ICMI Riau Gelar Bincang-Bincang Indonesia Masa Depan


Dibaca: 437 kali 
Senin, 12 Februari 2024 - 23:22:14 WIB
ICMI Riau Gelar Bincang-Bincang Indonesia Masa Depan ICMI Orwil Riau menggelar "Bincang-Bincang Indonesia Masa Depan", Senin (12/02/2024).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orwil Riau menggelar "Bincang-Bincang Indonesia Masa Depan", Senin (12/02/2024).

Bincang-bincang ini tak lepas juga membahas berbagai isu politik dan sosial yang berkembang di Tanah Air belakangan ini, termasuk pilpres 2024.

Diskusi itu diisi juga oleh Prof Tengku Dahril dan Dr Hasanuddin sebagai pembicara. Sedangkan moderator diskusi Ir AZ Fakhri Yasin MAgr. Hadir juga Hj Azlaini Agus, Kazzaini KS, Fakhrunnas MA Jabbar, Husnu Abadi, Fauzi Kadir, Muhammad Sahal dan lainnya.

Ketua ICMI Orwil Riau Prof Alaiddin Koto menyitir sebuah hadist yang menggambarkan Indonesia terkini.

"Rasulullah mengatakan, akan datang suatu zaman, penguasanya seperti singa, para menterinya seperti srigala dan hakimnya seperti anjing. Gambaran itu sudah kelihatan di zaman ini," ujar Alaiddin.

Menurut Alaiddin, salah satu yang dikhawatirkan adalah masa depan Indonesia yang kian tak menentu melihat fenomena belakangan. Gambaran itu sudah makin tampak. Penguasa sudah seperti singa yang menerkam semua. Para menteri juga seumpama srigala yang licik. Mereka mengadu domba banyak pihak, lalu memangsanya.

"Sedangkan para hakim sekarang dengan mudah memberikan putusan yang aneh-aneh," ujarnya.

Pembicara lainnya, Hasanuddin mengingatkan tentang rezim yang otoriter bisa tumbang kapan saja.

Dia melihat tumbangnya rezim Soekarno dan Soeharto terjadi karena sikap otoriter, dan hancur ketika ada masalah ekonomi dan inflasi. Rezim yang saat ini berkuasa pun berpotensi melakukan hal serupa karena indikasi otoriter sudah mulai tampak di ujung kekuasaan.

Sementara itu Tengku Dahril menekankan bahwa ICMI Orwil Riau harus memiliki kontribusi positif bagi masa depan Indonesia. Banyak pemikiran brilian dan karya orang Riau yang bisa diketengahkan untuk Indonesia masa depan.(*)