Festival Randai Kuantan Meriahkan Pekan Budaya dan Festival Pacu Jalur Kebudayaan Tradisional di Baserah


Dibaca: 611 kali 
Rabu, 10 Agustus 2022 - 23:55:00 WIB
Festival Randai Kuantan Meriahkan Pekan Budaya dan Festival Pacu Jalur Kebudayaan Tradisional di Baserah Foto : Jhon Pitte Alsi Ketika Menyampaikan Arahan.

BASERAH, HarianTimes.com Plt Bupati Kuantan Singingi Drs H Suhardiman Amby Ak MM membuka secara resmi Festival Randai Kuantan dalam rangka perhelatan Pekan Budaya dan Festival Pacu Jalur Kebudayaan Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2022 di Kecamatan Kuantan Hilir dan Kecamatan Kuantan Hilir Seberang (KHS) pada Rabu (10/08/2022) malam.

Dimana pembukaan Festival Randai Kuantan Tahun 2022 di Baserah itu, Plt Bupati Kuantan Singingi H Suhardiman Amby diwakili oleh Camat Kuantan Hilir Jhon Pitte Alsi SIP, dan dihadiri oleh Ketua Umum Pekan Budaya dan Festival Pacu Jalur Kebudayaan Tradisional Kuantan Singingi Tahun 2022, H Wariman DW SP MSi, Sekcam Kuantan Hilir Seberang Guntu Mayahdi SE, Ketua Pelaksana Festival Randai Kuantan Arzety serta sejumlah undangan lainnya.

Dimana pada event kali ini, Festival Randai Kuantan yang diikuti oleh randai-randai yang berasal dari seluruh pelosok negeri yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Festival Randai Kuantan se-Kabupaten Kuansing ini memperebutkan Piala Tetap H Suhardiman Amby Tahun 2022, dengan dewan juri Drs Mulyadi Harun sang penggiat seni kondang Kabupaten Kuansing dan terkenal dari masa ke masa.

Pelaksana kegiatan dipercayakan H Suhardiman Amby kepada Pekerja Seni Kuantan Singingi atau yang lebih abdol disebut dengan nama PASTI, yang dibina langsung oleh Hj Yulia Suhardiman, sang istri Plt Bupati Kuansing yang bergelar adat Datuk Panglimo Dalam.

Plt Bupati Kuansing H Suhardiman Amby dalam arahannya menekankan, bahwa Randai Kuantan memiliki ciri khas yang tidak diaransemen dengan kebudayaan manapun, serta wajib mencerminkan suatu daerah yang berbudaya dan bermarwah sehingga kebudayaan daerah dapat dilestarikan dan ditumbuhkembangkan kedepannya.

“Dalam suatu kisah Randai Kuantan harus dan wajib memiliki cerita rakyat dan daerah yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi, dimana hal ini sebagai upaya membangkik batang tatondam, mengenalkan kebudayaan asli daerah kepada generasi sekarang dan yang akan datang, dengan demikian daerah kita ini akan lebih dikenal dengan daerah yang berbudaya dengan kebudayaan yang asli, sehingga menjadi daerah tujuan pariwisata kebudayaan nantinya,” tegas Jhon Pitte Alsi ketika mewakili Plt Bupati Suhardiman Amby.

Selain itu, Dewan Juri Kondang Kuansing Mulyadi Harun juga menegaskan, bahwa Randai Kuantan yang diperlombakan ini tidak hanya semata untuk hiburan dalam rangka mengisi perhelatan pacu jalur tahun ini, melainkan perintah Plt Bupati Suhardiman Amby dalam melestarikan kebudayaan Randai Kuantan dengan ciri khas asli dan nuansa yang memang berkebudayaan asli daerah.

“Jika sedikit saja melenceng dari norma kebudyaan atau bercampur dengan kebudayaan yang bukan milik Kabupaten Kuantan Singingi, langsung saja kita diskualifikasi alias gugur, karena yang dinilai adalah seni budaya asli Kuantan Singingi, bukan elok karena dicampur dengan kebudayaan luara atau daerah lainnya, molek cerita karena memiliki ciri khas dan padanan kebudayaan Rantau Kuantan, bukan yang lainnya,” ucap Mulaydi Harun menegaskan.

Sementara itu, Yusriadi salah seorang pentolan Pekerja Seni Kuantan Singingi (PASTI) menghimbau kepada seluruh masyarakat Kuansing untuk dapat menyaksikan lomba atau Festival Randai Kuantan se-Kabupaten Kuansing Tahun 2022 di Kecamatan Kuantan Hilir dan Kuantan Hilir Seberang.

“Insya Allah tahun depan kita akan laksanakan lebih meriah lagi, dan lebih besar lagi, dengan persiapan yang jauh lebih kita matangkan, sehingga waktu pelaksanaannya lebih panjang lagi nantinya. Mari ke Baserah, saksikan Festival Randai Kuantan Piala H Suhardiman Amby Tahun 2022, jadilah penonton sekaligus penikmat kebudayaan asli Kuantan Singingi yang kita cintai,” tandas Yusriadi.*