Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Selasa, 10 Agustus 2019
 
Kenakalan Remaja Resahkan Masyarakat
Lem Kambing Punye Pasal
Minggu, 14 Juli 2019 - 13:00:56 WIB
Pemeran Film Lem Kambing Punya Pasal foto bersama.
TERKAIT:

Meranti, Hariantimes.com - Lem kambing sangat bahaya apabila digunakan dengan cara dihisap.

Lebih parahnya lagi, pengguna bisa menjadi maling diakibatkan lem kambing tersebut. Sehingga menjadi keresahan masyarakat. 

Hal itulah yang melatarbelakangi kenapa Kawan Melayu Lawak Meranti memproduksi film Lem Kambing Punye Pasal.

Film hasil anak daerah Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau ini pun akhirnya sukses ditayangkan secara perdana di Gedung PKK Kepulauan Meranti, Sabtu (13/07/2019) malam.

Bahkan, masyarakat yang menyaksikan pemutaran perdana film ini pun luar biasa ramai. Bahkan membludak hingga di luar gedung. Meski masyarakat harus merogoh uang kantong sebesar Rp10.000 untuk ikut andil mendukung karya anak daerah berjuluk Kota Sagu tersebut.

Ketua Pelaksana Kegiatan Film Lem Kambing Punye Pasal Tengku Harzuin alias Bombom mengatakan, penontonnya ramai sehingga memadati lokasi acara. Namun sebagian penonton sampai diluar menyaksikan saat film tersebut ditayangkan di Gedung PKK Kepulauan Meranti.

"150 tiket habis terjual. Semua berkat kerja keras kawan Melayu Lawak Meranti yang selalu kompak mensukseskan acara ini," ujar Bombom.

Dikesempatan itu, Bombom tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua masyarakat yang telah membantu dan sudi hadir menyaksikan langsung acara ini.

"Terimakasih semua pihak yang telah mendukung acara ini. Semoga kami Melayu Lawak tetap eksis dan berkarya lebih bagus lagi kedepanya," harap Bombom seraya menjelaskan, film itu mengisahkan tentang kenakalan remaja yang diperankan Muhammad Syahren selaku Bero dan pemeran utamanya Feri Juniawan sebagai Pak Mail, Zulfahmi sebagai Japo Ayah dari Bero, Ririn selaku Zenab selaku teman Bero, Solihin sebaagai Sonjong teman dekat Bero, Zulkarnain selaku Ketua Pemuda, Tengku Azwin sebagai Bombom, Restu sebagai Siti, Siti Zubaidah selaku Bedah Ibu dari Zainab, Ita sebagai Salmah Ibu dari Bero dan lain-lain.

Ketua Melayu Lawak Meranti M Syahren menyampaikan, film itu mengisahkan tentang bahayanya lem kambing apabila digunakan dengan cara dihisap. 

Film itu, sebut Syahren, juga menceritakan Ia tidak sekolah dan tidak bekerja. Bahkan yang lebih parah, ia menjadi maling diakibatkan lem kambing tersebut. Sehingga menjadi keresahan masyarakat desa itu. Namun akhirnya Bero sadar lalu menyesali perilakunya selama itu.

 "Iya film diluncurkan atas ide-ide ia dan rekan-rekannya karena maraknya lem kambing disalahgunakan remaja di Kepulaun Meranti. Sehingga film tersebut dibuat selama satu jam setengah. Dan film ini sengaje dibuat. Sebab ade pesan moralnye tentang bahayenye ngelem," ungkap Syahren dengan logat Melayunya sembari menyebutkan, film berdurasi 1.30 menit itu memakan waktu tiga bulan lamanya, dengan menggunakan satu buah kamera nikon tipe D 7000.

"Sebelum film kami tayangkan, l akan diadakan dengan care nobar. Namun sebelum nobar trailler film itu, kami unggah di youtube dan akun-akun facebook kami. Sehingge hal itu banyak ditaanggap oleh para penggune facebook," ungkap pemeran utama itu.

Dikatakan Syahren lagi, ia dan pihaknya sudah berkomunikasi terlebih dahulu kepada pihak pemda terkait nobar yang bakal mereka laksanakan. Namun tidak membuahkan hasil. Sehingga mereka ambil opsi berikutnya dengan cara menjual tiket Rp10.000 per orang. Karena dari uang itulah untuk biaya oprasional.

"Bagi masyarakat yang belum bekesempatan hadir untuk nobar, nantikan tayangan film ini di upload ke youtube Melayu Lawak Meranti yang bejudul Lem Kambing Punye Pasal," tutup Syahren.(*)

Editor : Zulmiron



 
Berita Lainnya :
  • Lem Kambing Punye Pasal
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Amyurlis Tampung Aspirasi Masyarakat Batin Suir
    02 Amyurlis Terima Unek-Unek Warga Banglas
    03 Hendri Wahyudi Wakili Dishub Kuansing Diklat PPNS LLAJ
    04 Kejari Pelalawan Gelar Lomba Pidato Anti Korupsi Tingkat SMA/Sederajat
    05 Suwitno Pranolo akan Lakukan Upaya Hukum
    06 Ayat Cahyadi: Saya Mengajak Semua Pihak Bersinergi
    07 Satpol PP Pekanbaru Copot 40 Spanduk Habis Masa Tayang
    08 Bupati Meranti: Kualitas Lapkeu Pemkab Sudah Sangat Handal
    09 Cecep: Masyarakat Diminta Berhati-hati dan Waspada
    10 Diduga Depresi, Gadis Belia Sayat Pergelangan Tangan Kanan
    11 Festival Teater Islam Dunia Digelar di Pekanbaru
    12 Kajari Meranti: Korupsi Adalah Musuh Bersama
    13 Fahdiansyah - Jontikal Makin Solid Jadikan KUANSING SEHAT BERIMTAQ
    14 Arlmyurlis: Layani Tamu Kita Secara Baik
    15 Pelaku Perburuan Harimau Sumatera di Riau Dibekuk Tim Gabungan Gakkum LHK dan Polri
    16 Masyarakat Selatpanjang Ikuti Germas
    17 Polres Meranti Gelar Lomba Mancing Mania
    18 Pemkab Meranti dan PSSI Gelar Turnamen Sepakbola Sago Old Star 2019
    19 Bayi Mungil Lahir Dalam Ambulance Laut Baznas
    20 Alfedri: Tahun Depan Kita Harus Lebih Waspada
    21 Pemkab Usulkan Tengku Buwang Asmara Sebagai Pahlawan Nasional
    22 Tim JB Terpadu Sambangi Belasan Warga Duafa di Sialang Munggu
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public