Kunjungi Benteng Tuanku Tambusai, Gubri: Harus Ada Penataan Kawasan


Dibaca: 1060 kali 
Rabu, 28 Juni 2023 - 19:49:00 WIB
Kunjungi Benteng Tuanku Tambusai, Gubri: Harus Ada Penataan Kawasan Gubri Syamsuar mengunjungi Benteng Tuanku Tambusai atau dikenal dengan nama Benteng Tujuh Lapis di Desa Dalu-dalu, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Rabu (28/06/2023).

Rohul, Hariantimes.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengunjungi Benteng Tuanku Tambusai atau dikenal dengan nama Benteng Tujuh Lapis di Desa Dalu-dalu, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Rabu (28/06/2023).

Benteng Tujuh Lapis itu kini telah ditetapkan oleh menteri pendidikan dan menteri kebudayaan sebagai cagar budaya nasional.

"Dengan telah dijadikannya Benteng Tujuh Lapis ini sebagai cagar budaya nasional, kami berharap masyarakat yang ada di wilayah ini dapat memeliharanya, karena saat ini Benteng Tujuh Lapis telah menjadi aset nasional, bukan lagi aset daerah, jadi tolong dijaga dan dipelihara dengan baik," harap Gubri.

Kedepannya, sebut Gubri, harus ada penataan kawasan. Pendanaannya bisa melalui Menteri PUPR, Menteri Pendidikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pemerintah Kabupaten.

"Dan saya sudah melakukan pebincangan bersama Bupati Rohul terkait revitalisasi kawasan ini," ujarnya.

Kemudian, sebut Gubri, Benteng Tujuh Lapis ini dapat difungsikan sebagai sarana edukasi termasuk kawasan pariwisata cagar budaya.

"Ini adalah aset yang tidak bisa hilang, sekaligus sebagawai wadah edukasi untuk anak-anak kita dan juga dapat menjadi pilihan untuk berwisata," ujarnya

Untuk menarik wisatawan mancanegara, sebutnya, harus dipersiapkan program sosialisasi terhadap benteng tujuh lapis tersebut.

"Kawasan ini harus disosialisasikan, agar orang tau ada peninggalan sejarah, dan harapan kami warga setempat mempersiapkan usaha-usaha ekonomi kreatif," jelasnya.

"Oleh karena itu, kehadiran kami pada hari ini juga sebagai upaya menginformasikan kepada masyarakat Riau dan masyarakat Indonesia bahwa disini ada tempat perjuangan sejarah pahlawan kita yaitu Tuanku Tambusai, dan Benteng Tujuh Lapis ini adalah buktinya," tandasnya.

Untuk diketahui, benteng ini merupakan peninggalan sejarah kemerdekaan Indonesia pada zaman penjajahan Belanda sebagai benteng pertahanan pejuang masyarakat Dalu-Dalu atau masyarakat indonesia. Benteng yang dibuat dengan material tanah liat yang di ambil dari tepian Sungai Batang Sosa tambusai, di kerjakan oleh masyarakat Dalu-Dalu dengan waktu yang lumayan lama.

Sewaktu terjadi perang paderi yang di pimpin Tuanku Tambusai, Benteng Tujuh Lapis ini lah menjadi tempat melanjutkan perjuangan melawan penjajahan belanda. Sejarah ini lah yang membuat benteng tujuh lapis masuk dalam salah satu objek wisata yang terdapat di kabupaten Rokan Hulu dan kini ditetapkan sebagai cagar budaya nasional.(*)