Unri Kukuhkan 8 Profesor. Pekanbaru, Hariantimes.com - Universitas Riau (Unri) mengukuhkan delapan profesor (Guru Besar/GB) baru, Senin (19/01/2026).
Pengukuhan dilakukan Ketua Senat Unri Prof Dr Ir Zulkarnaini MSi bersama Rektor Prof Dr Sri Indarti SE MM di Gedung Student Center Unri, Panam-Pekanbaru.
Turut hadir di acara itu sejumlah tokoh, diantaranya Hj Septina Primawati, anggota DPRD Riau.
Kedelapan profesor yang dikukuhkan adalah: Prof Ns Bayhakki MKep SpKMB PhD, dengan bidang kepakaran Keperawatan Medikal Bedah, pada Fakultas Keperawatan; Prof Dr Nazaruddin ST MT (Kendaraan Masa Depan pada Fakultas Teknik); dan Prof Dr Erdianto SH MHum (Hukum Pidana Materil pada Fakultas Hukum). Dua profesor berikutnya adalah dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan: Prof Ir Eni Yulinda MP PhD (Sosial Ekonomi Perikanan), dan Prof Ir Mulyadi MPhil (Teknik Budidaya Ikan Sistem Resirkulasi).
Sedangkan tiga profesor lainnya berasal dari FKIP, masing-masing: Prof Dra Yenita Roza MSc PhD (Kurikulum dan Desain Pembelajaran), Prof Zetra Hainul Putra SSi MSc PhD (Pemelajaran Matematika SD), dan Prof Drs Daeng Ayub MPd PhD (Manajemen Pendidikan). Menurut Rektor Prof Sri Indarti, dengan penambahan delapan GB ini, maka jumlah profesor di Unri adalah 144 orang dari 1.044 dosen yang aktif.
Beberapa orasi ilmiah yang cukup mencuri perhatian hadirin, antara lain kajian Prof Eni Yulinda tentang peran trust (kepercayaan) pada hubungan nelayan dan tauke (pemodal sekaligus penampung ikan), dalam menjamin stabilitas rantai pasok (supply chain) ekspor ikan di Riau. Kemudian, orasi Prof Erdianto yang mendesak agar dinilai ulang, ‘jenis-jenis tindak pidana korupsi atas praktik penegakan hukum,’ dimana banyak orang yang tidak menikmati hasil korupsi tapi dianggap bersalah menurut sistem hukum saat ini.
Lalu, Prof orasi Bayhakki yang menawarkan produk temuannya, ‘mobile infusion bag,’ alat penjaga kelancaran infus kesehatan, yang mudah digunakan, murah, dan tidak berbahaya bagi penggunanya. Yang paling menarik adalah orasi Prof Nazaruddin yang mengungkap keberhasilannya membuat Mobil Terbang Urban Air Mobility dengan skala 1:5, serta mobil listrik murni kendaraan kecil (formula student) dan besar (EV-Bus).(*)