Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Selasa, 19 Agustus 2019
 
LAMR Segera Kumpulkan Elemen Masyarakat Terkait Blok Rokan
Sabtu, 12 Oktober 2019 - 14:30:36 WIB
Datuk Syahril Abu Bakar

Pekanbaru, HarianTimes.com -  Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) segera mengumpulkan elemen - elemen masyarakat untuk menerangkan perkembangan perjuangan pengelolaan ladang minyak Blok Rokan oleh daerah. Selain itu, akan dijelaskan langkah berikutnya selain meminta saran yang sebaiknya dilakukan LAMR.

"Kami berharap, pertemuan itu sudah  dapat dilaksanakan pertengahan pekan depan," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (Ketum DPH LAMR) Datuk Seri Syahril Abubakar, kepada pers, Jumat (11/10/2019). Ia menambahkan, hasrat bertemu dengan elemen masyarakat itu sudah dipikirkan lama, tapi berbagai agenda yang padat dalam sepekan ini, menyebabkan kegiatan itu ditunda.

Menurutnya, tak kurang dari 20 elemen masyarakat menjadi bagian amat penting bagi perjuangan pengelolaan Blok Rokan oleh daerah, khususnya lagi oleh badan usaha yang dibentuk LAMR. Sebab merekalah yang memberi mandat kepada LAMR untuk hal tersebut. Berbekalkan mandat itu, LAMR diterima Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pertengahan Agustus 2018.

Hasil pertemuan itu yakni daerah bisa ikut mengelola Blok Rokan, diperkuat oleh pidato Presiden Joko Widodo sesaat setelah diserahkan gelar adat Datuk Seri Setia Amanah oleh LAMR, Desember 2018. Presiden waktu itu kembali menegaskan bahwa daerah diberi kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengelola Blok Rokan. 

"Patut diakui, berbagai upaya untuk menkonkritkan pernyataan tersebut harus melalui jalan berliku-liku. Puncaknya terjadi pada rapat di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kamis lalu  (3/10/2019). Dalam rapat yang dihadiri oleh petinggi perminyakan dan daerah diputuskan bahwa LAMR melalui badan usaha yang dibentuknya  dinilai wajar ikut mengelola Blok Rokan. Malahan lembaga ini dilibatkan dalam sisi pengelolaan ladang tersebut antara Chevron dengan Pertamina berkaitan dengan masalah sosial," kata Datuk Seri Syahril.

Pertemuan Lanjutan

Disebutkan Datuk Seri Syahril, sebelum rapat itu, pihaknya sudah dua kali bertemu dengan elemen masyarakat. "Jadi bukan sekali yakni rencana pertemuan yang akan datang  ini saja," katanya. 

Kontrak pengelolaan Blok Rokan antara pemerintah dengan PT Chevron Pasific Indonesia berakhir tahun 2022. Selanjutnya, pemerintah sudah menetapkan Pertamina untuk mengelola ladang tersebut tahun 2018. Sejak itu pula LAMR berupaya agar daerah dilibatkan secara langsung.

Dengan berbagai pertimbangan, LAMR sebagaimana diatur dalam peraturan daerah dan AD/ART LAMR, membentuk badan usaha yang disebut badan usaha milik adat (BUMA). Ini dimaksudkan agar cita-cita perjuangan pengelolaan Blok Rokan untuk kepentingan masyarakat adat maupun pendidikan dapat lebih terjamin.  Apalagi sebagaian besar lahan Blok Rokan itu adalah wilayah adat. 

Cuma patut digarisbawahi bahwa keterlibatan LAMR dalam pengelolaan Blok Rokan di luar participating interest (PI) 10 persen. "Ada 39 persen bagian pengelolaan bisa diserahkan Pertamina kepada pihak luar termasuk badan usaha milik LAMR. Jadi LAMR tak campur PI 10 persen yang menjadi domain Pemprov," kata Datuk Seri Syahril.

Dengan demikian, ia menambahkan, keikutsertaan LAMR dalam mengelola Blok Rokan itu, tentu mengikuti prosedur sebagaimana mustinya. Segala ketentuan tentu diikuti dengan sebaik-baiknya. "Insa Allah, LAMR siap dari berbagai segi baik dana, teknologi, sumber daya manusia, dan sosial," kata Datuk Seri Syahril.***


Editor : Hendra Riko Purnomo



 
Berita Lainnya :
  • LAMR Segera Kumpulkan Elemen Masyarakat Terkait Blok Rokan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Dua Atlet PBSI Inhil Ikut Kejurnas Bulutangkis di Palembang
    02 PT BBHA Bantu 110 Sak Semen
    03 Bayu Aji, Ahmad Ijazi, dan Monda Juara Lomba Sastra Siak
    04 Waroeng Steak And Shake Jogjakarta Buka Outlet The Coffee di Pekanbaru
    05 RA, Warga Rejosari Diciduk Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya
    06 Pemprov Riau Salurkan Dana Bankeu Rp200 Juta per Kampung
    07 Mursini: Besar Harapan, Zakat akan Terus Meningkat
    08 Ayat: Sudahi Keinginan Pemekaran Itu
    09 Zufra: Pemerintahan Desa Wajib Memiliki PPID
    10 Zamri Domo: Berbagai Tugas Sudah Menunggu Kita
    11 Zulhelmi: Sampai September 2019, Penerimaan Tercapai Rp530 Miliar
    12 M Nuh: Ini Gawe Kita Bersama Masyarakat Pers
    13 Komisi II DPRD Meranti Raker Bersama BPPRD
    14 M Yasin : Kita Sudah Kantongi 8 Nama Bakal Calon
    15 Komisi I DPRD Meranti Bahas Persoalan Desa
    16 Pemdes Batang Duku Datangkan Ustadz Wijayanto
    17 Pemko Pekanbaru Dinilai Gagal Serap Dana Kelurahan
    18 Warga LBT Diminta Ikut Goro Massal Membersihkan Lingkungan
    19 Instruksi DPP, Kader Demokrat Berpeluang Besar Maju Pilkada
    20 Tahun Depan UIR Gelar Seminar Penyelidikan Peringkat Serantau
    21 DN Diamankan Polsek Tebing Tinggi Barat
    22 Wabup H Halim Bersilaturahmi dan Berikan Bantuan Rp 10 Jt Lebih
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public