Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Minggu, 26 Agustus 2019
 
Unilak Terima SK KHDTK Hutan Pendidikan
Menteri Siti: Saya Berterimakasih Unilak Memiliki Fakultas Kehutanan
Sabtu, 13 April 2019 - 10:53:31 WIB
Menteri LHK Dr Siti Nurbaya menanam pohon di depan gedung Fahutan Unilak.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Dr Siti Nurbaya Bakar menyerahkan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) hutan pendidikan ke Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau.

SK KHDTK Hutan Pendidikan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri LHK Dr Siti Nurbaya Bakar dalam kunjungan kerjanya ke Unilak, Jumat (12/04/2019).

Ini menjadi catatan sejarah baru bagi dunia pendidikan Riau, seiring dengan ditunjuknya Unilak untuk mengelola KHDTK hutan pendidikan oleh Kementerian LHK.

Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Sekjen KLHK Dr Ir Bambang Hendroyono MM, para Dirjen, Kepala Badan dan jajaran KLHK lainnya.

Lokasi KHDTK hutan pendidikan yang dipercayakan kepada Unilak berada di dalam kawasan TWA Buluh China, Kampar dengan luasan sekitar 103 hektare.

Menteri LHK Siti Nurbaya mengaku sudah mengenal Unilak sejak 1990-an. Yakni ketika pakar Universitas Indonesia Dr Iwan Jaya Aziz intensif mempelajari Riau. Bahkan Menteri LHK Siti Nurbaya juga mengenal Unilak sebagai satu-satunya universitas swasta di Sumatera yang memiliki Fakultas Kehutanan.

"Saya berterimakasih Unilak memiliki Fakultas Kehutanan (Fahutan). Saya mengenal kampus ini sejak lama. Dan Fahutan Unilak sangat pantas mendapatkan KHDTK hutan pendidikan untuk menjadi sumber pengetahuan dalam rangka tata kelola hutan. Tidak hanya di Riau, tapi juga Indonesia," kata Siti Nurbaya dalam sambutannya di hadapan civitas akademik Unilak.

Dengan memiliki KDHTK Hutan Pendidikan, Menteri Siti mendorong Fahutan Unilak dapat menjadi laboratorium lapangan. Mengingat beberapa hal yang sangat penting ada di Riau seperti variabilitas landscape, kompleksitas masalah sosial, konsentrasi habitat flagship spesies terutama Harimau, Gajah dan Oranghutan. 

"KHDTK hutan pendidikan menjadi ketuk pintu untuk pengembangan Fahutan Unilak ke depan. Dan ini tidak boleh berhenti. Saya ingin Fahutan Unilak mampu bersaing dengan kakak-kakaknya seperti IPB, UGM dan lainnya. Setelah ini, perlu dilakukan segera tata batas, penyusunan rencana kerja dan langkah-langkah fisik lainnya. Saya akan mendukung penuh untuk itu," kata Menteri Siti.

Melalui pemanfaatan KHDTK Hutan Pendidikan, Menteri Siti menyandarkan pemahaman tentang pengetahuan hutan Sumatera pada Fahutan Unilak, baik untuk tingkat regional, nasional maupun global.

Konfigurasi kompleksitas sumber daya dan permasalahan kehutanan di Riau disebutnya sebagai laboratorium governance kehutanan yang dapat menjadi referensi bagi Indonesia dan dunia internasional.

Menteri Siti lantas spontan mengundang satu Dosen Fahutan Unilak sebagai delegasi Indonesia pada forum kehutanan tingkat dunia di Markas PBB New York, Amerika pada tanggal 6 hinggq 10 Mei 2019 mendatang. 

Selain itu, satu Dosen Fahutan Unilak lainnya juga diundang untuk menghadiri Asia Pacific Forestry Week di Incheon Korea, pada tanggal 17 hingga 21 Juni 2019. 

"Kalau saya mengundang, artinya semuanya harus disiapkan KLHK. Nanti saya juga akan minta digelar working group antara KLHK dan Fahutan Unilak secara berkala untuk penguatan sumber daya akademik dalam menjaga hutan dan alam Riau. Kalau bisa sudah dimulai minggu depan dipimpin Sekjen," tegasnya.

Terutama dalam pengelolaan DAS, konservasi, administrasi dan perencanaan hutan, serta manajemen produksi hutan. Karena Perguruan Tinggi merupakan mitra setrategis pemerintah yang memiliki segala aspek yang dibutuhkan dalam hal pengelolaan hutan lindung agar terkelola secara optimal.

Rektor Unilak, Dr.Hasnati mengatakan dengan adanya SK KHDTK, Fakultas Kehutanan Unilak yang memiliki Prodi Kehutanan akan semakin mampu mengembangkan cabang-cabang ilmu kehutanan agar lebih maju serta memiliki manfaat bagi masyarakat sekitarnya.

