Halal Bihalal Asian Agri bersama Apical, Rabu (08/04/2026). Pekanbaru, Hariantimes.com - Momen Idulfitri dan Halal Bihalal menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat sinergi dan semangat pembaruan.
Bagi industri kelapa sawit, momentum ini menjadi kesempatan untuk melihat manfaat luas komoditas ini, mulai dari pemenuhan kebutuhan rumah tangga hingga diberbagai sektor industri.
"Halal bihalal tidak hanya menjadi ajang kebersamaan. Tetapi juga momen refleksi untuk melanjutkan nilai-nilai yang dibawa setelah Ramadhan. Momentum halal bihalal ini mengingatkan kita untuk terus membawa nilai kebermanfaatan, kebaikan dan integritas ke dalam keseharian ujar Head of Corporate Communications RGE Agri, Prama Yudha Amdan saat Halal Bihalal Asian Agri bersama Apical, Rabu (08/04/2026).
Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan media ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, sekaligus berbagi pandangan strategis mengenai kontribusi industri kelapa sawit terhadap perekonomian nasional dan ketahanan energi berkelanjutan.
Dan di sektor hulu, hampir seluruh bagian tanaman dimanfaatkan, mulai dari minyak sebagai bahan pangan dan energi hingga limbah yang diolah kembali menjadi pupuk atau sumber energi. Ini mencerminkan prinsip ekonomi sirkular. Di mana setiap bagian memiliki nilai.
Sejalan dengan hal tersebut, potensi besar sawit didukung oleh tata kelola yang baik melalui praktik budidaya berkelanjutan dan penggunaan bibit unggul Topaz.
"Di Asian Agri, komitmen ini diwujudkan melalui praktik budidaya yang berkelanjutan, peningkatan produktivitas tanpa membuka lahan baru, serta program peremajaan untuk menjaga keberlanjutan. Bahkan di setiap tahapan dilakukan dengan konsistensi dan tanggung jawab," sebut Prama Yudha Amdan menekankan, keberlanjutan tidak dapat dicapai secara sendiri, melainkan melalui kolaborasi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan.
“Petani dan perusahaan perlu berjalan bersama. Melalui kemitraan, kita dapat saling menguatkan dan menciptakan manfaat yang lebih besar. Inilah semangat #BermitraLebihBaik, tumbuh bersama melalui kolaborasi yang saling menguatkan,” katanya.
Di hilir, Apical melanjutkan perjalanan sawit melalui rantai pasok yang terintegrasi dan inovasi bernilai tambah. Minyak sawit kini tidak hanya hadir sebagai minyak goreng, tetapi juga dalam bentuk oleokimia, functional fats, hingga energi terbarukan seperti Sustainable Aviation Fuel.
Manfaatnya menjangkau luas, dari kebutuhan rumah tangga hingga solusi transisi energi, yang mencerminkan perjalanan sawit #DariDapurSampaiAvtur. Rangkaian ini menunjukkan bahwa sawit bukan sekadar satu produk, melainkan ekosistem yang terintegrasi dari kebun, pabrik dan pengolahan, hingga produk yang sampai ke tangan pelanggan secara bertanggung jawab, dengan integritas menjadi kunci keberlanjutan.
"Saya mengapresiasi Asian Agri dan Apical yang secara konsisten menjalin silaturahmi dengan media. Halal bihalal ini bukan hanya sekadar pertemuan biasa, tetapi menjalin jembatan kepercayaan antara perusahaan dan insan pers. Oleh kareba itu atas nama insan pers Riau, kami menghargai komitmen ini. Kuncinya sederhana: saling percaya dan keterbukaan karena dari situlah hubungan baik dan dukungan akan terus terjaga," ujar H Zurfa Irwan mewakili insan pers Riau.
Menutup rangkaian kegiatan, Prama menegaskan, hubungan yang kuat dengan insan pers merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan jangka panjang. Melalui momentum halal bihalal ini, perusahaan juga menggarisbawahi pentingnya komunikasi yang terbuka, jujur, dan saling menghargai.
Komitmen tersebut sejalan dengan filosofi 5C yang dimiliki Asian Agri dan Apical, yaitu good for community, country, climate, customer, dan company, yang menempatkan kebermanfaatan dan tanggung jawab sebagai bagian dari setiap langkah perusahaan. Dengan pendekatan ini, kedua Perusahaan meyakini bahwa pertumbuhan usaha harus berjalan beriringan dengan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.(*)