Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Jumat, 23 Agustus 2019
 
DPR Sepakat Bentuk TGPF Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019
Din Syamsuddin: Jika Tidak Clear akan Jadi Dosa Warisan
Rabu, 15 Mei 2019 - 11:51:01 WIB
Pertemuan silaturahmi antara Tim  AMP-TKP dengan Pimpinan  DPR RI, Selasa (14/05/2019).

Jakarta, Hariantimes.com - Tim Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 (AMP-TKP) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sepakat segera dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas kematian dan kesakitan ribuan petugas Pemilu 2019.

Pembentukan TGPF Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 tersebut dimaksud bukan untuk mencari kesalahan siapa pun. Tetapi untuk mencari penyebab kematian mereka yang tak terbantahkan berdasarkan bukti-bukti jelas dan valid. Hal ini sekaligus dimaksud untuk menepis berbagai rumor yang berkembang di masyarakat mengenai penyebab kematian mereka.

Salah satu tokoh Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 Din Syamsuddin mengakui, Tim Gabungan Pencari Fakta yang diusulkan agar segera dibentuk tersebut dimaksud agar masyarakat akan mendapatkan informasi yang jelas terkait kematian ratusan petugas Pemilu 2019. 

"Jika tidak clear soal kematian mereka, itu akan menjadi dosa warisan dan beban sejarah bagi bangsa kita. Jika itu tidak jelas, sampai kapanpun peristiwa kematian itu akan dikenang dalam sejarah sebagai tragedi demokrasi pertama di dunia," kata Din yang juga mantan Ketua Umum Muhammadyah dan Ketua Pengarah AMP-TKP saat melakukan pertemuan silaturahmi antara Tim  AMP-TKP dengan Pimpinan  DPR RI, Selasa (14/05/2019).

Sejak berlangsung Pemilu pada 17 April 2019 lalu, ungkap Din, tercatat sebanyak 604 orang petugas Pemilu telah meninggal dunia. Mereka meninggal dunia secara beruntun dari hari ke hari. Jumlah terbanyak terjadi di Jawa Barat 131 orang, diikuti Kalimantan Selatan sebanyak 66 orang, Jawa Timur 60 orang, Jawa Tengah 44 orang, dan lain-lain.

"Meninggalnya ratusan petugas Pemilu 2019 yang terdiri dari petugas KPPS, pengawas Pemilu dan pihak keamanan, adalah kejadian luar biasa. Fenomena tersebut tidak bisa dianggap remeh. Bahkan dunia internasional mulai menyorot kasus kematian yang tidak biasanya tersebut. Itu sebabnya, pihaknya mendesak agar DPR mendorong Pemerintah segera membentuk TPF yang independen bersama masyarakat sipil," bebet Din.

Menurut Din, tim ini mesti dibentuk oleh negara dengan melibatkan berbagai pihak, baik dari kalangan medis maupun tokoh masyarakat, sehingga hasilnya dipercaya dan tidak digugat. 
 
Salah tugas TGPF Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 adalah menyingkap penyebab kematian para petugas Pemilu, di antaranya dengan melakukan otopsi. 

"Tidak ada cara lain. Itu perlu dilakukan supaya jernih sehingga tidak lagi menyesatkan atau muncul dugaan-dugaan. Negara harus segera hadir. Khawatir kalau negara tidak hadir, ini akan menjadi hiruk-pikuk," katanya.(*/ron)



 
Berita Lainnya :
  • Din Syamsuddin: Jika Tidak Clear akan Jadi Dosa Warisan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 YS, Warga Banglas Barat Diamankan Polisi
    02 Kanit Intel Polsek Bukit Batu Buka Turnamen Sepakbola Dompas Cup
    03 SKK Migas Taja Forum Diskusi Kontribusi Sektor Hulu Migas di Batam
    04 Zia: Target Kita Berikan Edukasi ke Masyarakat
    05 Sekda: Saya Berharap Semua Peserta Lulus
    06 Warga Tolak Pembebasan Lahannya Melalui KT
    07 Sekda: Akan Kita Implementasikan Secepatnya
    08 Bupati Harris: Teknopart Pelalawan Terluas di Indonesia
    09 Rusdi: Kedepannya LAMR Harus Serius dan aktif Mengawal Nilai Adat dan Budaya
    10 ST2P Gelar Pertandingan Olahraga
    11 Pengurus PWI Riau Juara Lomba Publikasi Kemenkes RI
    12 BPJS TK Pekanbaru Panam Ajak 81 Perusahaan Nobar di XXI Mal SKA
    13 CCAI Gelar Mobile Coke Tour di Politeknik Negeri Padang
    14 Mahasiswa Pattani Thailand Gelar Berbagai Kegiatan di UIR
    15 Menpar : Tahun 2020 Pacu Jalur Kuansing Masuk Calender Of Event Nasional
    16 Kantor Pemko Pekanbaru Belum Nyaman Dirasakan Sebagian ASN
    17 Menpar dan Gubri Diboyong Ke Ruang Rapat Bupati Kuansing
    18 Walikota: Kita Optimis Terwujud
    19 Maswir : RAPP Tetap Komit Dukung Kebudayaan Pacu Jalur Kuantan Singingi
    20 M Taufiq Oesman Hamid: Insya Allah September 2020 RoRo Dumai-Melaka Beroperasi
    21 Syaiful Bahri: Saya Siap Maju
    22 Eka Hospital akan Jadi RS Pertama di Indonesia Capai HIMSS Level 6
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public