Kepanitiaan Pacu Jalur Tepian Lubuok Sobae Baserah Gelar Rapat Evaluasi dan Pemantapan


Dibaca: 568 kali 
Ahad, 14 Agustus 2022 - 23:09:00 WIB
Kepanitiaan Pacu Jalur Tepian Lubuok Sobae Baserah Gelar Rapat Evaluasi dan Pemantapan Foto : Rapat Evaluasi dan Pemantapan Kinerja Kepanitiaan Pacu Jalur Tepian Lubuok Sobae Baserah, Ahad (14/08/2022) malam.

BASERAH, HarianTimes.com Kepanitiaan pelaksanaan Pekan Budaya dan Festival Pacu Jalur Tradisional Event Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2022 di Tepian Lubuok Sobae Baserah Kecamatan Kuantan Hilir menggelar rapat evaluasi kegiatan, Ahad (14/08/2022) malam di Baserah.

Dimana hal ini sebagai bahan penguatan kinerja semua lini agar terlaksananya kegiatan dengan sukses, lancar, aman dan kondusif serta terarah untuk 2 hari kedepannya, menjelang final pacu jalur nantinya.

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Umum (Ketum) H Wariman DW SP MSi didampingi Camat Kuantan Hilir Jhon Pitte Alsi SIP, Ketua 1 Bidang Pacu Jalur Maspar Mahmur SE, Bendahara Umum (Bendum) H Wiwit Erianto beserta sejumlah kepanitiaan lainnya pada Ahad malam.

Salah satu bahan evaluasi yang dibahas didalam rapat evaluasi kepanitiaan tersebut, yakni kesiapan dan kecermatan pada pancang finish atau tribun hakim, agar bisa bekerja maksimal dan tanpa gangguan nantinya sehingga dapat berjalan lancar tanpa kendala.

“Tribun hakim atau finish ini lebih disterilkan lagi, pintu masuk yang semula ada 3 akan diberlakukan penutupan 2 pintu dan diarahkan 1 pintu di ruang VIP nantinya, agar tidak terjadi kekeliruan dan sebagai antisipasi yang tidak berkepentingan masuk kedalam yang ditakutkan bisa menimbulkan kerusuhan, dimana pada hari kedua pelaksanaan pacu jalur ini akan dilaksanakan sebanyak 2 putaran nantinya,” jelas Wariman seraya menguraikan.

Selain itu, Camat Kuantan Hilir Jhon Pitte Alsi juga menegaskan bahwa semua keputusan dewan hakim juga melalui persetujuan para datuk penghulu nantinya, sebab para datuk adalah hakim yang memutuskan nantinya.

“Tidak ada lagi yang tidak ada hubungan dengan kepanitiaan dan utusan atau urusan jalur yang masuk menyelonong ke tribun hakim,” tegas Camat Kuantan Hilir.

Sementara itu, ditambahkan Bendum H Wiwit Erianto, semua media yang memang berkepentingan untuk meliput pelaksanaan kegiatan pacu jalur akan ditempatkan pada lantai 1 (bawah).

“Ruang untuk media publikasi dilantai 1 atau bawah bagian tengah. Sementara untuk lantai 2 digunakan khusus dewan juri dan para datuk penghulu yang menjadi hakim nantinya, untuk itu kami mohon maaf jika nanti ada batasan bagi yang tidak berkepentingan dilarang masuk ke tribun hakim atau tribun finish,” tegasnya.

Selain pada bagian tribun hakim atau tribun finish, kepanitiaan juga melaksanakan evaluasi dan pemantapan pada bidang lainnya, seperti halnya gelanggang, pengamanan perairan serta pengamanan darat dan lainnya.*