Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Minggu, 26 Agustus 2019
 
Karena Ada Unsur NPWP
Bagus Santoso: Caleg Terpilih Tidak Peduli dengan Pemilihnya
Minggu, 14 April 2019 - 11:49:24 WIB
Ketua DPD PAN Alfedri, Caleg DPR RI Bagus Santoso .engakiri masa kampanye Dialogis di Aabak Permai, Sabtu (13/04/2019) malam hari.

Siak, Hariantimes.com - Calon anggota DPR RI nomor urut 5 dari Partai Amanat Nasional (PAN) H Bagus Santoso SAg MP mengakiri masa kampanye Dialogis bersama Ketua DPD PAN yang juga menjabat Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, Senin (13/04/2019).

Kampanye dialogis tersebut berlangsung di dua titik yaitu Desa Tuah Indrapura dan Sabak Permai, Kecamatan Bandar Sungai, Kabupaten Siak.

Sampai masa penutupan kampanye, Bagus Santoso selalu mendapat respon luar biasa. Warga tumpah ruah untuk mendengarkan orasi politik dengan ciri khas menambah pencerahan dan pandangan politiknya, terutama menyorot ketertinggalan pembangunan. 

Padahal menurut pandangannya, seharusnya Riau bisa membangun lebih maju dan pesat karena memiliki kekayaaan dan penyumbang devisa negara. 

“Riau atas minyak bawah minyak. Kekayaan Riau seharusnya untuk kemakmuran dan kemajuan Riau. Tapi apa yang terjadi? Riau tertinggal infrastruktur tak memadai. Lebih miris lagi, masih banyak desa-desa yang belum menikmati listrik. Kenapa terjadi? karena Duit Riau hanya satu sen yang kembali ke Riau dibandingkan dengan yang berhenti di Jakarta," beber Bagus Santoso.

Bagus Santoso juga menyoroti banyaknya perusahaan yang mengekploitasi kekayaan alam Riau yang belum dirasakan manfaat dan manisnya keberadaan perusahaan terhadap masyarakat Riau. Bahkan lebih banyak terjadi konflik yang berkepanjangan antara masyarakat dan perusahaan. 

“Banyak perangai perusahaan Pertambangan, Perkebunan. Ada minyak, gas, kuari, batu bara. Sawit, pohon akasia yang hanya memikirkan keuntungan tapi cuai dengan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah operasionalnya. Ini harus kita evaluasi bersama, agar perusahaan membawa manfaat buka mudharat," tegas Bagus Santoso disambut teriakan setuju seluruh warga.

Bagus Santoso menegaskan, kewajiban Partai politik di antaranya memberikan pendidikan dan pencerdasan politik terhadap rakyat. Bukan sebaliknya parpol menyajikan menu politik yang membuat rakyat ditinggalkan setelah politisi meraih kursi. 

Setiap kali pertemuan rakyat selalu berteriak marah dan jera Karena caleg yang dipilihnya tak pernah balik lagi jangankan ikut memajukan kampung hanya sekedar menyambangi saja tidak pernah. Dan baliknya lima tahun pas mau pemilu lagi. 

Tidak baliknya caleg menyambangi warga bukan karena kesalahan rakyat yang telah mencoblosnya tetapi karena kesalahan parpol yang dengan sadar megirimkan Caleg drop-dropan dari luar daerah pemilihan (dapilnya). Banyak parpol yang memasang caleg bukan sosok yang tinggal dan memahami Riau. 

“Disinilah letak kesalahan parpol yang secara sadar mengirim caleg ke dapil yang tak paham ada apa dan harus berbuat apa untuk dapilnya sehingga rakyat kecewa,” imbuh Bagus.

Faktor lainnya, Caleg terpilih tidak peduli dengan pemilihnya. Karena ada unsur money politik atau NPWP (nomer piro wani piro). Ada penjual ada pembeli, caleg menyebar duit recehan 50 ribuan dan diambil oleh pemilih. Maka caleg terpilih merasa sudah selesai kewajibannya  karena merasa sudah membeli suara meskipun dengan harga yang murah.

“Saatnya kita tinggalkan tradisi politik menyesatkan ini. Kampung kita tak akan maju, rezeki kita tak berkah gara- gara duit 50 ribuan, jelas ketentuan dilarang dan Ustadz Abdul Somad  menyampaikan ini masuk perkara yang diharamkan," imbau Bagus Santoso.

Menutup masa kampanye, Bagus Santoso nawaitu mencalonkan menjadi Anggota DPR RI dapil Riau 1 berkomitmen ikhlas untuk turut serta membangun dan menjayakan Riau dengan semangat persaudaraan dan ke bersamaan seluruh masyarakat Riau. Memasuki masa tenang pemilu 2019, Bagus Santoso telah berhasil menuntaskan  program lawatan  keliling kampung tembus 125 titik di wilayah Dapil Riau 1 meliputi Kota Pekanbaru, Dumai, Bengkalis, Dumai, Meranti, Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Siak.(*/ron)



 
Berita Lainnya :
  • Bagus Santoso: Caleg Terpilih Tidak Peduli dengan Pemilihnya
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Polantas Pekanbaru Bantu ibu Hamil yang Akan Melahirkan Menuju RS
    02 1.778 Desa di Riau Sudah Berlistrik
    03 UIR Wisuda 1.022 Magister, Sarjana dan Ahli Madya
    04 PNC Bukit Batu Bagi-Bagi Takjil ke Masyarakat
    05 Andi Putra Di Daulat Jadi Warga Kehormatan
    06 Mursini : Kita Bangun Kuansing Merata
    07 Sayyid: Ajang Silaturahmi dan Membuat Ikatan Keluarga MAN 3 Lebih Kuat Lagi
    08 Personil KSDA Riau Musnahkan Tanaman Sawit di TN Zamrud
    09 LSM Penjara: KSOP Bengkalis Diduga Main Mata
    10 Sekda Dianto : THR ASN Cair Hari Ini
    11 Sabtu Besok, UIR Wisuda 1.022 Magister, Sarjana dan Ahli Madya
    12 Mursini : Melalui Ramadhan Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah
    13 IMA Chapter Pekanbaru Santuni 100 Anak Yatim
    14 SPTI Santuni Anak Yatim
    15 Bupati : Ajang Menjemput Aspirasi Masyarakat
    16 Bupati Mursini : Semoga Bermanfaat dan Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah
    17 Agus Mandar : Pasca Pemilu, Tetap Jaga Kamtibmas
    18 Bupati Mursini : Dengan Sistem Ini Masyarakat Bisa Memantau Langsung
    19 Pembuatan Paspor CJH Riau Sudah 4.073 Buah
    20 Firdaus: Akan Disesuaikan dengan Kemampuan Anggaran Daerah
    21 Gubri Instruksikan ASN tak Benarkan Bawa Mobdin Selama Cuti Lebaran
    22 Yusri: KPU Harus Terbuka
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public