''Kami serasa mendapat durian runtuh dengan diterimanya SK KHDTK ini, karena sebagai perguruan tinggi swasta yang berada di daerah awalnya merasa sangat sulit bisa mendapatkan hal tersebut, tetapi hari ini kenyataan membuktikan bahwa KLHK di bawah kepemimpinan Ibu Menteri Siti Nurbaya memberikan kepercayaan tersebut,'' kata Hasnati saat memberikan sambutan.

Hasnati mengatakan, proses pengajuan KHDTK Hutan Pendidikan nyaris tanpa kendala, tidak berbelit-belit, dan tidak ada biaya apapun yang perlu dikeluarkan selama proses pengajuan. 

''Bagi kami ini membuktikan betapa besar perhatian Ibu Menteri LHK terhadap lembaga pendidikan Unilak. Tentu saja ini juga akan menjadi catatan sejarah sendiri khususnya bagi kami, dan bagi dunia pendidikan Provinsi Riau,'' kata Hasnati.  

''KHDTK hutan pendidikan ini akan menjadi energi baru bagi Unilak, menjadi laboratorium lapangan yang bisa dimanfaatkan civitas akademik Unilak, sehingga ke depan dapat menjadi etalase pengelolaan hutan lestari di Provinsi Riau,'' tambah Hasnati.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kehutanan Unilak, Ir. Emi Sadjati, mengatakan pengajuan KDTK Hutan Pendidikan ini sudah dijajaki sejak tahun 2018.

"Hutan pendidikan ini akan sangat besar sekali manfaatnya untuk penelitian, praktek lapangan, membangun jejaring kerjasama dengan pihak independen, melakukan kegiatan-kegiatan untuk perbaikan ekosistem. Selain itu juga akan sangat bermanfaat bagi kajian dan kegiatan sosial kultural dengan masyarakat setempat," jelasnya.

Dikatakannya, saat ini ada sekitar 69 Prodi dan Fakultas Kehutanan se Indonesia. Hutan Pendidikan saat ini baru dimiliki 18 Universitas, termasuk di dalamnya Unilak.

''Dengan diterimanya SK ini, maka Unilak satu-satunya Fahutan dari Universitas swasta di Sumatera yang mendapatkan KHDTK Hutan Pendidikan dari KLHK, Alhamdulillah,"katanya.

Usai penyerahan SK KHDTK, dilakukan acara penanaman pohon di depan gedung Fahutan Unilak. Hadir dalam kesempatan ini Ketua Yayasan Pendidikan Raja Ali haji, Prof Dr Ir Irwan Effendi, Direktur Pascasarjana Prof Dr Sudi Fahmi MH. Para Wakil Rektor, para dekan,  anggota senat dan dosen di Unilak.(*/ron)



 
Berita Lainnya :
  • Menteri Siti: Saya Berterimakasih Unilak Memiliki Fakultas Kehutanan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Polantas Pekanbaru Bantu ibu Hamil yang Akan Melahirkan Menuju RS
    02 1.778 Desa di Riau Sudah Berlistrik
    03 UIR Wisuda 1.022 Magister, Sarjana dan Ahli Madya
    04 PNC Bukit Batu Bagi-Bagi Takjil ke Masyarakat
    05 Andi Putra Di Daulat Jadi Warga Kehormatan
    06 Mursini : Kita Bangun Kuansing Merata
    07 Sayyid: Ajang Silaturahmi dan Membuat Ikatan Keluarga MAN 3 Lebih Kuat Lagi
    08 Personil KSDA Riau Musnahkan Tanaman Sawit di TN Zamrud
    09 LSM Penjara: KSOP Bengkalis Diduga Main Mata
    10 Sekda Dianto : THR ASN Cair Hari Ini
    11 Sabtu Besok, UIR Wisuda 1.022 Magister, Sarjana dan Ahli Madya
    12 Mursini : Melalui Ramadhan Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah
    13 IMA Chapter Pekanbaru Santuni 100 Anak Yatim
    14 SPTI Santuni Anak Yatim
    15 Bupati : Ajang Menjemput Aspirasi Masyarakat
    16 Bupati Mursini : Semoga Bermanfaat dan Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah
    17 Agus Mandar : Pasca Pemilu, Tetap Jaga Kamtibmas
    18 Bupati Mursini : Dengan Sistem Ini Masyarakat Bisa Memantau Langsung
    19 Pembuatan Paspor CJH Riau Sudah 4.073 Buah
    20 Firdaus: Akan Disesuaikan dengan Kemampuan Anggaran Daerah
    21 Gubri Instruksikan ASN tak Benarkan Bawa Mobdin Selama Cuti Lebaran
    22 Yusri: KPU Harus Terbuka
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public