghadapi verifikasi partai. Ini sangat penting, karena kalau tidak lolos, kita tidak bisa bertanding,” ujar Arsadianto menegaskan, seluruh jajaran pengurus harus segera bergerak melakukan konsolidasi hingga ke tingkat daerah.
Menurutnya, proses verifikasi saat ini jauh lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya.
“Ini tugas yang sangat berat. Jadi jangan main-main. Mari kita sama-sama bangkit, jaya, dan menang. Saya berjanji akan bekerja all out untuk Partai Hanura di Provinsi Riau,” katanya.
Selain itu, Arsadianto juga menargetkan kebangkitan kekuatan politik Hanura di Riau dengan mengembalikan capaian kursi legislatif seperti pada periode sebelumnya.
“Kita harus berjuang mengembalikan posisi kita. Dulu kita memiliki 28 anggota DPRD kabupaten/kota dan satu di tingkat provinsi,” ucapnya.
Musdalub tersebut dihadiri sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, di antaranya Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Akhmad Muqowam, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang OKK Hengki Irawan, serta Staf Khusus Ketua Umum Tagor Manahan Nero.
Dalam sambutannya saat membuka Musdalub, Muqowam menyampaikan pesan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta, agar seluruh jajaran segera melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
“Partai Hanura akan bangkit dan menang. Untuk itu, kuncinya adalah konsolidasi. Musdalub ini bukan akhir, melainkan awal untuk menjadikan Hanura sebagai partai yang determinan di Provinsi Riau,” ujar Muqowam juga menekankan pentingnya kedekatan partai dengan masyarakat.
Menurutnya, kepemimpinan Arsadianto diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap Partai Hanura.
Musdalub berlangsung tertib dan lancar dengan dihadiri delapan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura se-Riau, yakni dari Pekanbaru, Kampar, Dumai, Siak, Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hulu, dan Rokan Hilir.
Dukungan terhadap Arsadianto sebagai calon tunggal mengemuka dalam forum tersebut, setelah sebelumnya mendapat persetujuan resmi dari DPP Partai Hanura.(*)