Sumatera Mulai Memanas, Kemenhut Turunkan Manggala Agni


Dibaca: 176 kali 
Senin, 26 Januari 2026 - 19:18:53 WIB
Sumatera Mulai Memanas, Kemenhut Turunkan Manggala Agni Sumatera Mulai Memanas, Kemenhut Turunkan Manggala Agni.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Memasuki awal tahun 2026, Kementerian Kehutanan melalui Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ditjen Gakkumhut melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Riau.

Saat ini wilayah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan sebagian wilayah Sumatera Selatan (Kabupaten Musi Banyuasin) menjadi wilayah rawan Karhutla, karena peningkatan titik panas dan potensi kekeringan pada musim kemarau, sehingga perlu kewaspadaan dan upaya pencegahan yang lebih intensif dari seluruh pihak terkait.

Melalui upaya pemadaman intensif Manggala Agni dan para pihak beberapa lokasi telah dinyatakan padam pada Hari Minggu (25/01/2026) yaitu di Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil Desa Tasik Serai Kecamatan Talang Muandau Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, dengan luas Karhutla 4,5 hektar. Selain itu, Karhutla seluas 2 hektar di Desa Bunsur Kecamatan Sei Apit, Kabupaten Siak Provinsi Riau juga telah berhasil dipadamkan.

Hingga saat ini, tim Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat bersama Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Pelalawan masih berjibaku melakukan pemadaman di Kelurahan Teluk Meranti Kecamatan Teluk Meranti dan Kelurahan Kerumutan Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau. 

Selain itu, tim Manggala Agni Daops Sumatera I/Sibolangit bersama BPBD Aceh Barat dan KPH Wilayah IV Aceh Barat juga masih terus berupaya memadamkan Karhutla di Desa Suak Raya dan Desa Suak Nie Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh.

“Untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan saat ini sudah dimulai operasi patroli pencegahan  di Riau. Patroli ini digunakan untuk mendeteksi kondisi lapangan lebih awal, memperkuat koordinasi sehingga informasi lapangan terutama dari masyarakat akan lebih cepat sehingga mempercepat respon apabila ada kejadian. Kemudian untuk cek kondisi bahan bakaran, potensi sumber air dan isu terkait karhutla di masyarakat,” ungkap Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto di Palembang, Senin (26/01/2026).

Tim Manggala Agni Daops Sumatera II/Pematang Siantar dan Manggala Agni Sumatera III/Labuhan Batu saat ini sedang bergerak cepat dalam perjalanan menuju lokasi kebakaran di Panai Tengah Kab. Labuan Batu dan Nagori Sibaganding Kab. Simalungun.

Ferdian menambahkan, pemantauan tinggi muka air tanah dari Simatag (Kementerian Lingkungan Hidup) memperlihatkan beberapa titik pengamatan di Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Jambi menunjukkan penuruanan tinggi muka air tanah pada level rawan, sangat rawan dan berbahaya.

Pemantauan hotspot harian memperlihatkan peningkatan jumlah dan sebaran titik panas juga hampir merata di Sumatera, begitu juga dengan pengamatan Fire Danger Rating System (FDRS) dari BMKG memerlihatkan peningkatan kerawanan.

“Manggala Agni Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera berkomitmen untuk bergerak cepat dan bersinergi dengan berbagai pihak untuk segera menuntaskan pemadaman Karhutla,” pungkas Ferdian Krisnanto.(*)