55 Penguji UKW PWI Ikuti Asesmen Psikotes


Dibaca: 502 kali 
Ahad, 19 November 2023 - 21:20:00 WIB
55 Penguji UKW PWI Ikuti Asesmen Psikotes Sebanyak 55 orang Penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengikuti asesmen psikotes.

Jakarta, Hariantimes.com - Sebanyak 55 orang Penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengikuti asesmen psikotes.

Asesmen ini dilaksanakan oleh Matahati Consulting, lembaga yang bergerak dalam bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Kegiatan asesmen psikotes bagi para penguji UKW PWI ini dibuka oleh Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun didampingi Sekjen Sayid Iskandarsyah dan Direktur Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Firdaus Komar.

Dalam kegiatan asesmen kali ini,  Matahati Consulting menyiapkan tim yang terdiri dari 12 orang.

Kegiatan asesmen psikotes ini juga didukung oleh PT Bank Jabar Banten Tbk; Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI), MS Glow serta Nestle Indonesia.

Direktur UKW Pusat, Firdaus Komar mengatakan, kegiatan ini adalah bagian dari kerja pengurus PWI Pusat periode 2023-2028 menjadikan PWI sebagai organisasi profesi wartawan yang profesional. Dan kegiatan asesmen psikotes ini adalah langkah awal menuju PWI yang profesional.

"Kegiatan asesmen psikotes kali ini, dibagi dalam dua bacth. Setelah bacth pertama dilaksanakan pada 18 November 2023 lalu, PWI akan melanjutkan untuk bacth kedua tanggal 25 November 2023 mendatang di Kantor PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta," sebut Firdaus melalui siaran pers yang dikirimkan ke media, Minggu (19/11/2023).

Dikatakannya, Pengurus PWI Pusat di bawah Ketum PWI Pusat Hendry Ch Bangun fokus pada bidang pendidikan, meningkatkan kompetensi wartawan. Di antaranya menggencarkan kegiatan UKW di berbagai daerah.

Guna mendukung program itu, Lembaga Uji PWI kini fokus membenahi  internal, contohnya menyeragamkan standar para penguji UKW PWI.

Setelah asesmen psikotes, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan program lanjutan seperti  penyegaran beberapa aspek pengetahuan dan ketrampilan termasuk pakta integritas dan pemahaman kode etik para penguji UKW.

Hendry Ch Bangun mengharapkan melalui kegiatan asesmen, PWI bisa menjaring dan menempatkan penguji sesuai bidang dan kompetensinya.

Tidak sekadar itu, berdasarkan data-data objektif hasil asesmen psikotes, PWI juga bisa melakukan pemetaan kemampuan dan potensi para penguji baik  di tingkat pusat maupun daerah.

Sebelumnya, PWI  pernah melakukan kegiatan asesmen psikotes pada tahun 2017 dan 2018 lalu, bagi para penguji UKW, tambahnya.

Founder Matahati Consulting, Tutut Handayani, M.Psi mengungkapkan Matahati Consulting merupakan lembaga yang bergerak di bidang pengembangan SDM yang independen dan kompeten dalam melakukan asesmen psikotes.
Ditambahkan, setelah asesmen, pihaknya
akan melakukan validasi untuk menjaga objektivitas datanya.(*)