HUT ke-65 Provinsi Riau, Gubri: Marwah Melayu Harus Kita Pelihara


Dibaca: 350 kali 
Kamis, 11 Agustus 2022 - 16:04:33 WIB
HUT ke-65 Provinsi Riau, Gubri: Marwah Melayu Harus Kita Pelihara Gubri saat acara sempena perayaan Tahun Baru Islam 1444 H, Hari Adat se Dunia dan HUT ke-65 Provinsi Riau, di Balai Adat LAM Riau, Selasa (09/08/2022) malam.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengajak seluruh masyarakat Riau untuk memelihara atau menjaga marwah Melayu. Karena Riau dikenal dengan ciri khas budaya Melayu.

Kebudayaan ini juga dipengaruhi oleh agama Islam. Itulah mengapa Melayu tidak bisa dipisahkan dengan Islam.

Harga diri Melayu akan tetap terpelihara jika masyarakat di negeri Riau menjaga dengan baik marwah Melayu.

Terlebih lagi bagi kalangan anak muda, hendaknya budaya Melayu lebih menjati diri sehingga anak milenial tidak buta akan budaya Melayu dan sejarah Riau.

"Kalaulah marwah sendiri tidak bisa dijaga, orang lain tidak akan segan dan  menghormati kita. Perlu kita jaga negeri (Riau) ini, yaitu Marwah Melayu harus kita pelihara, karena kalau marwah tidak terpelihara orang tidak akan segan kepada kita," pesan Gubri saat acara sempena perayaan Tahun Baru Islam 1444 H, Hari Adat se Dunia dan HUT ke-65 Provinsi Riau, di Balai Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Selasa (09/08/2022) malam.

Untuk itu, Gubri mengingatkan dan mengajak seluruh masyarakat Riau agar menanamkan rasa memiliki negeri Riau yang mempunyai banyak keberkahan.

"Riau negeri yang berkah, perlu kita jaga negeri ini," ajak Gubri seraya menyebutkan, kekayaan sumber daya alam Riau seperti minyak yang tak habis-habis adalah salah satu bukti keberkahan dan karunia dari Tuhan.

Ini juga karena di Riau sejak dulu selalu ditinggali oleh orang-orang soleh. Bahkan raja-raja dari kerajaan Melayu banyak dari keturunan Nabi, yang merupakan orang-orang soleh.

Di sisi lain, Gubri juga berharap LAM Riau dapat memainkan peran dan fungsinya untuk menjaga dan meluruskan adat budaya Melayu yang tidak benar.

'Kadang tari persembahan saja ada yang pakai sepatu, apa begitu," tanya Gubri seraya meminta LAM Riau meluruskan hal-hal seperti ini.

Hal serupa juga disampaikan Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Marjohan Yusuf, mengatakan sebagai negeri yang memiliki banyak keberkahan didalamnya, Riau perlu dipelihara dan dirawat, sehingga semakin banyak keberkahan yang didatangkan sang pencipta ke tanah Melayu Riau.

"Negeri kita adalah negeri yang berkah untuk itu kita harus memeliharanya," pungkas Marjohan Yusuf.(*)